26.7 C
Jakarta
Kamis, April 30, 2026

Latest Posts

Indonesia Tempati Urutan Kedua Jumlah Kasus Tuberkulosis Terbesar di Dunia

Wartain.com || Pada 7 November 2023 malam waktu Indonesia, WHO meluncurkan Global TB (Tuberkulosis) Report 2023. Ini merupakan suatu laporan tahunan yang selalu menyampaikan perkembangan kasus TB di di dunia dari masa ke masa.

“Sejak tahun yang lalu sampai sekarang Indonesia masih juga menduduki peringkat ke dua terbesar jumlah kasus TB di dunia,” kata eks Direktur WHO Asia Tenggara Prof Tjandra Yoga Aditama, Kamis 09/10/2023, dikutip dari Kumparan.

Data terbaru di Global TB report 2023 ini menunjukkan urutan persentase jumlah kasus di dunia. Berikut urutannya:

  • India (27%)
  • Indonesia (10%)
  • Tiongkok (7.1%)
  • Filipina (7.0%)
  • Pakistan (5.7%)
  • Nigeria (4.5%)
  • Bangladesh (3.6%)
  • Republik Demokratik Kongo (3.0%).

Berikut 5 laporan dari WHO yang dirangkum Prof Tjandra:

Pertama, insiden TB secara global masih terus meningkat. Tadinya insiden TB dunia adalah 10 juta orang di tahun 2020, naik menjadi 10,3 juta di tahun 2021 dan naik lagi menjadi 10,6 juta di tahun 2022.

Kedua, untuk kenaikan insiden dunia ini maka Indonesia memang punya peran pula. Negara kita adalah satu dari delapan negara dunia yang menyumbangkan 68% kasus TB di dunia. Juga, Indonesia adalah satu dari 10 negara yang menyumbang 71% gap/kesenjangan antara insiden dan kasus TB yang dilaporkan.

Ketiga, kematian akibat TB di dunia memang menurun, tetapi penurunan ini belum sesuai target global. Targetnya adalah turun 75% antara data kematian 2015 dengan data 2022, tetapi kenyataannya penurunan antara 2015 – 2019 adalah 19% dan antara 2010 – 2019 adalah 33%.

Keempat, disampaikan bahwa ada 83 negara di dunia yang insiden TB nya turun lebih atau sama dengan 20%. Dengan kata lain, ada lebih dari 100 negara yang angkanya tidak turun, dan untuk Indonesia bahkan dikelompokkan dalam negara yang angka insidennya naik.

Kelima, pada angka 2022 dibandingkan dengan 2015 maka ada 47 negara yang angka kematian TB nya turun lebih atau sama dengan 20%. Artinya, ada sekitar 150 negara yang angka kematian TB nya tidak turun, dan untuk Indonesia kembali dikelompokkan dalam negara yang angka kematian TB nya naik.***

Foto: Antara/Aji Styawan

Editor: Raka A. Firmansyah

(Red)

Latest Posts

spot_imgspot_img

Don't Miss

Stay in touch

To be updated with all the latest news, offers and special announcements.