
Wartain.com, sukabumi ||Madrasah Diniyyah Takmiliyyah Awaliayah (MDTA) Radulathusshibyan, yang beralamat di Kp. Kadalmeteng, Desa Pawenang, Kec. Nagrak, Kab. Sukabumi, gelar kegiatan kenaikan kelas dan perpisahan, tahun pelajaran 2022-2023, dengan berbagai atraksi, yang dihelat Sabtu, 24/06/2023.
Kemeriahan acara tersebut, terlihat dari banyaknya partisipasi dari berbagai elemen masyarakat, yang ikut serta dalam agenda tahunan madrasah ini.
Pantauan koresponden dilapangan, acara dikemas mulai dari kreasi seni, keagamaan, perlombaan, pawai karnaval, pertunjukkan drumband, dan kreasi jampana.
Kepala MDTA Radulathusshibyan, Cucum Neti Sumiati, S.Pd, menuturkan, kegiatan kenaikan kelas kali ini, sengaja dikemas untuk memberikan kegembiraan buat siswa-siswi, agar mereka tetap mau bersekolah di madrasah ini. Kami sengaja banyak melibatkan berbagai elemen, baik para alumni, pemuda, OKP, dan orangtua siswa.
“Kami libatkan banyak elemen, untuk mendukung suksesnya acara ini, sengaja kami undang mereka, untuk memberikan rasa kegembiraan buat anak didik”, tuturnya
Kurang lebih 140 siswa yang hari ini naik kelas dan dilepas, terlihat bahagia mengikuti rangkain acara yang digelar, begitupun dengan orangtuanya, terlebih selama 2 tahun kebelakang acara seperti ini sempat terhenti akibat pandemi covid-19.
“Acara kami kemas dari dua minggu kebelakang, mulai dari perlombaan akademik dan non akademik. Puncaknya hari ini, yang dimulai dengan pawai karnaval, sampai malam nanti, untuk berbagai kreasi yang ditampilkan siswa”, pungkas Kepala Madrasah yang baru satu tahun menjabat ini.
Ditemui terpisah, Rini Febriani, salah satu orangtua siswa mengatakan, merasa bangga menyekolahkan anaknya ke madrasah ini, karena bisa menampilkan berbagai ragam acara, untuk memperlihatkan kemampuan anak.
“Saya Bangga dan senang mengikuti rangkaian acara yang diadakan oleh sekolah, apalagi anak saya banyak mengikuti perlombaan, dan sudah terlihat hasilnya”, kata Rini yang anaknya duduk dibangku kelas enam ini.
Antusiasme siswa-siswi, berbaur dengan orangtua dan elemen lainnya, menjadi bukti nyata, bahwa agenda tahunan seperti ini sangat layak dipertahankan. Momentum “samen” (kenaikan kelas-red), menjadi puncak kegiatan pembelajaran di madrasah ini.
(Aab)