Wartain.com || Tunggal putra masa depan Indonesia, Alwi Farhan, menciptakan kejutan besar dalam babak semifinal Yonex Swiss Open 2026 yang berlangsung di St. Jakobshalle, Basel, Minggu (15/3/2026) dini hari WIB. Alwi secara luar biasa berhasil menumbangkan unggulan pertama asal China, Li Shi Feng, melalui kemenangan dua gim langsung dengan skor akhir 21-10 dan 21-19. Kemenangan ini tidak hanya membawa Alwi ke partai puncak, tetapi juga membuktikan kualitasnya di level dunia dengan menyingkirkan pemain peringkat satu turnamen tersebut.
Dominasi Alwi sudah terlihat sejak gim pertama dimulai. Pemain peringkat 15 dunia ini langsung mengambil inisiatif serangan dan tidak membiarkan Li Shi Feng mengembangkan permainan. Dengan kontrol lapangan yang sangat tenang dan variasi smash yang akurat, Alwi menutup interval gim pertama dengan keunggulan signifikan. Terus menekan tanpa ampun, Alwi akhirnya menyudahi perlawanan wakil China tersebut dengan skor telak 21-10 di gim pembuka.
Memasuki gim kedua, tensi pertandingan berubah drastis ketika Li Shi Feng mulai menemukan ritmenya dan berbalik menekan. Alwi sempat goyah dan tertinggal jauh hingga selisih 10 poin di kedudukan 6-16. Namun, momen dramatis terjadi pasca-interval; Alwi menunjukkan mentalitas baja dengan meraih 12 poin beruntun untuk membalikkan keadaan. Kejar-mengejar angka yang sengit berakhir manis bagi Alwi yang menutup gim kedua dengan skor tipis 21-19, sekaligus mengunci tiket final.
Lolosnya Alwi ke partai puncak menjadi satu-satunya harapan Indonesia di sektor tunggal putra setelah rekan senegaranya, Anthony Sinisuka Ginting, harus gugur di partai semifinal lainnya. Ginting gagal menciptakan all-Indonesian final setelah dipaksa menyerah oleh wakil Jepang, Yushi Tanaka, dalam pertandingan dua gim langsung. Kekalahan Ginting ini membuat beban harapan untuk membawa pulang gelar juara kini sepenuhnya berada di pundak Alwi Farhan.
Pertandingan final nanti akan menjadi ajang pembuktian sekaligus misi balas dendam bagi kubu Indonesia, di mana Alwi Farhan akan menantang Yushi Tanaka. Laga ini diprediksi akan berlangsung sangat ketat mengingat Tanaka sedang dalam kepercayaan diri tinggi setelah mengalahkan Ginting. Bagi Alwi, babak final ini merupakan panggung utama untuk membuktikan bahwa dirinya siap naik kelas dan mempersembahkan gelar bergengsi dari turnamen BWF World Tour Super 300 ini ke tanah air.***
Editor : Aab Abdul Malik
(Yosep)
