26.7 C
Jakarta
Sabtu, April 11, 2026

Latest Posts

Keutamaan Puasa di Hari yang ke-23 Ramadan

Wartain.com || Memasuki hari ke-23 Ramadhan, umat Islam kini berada di periode istimewa, yakni 10 hari terakhir. Di momen ini, umat Islam sangat dianjurkan untuk meningkatkan intensitas beribadah demi mendapatkan malam Lailatul Qadar.

Di luar itu, umat Muslim memang dianjurkan untuk menambah ibadah setiap hari selama Ramadhan karena ada banyak keutamaannya yang terkandung di dalamnya, termasuk pada hari ke-23. Apa saha keutamaan puasa hari ke-23 Ramadhan?

Keutamaan Puasa Hari ke-23 Ramadhan

Mengutip laman Decode Universitas Al Azhar Indonesia, diambil dari kitab Fadhâil Al-Asyhur Ats-Tsalâtsah yang ditulis oleh Syeikh Muhammad bin Ali bin Husein bin Musa bin Babawayh Al-Qumi, keutamaan puasa hari ke-23 Ramadhan sebagai berikut:

Kalian akan melintasi jembatan shirathal mustaqim bersama para Nabi, shiddiqin dan syuhada’, dan pahala kalian seperti memberi makanan kepada setiap anak yatim dari umatku dan seperti memberi pakaian kepada setiap yang telanjang dari umatku.

Maksud dari keutamaan ini adalah Allah SWT memberikan jaminan keselamatan dan kemudahan di akhirat kelak. Kesempatan melintasi jembatan Shirathal Mustaqim bersama para Nabi, shiddiqin (orang-orang yang jujur imannya), dan syuhada (orang-orang yang mati syahid) menandakan bahwa orang yang berpuasa dengan ikhlas pada hari tersebut akan diangkat derajatnya.

Mereka akan melewati hisab dan jembatan penentu tersebut tanpa hambatan karena dikelompokkan bersama hamba-hamba pilihan Allah SWT yang paling mulia.

Selain jaminan di akhirat, umat akan mendapatkan pahala berlimpah yang setara dengan amalan besar. Meskipun tidak mampu menyantuni seluruh anak yatim atau memberi pakaian kepada semua orang miskin di dunia, Allah SWT tetap memberikan pahala sedekah yang sama besarnya.

Doa Hari ke-23 Ramadhan

Dikutip dari buku Kumpulan Doa 30 Hari Puasa Ramadhan oleh Nurhayati, MA, berikut doa hari ke-23 Ramadhan yang bisa diamalkan:

اَللَّهُمَّ اغْسِلْنِيْ فِيْهِ مِنَ الذُّنُوْبِ وَ طَهِّرْنِيْ فِيْهِ مِنَ الْعُيُوْبِ وَ امْتَحِنْ قَلْبِيْ فِيْهِ بِتَقْوَى الْقُلُوْبِ يَا مُقِيْلَ عَثَرَاتِ الْمُذْنِبِيْنَ

Allâhummaghsilnî fîhi minadz dzunûb, wa thahhirnî fîhi minal ‘uyûb, wamtahin qalbî fîhi bitaqwal qulûb, yâ muqîla ‘atsarâtil mudznibîn.

Artinya: “Ya Allah, sucikanlah aku di bulan ini dari dosa-dosa, bersihkanlah aku di bulan ini dari segala aib, dan ujilah aku di bulan ini dengan ketakwaan, wahai pemaaf segala kesalahan orang-orang yang berdosa.”(***)

Editor : Aab Abdul Malik

(Dul)

Latest Posts

spot_imgspot_img

Don't Miss

Stay in touch

To be updated with all the latest news, offers and special announcements.