26.7 C
Jakarta
Sabtu, Februari 21, 2026

Latest Posts

Bocah 12 Tahun di Sukabumi Meninggal Dunia dengan Luka Bakar, Diduga Korban Penganiayaan

Wartain.com || Seorang anak laki-laki berinisial NS (12), warga Desa Bojongsari, Kecamatan Jampangkulon, Kabupaten Sukabumi, meninggal dunia dengan kondisi mengenaskan. Tubuh bocah yang akrab disapa Raja itu ditemukan dipenuhi luka bakar dan diduga menjadi korban tindak kekerasan.

Peristiwa ini mencuat dan ramai diperbincangkan di media sosial setelah muncul informasi bahwa korban diduga dipaksa meminum air panas hingga menyebabkan luka serius pada bagian mulut dan organ dalam.

Ayah korban, Anwar Satibi (38), mengaku tidak berada di rumah saat insiden terjadi. Ia baru mengetahui kejadian tersebut setelah menerima panggilan telepon dari istrinya. Setibanya di rumah, ia terkejut melihat kondisi anaknya yang sudah dalam keadaan memprihatinkan.

“Saya kaget sekali. Kulit anak saya sudah melepuh. Saya tanya ke istri kenapa bisa seperti itu, dia bilang karena sakit panas atau demam,” ungkap Anwar, Jumat (20/2/2026).

Kecurigaan Anwar muncul setelah korban sempat menyampaikan pengakuan sebelum mengembuskan napas terakhir. NS diketahui sempat menjalani perawatan sekitar delapan jam di RSUD Jampangkulon.

“Dia bilang dikasih minum air panas. Saya sempat merekam pengakuannya. Luka bakarnya banyak, di kaki, punggung, tangan, hampir seluruh badan,” ujarnya.

Untuk mengungkap penyebab pasti kematian, pihak kepolisian melakukan autopsi di RS Secapa. Kepala Rumah Sakit Bhayangkara TK II Setukpa Lemdiklat Polri Sukabumi, Kombes Pol Carles Siagian, menyampaikan bahwa tim forensik menemukan sejumlah luka bakar di berbagai bagian tubuh korban.

Luka tersebut terdapat pada kaki kiri, punggung, lengan, paha, tangan, hingga area bibir dan hidung. Selain itu, ditemukan pula pembengkakan pada organ jantung dan paru-paru.

Sejumlah sampel organ telah dikirim ke laboratorium di Jakarta guna memastikan ada tidaknya zat berbahaya maupun faktor lain yang berkontribusi terhadap kematian korban.

“Kami belum bisa menyimpulkan apakah ini murni akibat kekerasan atau tidak. Namun memang terlihat adanya paparan panas yang menyebabkan luka bakar. Penyebab kematian masih menunggu hasil pemeriksaan laboratorium, karena luka bakar luar saja umumnya tidak langsung mematikan,” jelasnya.

Saat ini, tim forensik masih menunggu hasil uji laboratorium. Sementara itu, jajaran Polres Sukabumi terus melakukan penyelidikan untuk mengungkap dugaan penganiayaan.***(RAF)

Editor : Aab Abdul Malik

Latest Posts

spot_imgspot_img

Don't Miss

Stay in touch

To be updated with all the latest news, offers and special announcements.