Wartain.com – Kondisi Jalan Raya Nasional III lintas Cikembar hingga Bagbagan, Kabupaten Sukabumi, dikeluhkan warga dan pengguna jalan akibat minimnya Penerangan Jalan Umum (PJU). Jalur krusial yang menjadi akses utama menuju kawasan wisata dunia, Geopark Ciletuh Palabuhanratu, ini terpantau gelap gulita saat malam hari dan berpotensi memicu kecelakaan lalu lintas. Jum’at (22/5/2026)
Berdasarkan pantauan di lapangan pada Jumat malam, fasilitas lampu penerangan hanya tersedia di beberapa titik tertentu yang jaraknya berjauhan. Selebihnya, para pengendara yang melintas terpaksa hanya mengandalkan sorot lampu kendaraan mereka sendiri serta sisa bias cahaya dari lampu teras rumah warga yang berada di pinggir jalan.
Kondisi sarana jalan yang tidak memadai ini menuai keluhan langsung dari para pengguna jalan, salah satunya Aldi (23), seorang pengendara roda dua asal Palabuhanratu. Saat ditemui di sela perjalanannya menuju pusat Kota Sukabumi, ia mengaku harus ekstra waspada dan menurunkan laju kendaraannya karena jarak pandang yang sangat terbatas.
“Kondisi jalan yang minim penerangan seperti ini sangat berbahaya untuk pengendara, khususnya motor, ketika malam hari. Pandangan kita jadi sangat terbatas, padahal ini jalur cepat dan banyak tikungan,” ujar Aldi.
Situasi ini dinilai ironis dan harus segera menjadi perhatian khusus bagi pemerintah daerah maupun pusat melalui kementerian terkait. Sebagai jalur utama logistik dan urat nadi menuju destinasi wisata internasional Geopark Ciletuh Palabuhanratu, aspek keamanan dan kenyamanan infrastruktur jalan seharusnya menjadi prioritas utama.
Hingga berita ini diturunkan, masyarakat dan para pelancong berharap pemerintah segera melakukan pengadaan dan perbaikan fasilitas PJU di sepanjang Jalan Nasional III tersebut. Pembiaran kondisi jalan yang gelap ini dikhawatirkan tidak hanya memicu kecelakaan, tetapi juga meningkatkan risiko aksi kriminalitas jalanan pada malam hari.***
Editor : Aab Abdul Malik
(Yosep)
