Wartain.com || Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah (Dispusipda) Kota Sukabumi menggelar Sosialiasi Pengelolaan Arsip di lingkungan Pemerintah Daerah Kota Sukabumi pada Selasa 11/6/2024, di Rinjani Resto, Kota Sukabumi.
Kepala Dispusipda Kota Sukabumi Galih Marelia Anggraeni mengatakan, kegiatan tersebut menjadi upaya untuk meningkatkan kompetensi para pengelola arsip, meskipun sejumlah pengelola kearsipan telah mendapatkan penghargaan dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat.
“Kita ingin ada peningkatan pengetahuan para pengelola arsip supaya kita bisa lebih baik lagi. Capaian sejauh ini sudah bagus namun masih perlu perbaikan,” kata Galih dikutip dari laman Humas Kota Sukabumi.
Selain itu Galih menerangkan, bahwa setiap tahun kearsipan di Kota Sukabumi selalu diaudit baik secara internal maupun eksternal.
Hasilnya, Kota Sukabumi mendapatkan peringkat A (nilai 84) dan tingkat ke-5 di Jawa Barat pada tahun lalu. Hal ini menunjukkan komitmen Pemkot Sukabumi dalam mengelola arsip dengan baik.
Lebih lanjut, Galih menjelaskan bahwa arsip merupakan aset penting bagi sebuah organisasi atau lembaga. Arsip yang dikelola dengan baik akan memudahkan penelusuran dokumen dan informasi.
“Oleh karena itu, kegiatan sosialisasi ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman sumber daya manusia dalam pengelolaan arsip,” ujarnya.
Sementara itu Penjabat (Pj) Wali Kota Sukabumi Kusmana Hartadji yang hadir didampingi Pj Ketua TP-PKK Kota Sukabumi Diana Rahesti menyebut, bahwa arsip merupakan hal yang sangat penting bagi organisasi dan lembaga. Arsip menjadi bukti otentik dari sebuah kegiatan dan dapat menjadi sumber informasi yang berharga.
Kusmana Hartadji memberikan arahan kepada para peserta sosialisasi untuk selalu tepat waktu dalam menyelesaikan pekerjaan dan disiplin dalam mengelola arsip. Selain itu, ditekankan juga pentingnya penguatan sistem kearsipan sebagai implementasi dari e-government.
“Arsip menjadi sangat krusial sebagai data pendukung saat dibutuhkan dalam berbagai pelaporan. Arsip ini juga menjadi hal penting dalam membangun peradaban bangsa. Oleh karena itu, arsip harus dapat diakses dengan mudah di mana saja,” kata Kusmana Hartadji.
Ia berharap dengan digitalisasi arsip, pengelolaan arsip di Kota Sukabumi dapat semakin optimal dan arsip sejarah dapat tercatat dengan baik.
Kegiatan sosialisasi menjadi hal penting untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan para peserta dalam mengelola arsip dengan baik, sehingga arsip di Kota Sukabumi dapat terjaga dan dimanfaatkan secara optimal untuk kepentingan organisasi, lembaga, dan masyarakat.
Sekedar informasi, kegiatan tersebut menjadi salah satu bentuk peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kearsipan ke-53.***
Foto: Dokpim Kota Sukabumi
Editor: Raka A. Firmansyah
(Red)