Wartain.com || Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Sukabumi menyiapkan program dakwah digital bertajuk Lentera Ramadan Bercahaya selama Ramadan 1447 Hijriah. Program ini akan disiarkan melalui kanal YouTube resmi MUI Kota Sukabumi sebagai upaya menghadirkan pesan keagamaan yang lebih dekat dengan masyarakat.
Ketua MUI Kota Sukabumi, KH Ahmad Nawawi Sadili, menjelaskan bahwa program tersebut merupakan bentuk adaptasi terhadap perkembangan teknologi dan perubahan pola komunikasi umat.
“Kami ingin dakwah tetap relevan dengan zaman. Lentera Ramadan Bercahaya menjadi langkah MUI Kota Sukabumi dalam memanfaatkan media digital untuk menjangkau masyarakat secara lebih luas,” ujarnya, Jumat (20/2/2026).
Program ini akan diisi para pengurus MUI dengan durasi singkat, sekitar tiga hingga lima menit. Tayangan dijadwalkan hadir menjelang waktu berbuka puasa dan saat sahur, sehingga dapat menjadi teman spiritual di momen-momen penting selama Ramadan.
“Materinya ringkas, bermakna, dan diharapkan mampu menyentuh hati. Kami ingin menyapa masyarakat saat berbuka dan sahur dengan pesan yang meneduhkan,” tambahnya.
Gagasan tersebut mendapat dukungan dari Wakil Wali Kota Sukabumi, Bobby Maulana. Ia menilai langkah MUI sebagai terobosan positif dalam menyampaikan dakwah di era digital.
“Ini inisiatif yang sangat baik. Dakwah memang perlu mengikuti perkembangan teknologi agar tetap efektif. Pemerintah daerah tentu mendukung penuh program seperti ini,” katanya.
Bobby juga menyatakan kesiapannya untuk memberikan sambutan pada peluncuran program tersebut. “Insya Allah saya siap memberikan sambutan pada pembukaan Lentera Ramadan Bercahaya. Semoga membawa manfaat besar bagi masyarakat,” ujarnya.
Kolaborasi ini mencerminkan sinergi antara pemerintah daerah dan MUI dalam memperkuat kehidupan keagamaan yang harmonis di Kota Sukabumi. Kegiatan diakhiri dengan doa bersama agar Ketua Umum MUI segera diberi kesembuhan serta seluruh rangkaian program Ramadan dapat berjalan lancar.***(RAF)
Editor : Aab Abdul Malik
