Wartain.com || Peristiwa kebakaran terjadi pada sebuah bangunan posyandu yang juga difungsikan sebagai tempat Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) di Kampung Paris, RW 07, Desa Pamuruyan, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Sukabumi, pada Sabtu malam (25/4/2026).
Terpantau bangunan yang berukuran 40 meter persegi itu habis dilalap si jago merah. Material yang tersisa terlihat menghitam seperti kayu dan tembok.
Tidak lama petugas Pemadam Kebakaran turun menuju lokasi setelah menerima laporan. Berupaya sampai api benar-benar padam.
Komandan Pos (Danpos) Posko 5 Cibadak, Iyep Yosepa, mengatakan bahwa penyebab kebakaran belum dapat diketahui dan akan terus dilakukan pendalaman nanti.
“Untuk sumber kebakaran belum diketahui, nanti akan kita sampaikan,” kata Iyep.
Beruntung tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, karena para warga setelah mengetahui adanya kebakaran langsung berhamburan keluar rumah untuk menyelamatkan diri. Kerugian sementara ditaksir sekitar 50 Juta.
Kepala Desa Pamuruyan, Sarip Hidayat menyampaikan, menerima laporan dari warga pada pukul 18.30 WIB yang kemudian langsung menghubungi pihak-pihak terkait.
“Posyandu sekaligus PAUD di RW 07 ini habis terbakar. Materialnya sebagian besar kayu dan bambu, jadi api cepat membesar,” ungkapnya.
Ia menambahkan. “Banyak barang plastik dan kayu, dokumen juga ikut terbakar,” jelasnya.
Sebagai solusi sementara, aktivitas posyandu dan PAUD akan dialihkan ke gedung madrasah yang lokasinya berdekatan, sehingga layanan kepada masyarakat tetap dapat berlangsung dengan baik.
Pemerintah desa bersama warga setempat juga berencana melakukan gotong royong untuk membersihkan sisa puing bangunan serta mengupayakan pembangunan kembali fasilitas tersebut, agar kegiatan pelayanan kesehatan dan pendidikan bagi anak-anak dapat segera berjalan normal seperti sediakala.***
Editor : Aab Abdul Malik
(Ujeng)
