26.7 C
Jakarta
Senin, Oktober 12, 2026

Latest Posts

Pemkot Sukabumi Dorong Pengusaha Lokal Terlibat dalam Pengembangan Kawasan Industri 60 Hektare

Wartain.com – Wali Kota Sukabumi Ayep Zaki mendorong keterlibatan pengusaha lokal dalam rencana pengembangan kawasan industri seluas sekitar 60 hektare. Upaya ini diharapkan membuka peluang investasi yang lebih luas, menciptakan lapangan kerja, serta memastikan manfaat pertumbuhan ekonomi dapat dirasakan oleh pelaku usaha daerah.

Hal tersebut disampaikan Ayep saat menghadiri Musyawarah Kota (MUKOTA) V Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Kota Sukabumi Tahun 2026 sekaligus pengukuhan Ketua KADIN Kota Sukabumi terpilih periode 2026–2031 di Gedung Juang 45, Senin (12/10/2026).

Dalam kesempatan tersebut, Ayep menegaskan bahwa KADIN memiliki peran strategis dalam mendorong pertumbuhan ekonomi melalui penguatan dunia usaha dan penciptaan peluang investasi.

Ia juga membagikan pengalamannya dalam mengembangkan usaha dan kawasan industri, sekaligus menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah dan pengusaha dalam membangun perekonomian daerah.

“Pemerintah Kota Sukabumi akan merangkul seluruh pelaku usaha untuk bersama-sama membangun perekonomian daerah. Ia juga mengajak KADIN memperkuat sinergi dalam menciptakan iklim investasi yang kondusif, membuka lapangan kerja, serta meningkatkan daya saing pelaku usaha lokal,” kata Ayep.

Dalam pemaparannya, Ayep mengungkapkan dua rencana strategis yang ingin dikembangkan di Kota Sukabumi, yakni pembangunan kawasan industri di atas lahan sekitar 60 hektare dan pengembangan kawasan perkotaan terpadu yang dapat menjadi pusat perdagangan sekaligus destinasi ekonomi baru bagi Sukabumi dan sekitarnya.

“Kepemilikan kawasan industri dapat melibatkan pengusaha lokal, termasuk melalui skema kepemilikan bersama, sehingga manfaat investasi dapat dirasakan lebih luas dan tidak hanya terkonsentrasi pada satu korporasi,” lanjutnya.

Untuk pengembangan kawasan perkotaan terpadu, Ayep mendorong keterlibatan pemerintah daerah dan pengusaha lokal sejak tahap awal sebelum menggandeng investor berskala besar.

“Kedua rencana tersebut diharapkan dapat memperluas kesempatan usaha, meningkatkan pendapatan daerah, dan menghadirkan pusat kegiatan ekonomi yang representatif,” ucapnya.

Selain mendorong investasi di sektor industri dan perdagangan, Ayep juga menyoroti potensi sejarah dan identitas Kota Sukabumi yang dapat dikembangkan menjadi daya tarik ekonomi. Potensi tersebut mencakup jejak institusi pendidikan kepolisian pada masa lalu, Museum Pegadaian, serta sejumlah situs bersejarah lainnya.

Dalam kesempatan itu, Ayep turut memaparkan kondisi perekonomian Kota Sukabumi. Ia menyebut pertumbuhan ekonomi daerah mencapai 5,95 persen, sedangkan inflasi berada di angka 2,77 persen.

Menurutnya, capaian tersebut perlu terus diperkuat melalui sinergi antara pemerintah daerah, KADIN, dan seluruh pelaku usaha agar pertumbuhan ekonomi dapat berjalan berkelanjutan.

Kegiatan MUKOTA V KADIN Kota Sukabumi Tahun 2026 turut dihadiri Ketua Umum KADIN Provinsi Jawa Barat Almer Faiq Rusydi beserta jajaran, Ketua KADIN Kota Sukabumi terpilih Elis Sugiarti, unsur Forkopimda atau yang mewakili, pimpinan partai politik, perwakilan KADIN kabupaten/kota se-Jawa Barat, serta pimpinan organisasi dunia usaha, asosiasi profesi, pelaku usaha, dan mitra strategis.

Melalui kepengurusan periode 2026–2031, KADIN Kota Sukabumi diharapkan dapat memperkuat perannya sebagai mitra strategis pemerintah dalam mendorong investasi, mengembangkan potensi daerah, memperluas kesempatan kerja, serta mewujudkan pertumbuhan ekonomi yang inklusif bagi masyarakat.***(RAF)

Editor: Aab Abdul Malik

Latest Posts

spot_imgspot_img

Don't Miss

Stay in touch

To be updated with all the latest news, offers and special announcements.