Wartain.com || Sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan sekolah, para siswa SMAN 1 Ligung, Kabupaten Majalengka, melakukan aksi nyata dengan membuat biopori. Aksi ini merupakan salah satu upaya untuk meningkatkan kesadaran dan kepedulian siswa terhadap lingkungan sekitar.
Biopori adalah lubang resapan air yang dibuat di tanah untuk meningkatkan daya resap air dan mengurangi genangan air. Dengan membuat biopori, siswa SMAN 1 Ligung berharap dapat membantu mengurangi risiko banjir dan menjaga cadangan air tanah.
“Melalui aksi ini, kami ingin meningkatkan kesadaran siswa tentang pentingnya menjaga lingkungan dan mengurangi dampak negatif dari perubahan iklim,” kata salah satu guru SMAN 1 Ligung, Jumat 20/02/2026.
Selain itu, biopori juga dapat dimanfaatkan untuk mengolah sampah organik menjadi kompos yang bermanfaat bagi kesuburan tanah. Dengan demikian, siswa tidak hanya membuat biopori, tetapi juga belajar tentang cara mengolah sampah dan menjaga lingkungan.
Aksi membuat biopori ini diikuti oleh seluruh siswa SMAN 1 Ligung, mulai dari kelas X hingga XII. Mereka bekerja sama dalam membuat biopori, mulai dari menggali lubang hingga menanam tanaman di sekitar biopori.
“Alhamdulillah, aksi ini berjalan lancar dan siswa sangat antusias. Mereka belajar banyak tentang pentingnya menjaga lingkungan dan cara mengolah sampah,” kata salah satu siswa.
Dengan aksi nyata ini, SMAN 1 Ligung berharap dapat menjadi contoh bagi sekolah lain dalam menjaga lingkungan dan meningkatkan kesadaran siswa tentang pentingnya kepedulian terhadap lingkungan. ***
Editor : Aab Abdul Malik
(Dul)
