26.7 C
Jakarta
Jumat, Juli 31, 2026

Latest Posts

Hujan Deras Picu Longsor di Cisaat, Rumah Lansia di Nagrak Nyaris Amblas ke Sungai

Wartain.com || Hujan deras yang mengguyur wilayah Kecamatan Cisaat, Kabupaten Sukabumi, sejak Selasa (11/11/2025) sore memicu peristiwa longsor di Desa Nagrak pada Rabu (12/11/2025) pagi. Akibatnya, rumah milik Buhori (76 tahun), seorang warga lanjut usia yang tinggal seorang diri, kini berada di ambang kehancuran setelah tanah di pinggir bangunan rumahnya amblas ke sungai.

Petugas Penanggulangan Bencana Kecamatan (P2BK) Cisaat, Imam Ismail Wahyudi, menjelaskan longsor terjadi sekitar pukul 08.30 WIB. Struktur tanah di bawah rumah Buhori tergerus aliran air sungai, menyebabkan pondasi bangunan menggantung dan dinding rumah mulai retak.

“Bagian bawah rumah sudah terkikis arus sungai. Posisi rumahnya sekarang hanya berjarak kurang dari satu meter dari bibir tebing yang longsor,” ujar Imam, Kamis (13/11/2025).

Rumah permanen berukuran 4×8 meter itu kini berdiri di posisi sangat rawan. Berdasarkan keterangan warga, longsor terjadi setelah hujan berintensitas sedang hingga lebat mengguyur wilayah tersebut sepanjang malam. Saat kejadian, Buhori tengah melaksanakan salat Asar.

“Tiba-tiba lantai rumah terasa bergetar, lalu ketika dilihat ke luar, tanah di samping rumah sudah amblas ke sungai,” kata Imam menirukan cerita warga sekitar.

Tebing yang longsor memiliki ketinggian sekitar delapan meter dan panjang tiga meter. Erosi di bagian bawah tebing semakin memperparah kondisi, membuat potensi longsor susulan sangat tinggi apabila hujan kembali turun.

Menindaklanjuti kejadian tersebut, tim gabungan dari P2BK Cisaat, Pemerintah Desa Nagrak, Babinsa, Bhabinkamtibmas, Tagana, dan Satpol PP segera turun ke lokasi untuk melakukan peninjauan dan pendataan.

“Kami sudah melakukan assessment awal dan berkoordinasi dengan pihak desa serta kecamatan untuk langkah penanganan. Warga kami imbau tetap siaga, terutama yang tinggal di daerah bantaran sungai dan lereng curam,” jelas Imam.

Selain mengancam rumah Buhori, longsor juga berdampak pada jembatan di sekitar lokasi karena tanah penopangnya ikut tergerus arus sungai. Pemerintah desa kini tengah menyiapkan laporan dan mengajukan permohonan bantuan agar segera dilakukan perbaikan darurat.

“Yang paling mendesak adalah perkuatan tebing dan pembangunan pengaman di pinggir sungai agar tidak terjadi longsor susulan,” tambahnya.

Meski tidak ada korban jiwa, warga sekitar diminta meningkatkan kewaspadaan dan segera melapor jika muncul retakan baru atau tanda-tanda pergerakan tanah di lingkungan mereka.***(RAF)

Editor : Aab Abdul Malik

Latest Posts

spot_imgspot_img

Don't Miss

Stay in touch

To be updated with all the latest news, offers and special announcements.