Wartain.com || Puncak peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia tingkat Kota Sukabumi digelar di Lapang Merdeka, Minggu (17/8/2025). Upacara berlangsung khidmat dengan mengangkat tema “Bersatu Berdaulat, Rakyat Sejahtera, Indonesia Maju”.
Ribuan peserta hadir mewakili unsur pemerintah, TNI-Polri, organisasi masyarakat, pelajar, hingga komunitas warga. Kehadiran mereka menjadi wujud penghormatan kepada para pahlawan sekaligus komitmen untuk melanjutkan perjuangan dengan karya nyata.
Wali Kota Sukabumi, Ayep Zaki, yang bertindak sebagai inspektur upacara, menyampaikan rasa syukur atas kesempatan memperingati kemerdekaan di tengah suasana yang kondusif. Ia menegaskan bahwa sejak dilantik bersama Wakil Wali Kota pada Februari 2025, keduanya berkomitmen mengarahkan seluruh daya dan sumber daya demi terwujudnya Sukabumi yang inovatif, mandiri, agamis, dan nasionalis.
“Persatuan, semangat kebersamaan, dan gotong royong adalah ruh kehidupan berbangsa. Inilah jati diri bangsa yang harus kita rawat, sebagaimana tercermin dalam empat pilar kebangsaan,” kata Ayep dalam amanatnya.
Ia juga mengajak masyarakat mencermati arah pembangunan nasional sebagaimana ditekankan Presiden RI dalam pidato kenegaraan 15 Agustus lalu. Beberapa isu strategis yang disorot di antaranya adalah pemerataan infrastruktur, pemberantasan korupsi, ketahanan pangan, perbaikan mutu pendidikan dan kesehatan, investasi, hingga hilirisasi industri.
Di tingkat daerah, Kota Sukabumi terus berupaya menyesuaikan langkah pembangunan. Salah satu prioritas awal adalah memperkuat fiskal daerah. Hasilnya mulai terlihat, antara lain penghargaan Kota Toleran ke-6 nasional, predikat “sangat inovatif” dalam Innovative Government Awards (IGA), nilai reformasi birokrasi kategori A, serta capaian peringkat ke-11 dalam MTQH Jawa Barat 2025.
Rangkaian peringatan ditutup dengan atraksi seni dan penampilan dari berbagai unsur masyarakat, menampilkan semangat kebangsaan dan kecintaan pada NKRI. Suasana penuh kekeluargaan itu menjadi pengingat bahwa perjuangan belum usai, dan cita-cita Indonesia maju hanya bisa diwujudkan dengan persatuan dan kerja bersama.***(RAF)
Editor : Aab Abdul Malik
