Wartain.com – Sunyi dini hari dimanfaatkan komplotan maling untuk membobol gerai Alfamart Kampung Mariuk, Desa Cidadap, Kecamatan Simpenan, Rabu 10/6/2026. Aksi nekat itu terjadi tepat pukul 03.00 WIB saat toko tutup dan warga sekitar terlelap.
Baru pagi harinya kecurigaan muncul. Petugas toko masuk dan mendapati pintu sudah jebol, barang dagangan raib, serta layar monitor CCTV mati total. Kerusakan sistem pengawas jadi tanda pertama bahwa ini bukan pencurian biasa.
Kepala toko, Deri, menyebut pelaku bekerja rapi. Seluruh titik kamera pengawas di dalam dan luar toko dipotong kabelnya. “Semua sisi CCTV digunting dan dipadamkan. Kemungkinan pelaku sudah mengamati lokasi ini sejak lama,” ungkapnya.
Yang membuat merinding, lokasi Alfamart itu tidak sepi. Di bagian belakang deretan kontrakan warga selalu ramai. Tapi komplotan itu tetap bisa masuk, mengambil barang, lalu kabur tanpa suara yang memicu warga bangun.
“Di belakang toko banyak kontrakan dan lingkungan di sini cukup ramai. Tapi pelaku tetap bisa beraksi tanpa diketahui,” kata Deri dengan nada heran. Sunyi jam 3 pagi ternyata jadi celah.
Dari cara masuk dan matinya CCTV serentak, Deri menduga kuat pelakunya spesialis. Mereka paham jalur blind spot, tahu posisi DVR, dan tahu cara melumpuhkan listrik kamera tanpa memicu alarm.
“Pelaku diduga spesialis pembobol toko modern karena mampu menonaktifkan sistem pengawasan sebelum menjalankan aksinya,” tuturnya. Pola ini mirip beberapa kasus bobol minimarket di jalur lintas selatan.
Kerugian ditaksir tembus ratusan juta rupiah. Tim manajemen masih menghitung jumlah rokok, pulsa, kosmetik, dan barang elektronik yang dibawa kabur. Data final menunggu inventarisasi selesai.
Polisi dari Polsek Simpenan sudah turun ke lokasi. Garis polisi dipasang, sidik jari diambil, dan rekaman CCTV tetangga diminta. Sayangnya rekaman internal toko sudah tidak bisa dipakai karena DVR ikut dimatikan.
Warga sekitar mengaku kaget. Selama ini Kampung Mariuk dikenal aman. Kejadian ini jadi pengingat bahwa jam rawan 02.00-04.00 WIB tetap butuh ronda dan lampu jalan yang menyala.
Pihak Alfamart berencana menambah pengaman: rolling door dobel, sensor pintu, dan CCTV dengan sistem cloud agar rekaman tetap aman meski DVR dirusak. Investasi keamanan dinilai wajib setelah kejadian ini.
Kasus pembobolan ini masih dalam penyelidikan. Polisi mengimbau masyarakat segera melapor jika melihat gerak-gerik mencurigakan dini hari. Sinergi warga dan aparat jadi kunci agar Simpenan tetap aman dan nyaman.***
Editor : Aab Abdul Malik
(Dul)
