26.7 C
Jakarta
Sabtu, Mei 2, 2026

Latest Posts

Libatkan 43 Sekolah, Sosialisasi WBTB di Sukabumi Perkuat Peran Pelajar Lestarikan Budaya

Wartain.com || Upaya pelestarian Warisan Budaya Tak Benda (WBTB) di Kota Sukabumi terus diperkuat melalui keterlibatan dunia pendidikan. Hal ini terlihat dalam kegiatan sosialisasi WBTB Jawa Barat yang menyasar 43 sekolah dan digelar di Pesantren Dzikir Al-Fath, Sabtu (4/4/2026), dalam rangkaian peringatan HUT ke-112 Kota Sukabumi.

Kegiatan ini dibuka langsung oleh Wakil Wali Kota Sukabumi Bobby Maulana, serta dihadiri pimpinan Ponpes Dzikir Al-Fath, Ketua IPSI Kota Sukabumi, perwakilan KORMI, dan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Sukabumi.

Mengusung pendekatan edukatif, kegiatan ini menempatkan pelajar sebagai garda terdepan dalam menjaga keberlangsungan budaya lokal. Wakil Wali Kota menekankan bahwa generasi muda memiliki peran penting dalam merawat dan meneruskan nilai-nilai budaya di tengah arus globalisasi.

“Pelajar harus menjadi bagian dari upaya pelestarian budaya. Dari merekalah nilai-nilai ini akan terus hidup dan berkembang,” ujarnya.

Ia menjelaskan, Warisan Budaya Tak Benda tidak sekadar warisan masa lalu, melainkan mencerminkan identitas, nilai hidup, serta kearifan lokal yang membentuk karakter masyarakat.

Melalui kegiatan ini, pemerintah berupaya menanamkan rasa memiliki dan kebanggaan terhadap budaya daerah sejak dini, sehingga generasi muda tidak kehilangan jati diri di tengah perkembangan zaman.

Selain itu, kolaborasi lintas sektor antara pemerintah, lembaga pendidikan, dan komunitas budaya dinilai menjadi kunci keberhasilan dalam menjaga keberlanjutan warisan budaya.

Kegiatan yang berlangsung di lingkungan Pesantren Dzikir Al-Fath ini juga mendapat apresiasi sebagai salah satu pusat edukasi budaya, termasuk melalui keberadaan Museum Prabu Siliwangi yang selama ini aktif mengenalkan nilai-nilai sejarah dan tradisi kepada masyarakat.

Momentum ini sekaligus bertepatan dengan milad ke-16 Ponpes Modern Dzikir Al-Fath, yang dinilai konsisten berkontribusi dalam penguatan nilai budaya dan spiritual.

Melalui sosialisasi ini, diharapkan lahir generasi muda yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki kesadaran dan tanggung jawab dalam melestarikan budaya lokal, sejalan dengan semangat pembangunan Kota Sukabumi yang berakar pada nilai dan kearifan daerah.***(RAF)

Editor : Aab Abdul Malik

Latest Posts

spot_imgspot_img

Don't Miss

Stay in touch

To be updated with all the latest news, offers and special announcements.