Wartain.com || KemenP2MI kembali menggagalkan keberangkatan seorang calon pekerja migran Indonesia (CPMI) ilegal di Kota Dumai, Riau pada Selasa (27/5/2025).
Pencegahan dilakukan melalui tim BP3MI Riau berdasarkan informasi yang kemudian ditelusuri benar ada seorang CPMI perempuan difasilitasi calo mencoba masuk ke Malaysia untuk kerja secara ilegal.
Kepala BP3MI Riau Fanny Wahyu Kurniawan bilang, korban diberangkatkan dari Jawa Timur melalui Bandara Juanda Surabaya dan tiba di Bandara Sultan Syarif Kasim II, Pekanbaru pada Selasa (27/5/2025) pagi.
Bergerak cepat, tim BP3MI Riau berkoordinasi dengan Polres Dumai menelusuri keberadaan korban di Pekanbaru. Keberadaannya kemudian terdeteksi di Dumai.
Korban di Dumai diatur calo menginap semalam, kemudian menempuh jalur darat menuju pelabuhan untuk masuk ke Malaysia keesokan harinya.
Namun, niat tersebut kandas. Korban berhasil diamankan petugas di sebuah wisma penginapan sebelum hendak ke pelabuhan.
Korban lalu dibawa ke Polres Dumai untuk dimintai keterangan lebih lanjut. Sementara sang calo masih dalam kejaran petugas.
Menteri P2MI Abdul Kadir Karding mengingatkan, sudah banyak kasus ekploitasi dan Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) dialami masyarakat Indonesia yang nekat berangkat kerja ke luar negeri secara ilegal.
“Menghindari TPPO dengan berangkat prosedural. Selain mendapatkan penghasilan, terjamin dan aman,” kata Menteri Karding di Jakarta, Selasa (27/5/2025).***
Foto : Istimewa
Editor : Aab Abdul Malik
(Intan)
