26.7 C
Jakarta
Jumat, Juli 10, 2026

Latest Posts

PMI Asal Sukabumi Koma di Arab Saudi, Keluarga Mohon Bantuan Pemulangan

Wartain.com – Nasib memilukan dialami Evi Mentari (37), seorang Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Kota Sukabumi. Ibu tiga anak itu kini terbaring koma di sebuah rumah sakit di Jeddah, Arab Saudi, setelah didiagnosis menderita tumor otak. Kondisinya semakin memprihatinkan karena selama bekerja di negara tersebut, Evi diketahui berstatus pekerja nonprosedural atau pekerja migran ilegal setelah melarikan diri dari majikannya.

Suami Evi, Erwin Susman (43), warga Jalan RA Kosasih, Gang Mahmud, Kelurahan Cisarua, Kecamatan Cikole, mengaku sangat terpukul dengan kondisi yang dialami istrinya. Ia mengungkapkan bahwa Evi telah menjalani dua kali operasi di rumah sakit tanpa adanya pemberitahuan ataupun persetujuan dari pihak keluarga di Indonesia.

Menurut Erwin, istrinya berangkat ke Arab Saudi pada akhir November 2022 setelah mendapat informasi pekerjaan dari seorang kenalan. Saat itu Evi tidak diberangkatkan melalui perusahaan penempatan resmi, melainkan menggunakan visa ziarah.

“Istri saya bilang nanti sudah ada yang menjemput di bandara. Setahu saya, visa yang dipakai itu visa ziarah,” ujar Erwin saat ditemui di kediamannya, Jumat (10/7/2026).

Pada awal masa bekerja, komunikasi antara Evi dan keluarga masih berjalan lancar. Namun persoalan mulai muncul ketika pihak majikan tidak kunjung mengurus dokumen Iqamah atau izin tinggal yang menjadi syarat legal bekerja di Arab Saudi.

Situasi semakin rumit ketika masa kerja Evi berakhir. Ia disebut tidak diizinkan pulang ke Indonesia, sementara gaji selama dua hingga tiga bulan juga tidak kunjung dibayarkan. Merasa hak-haknya diabaikan, Evi akhirnya memilih meninggalkan rumah majikannya dan hidup sebagai pekerja lepasan.

Selama hampir dua tahun menjalani kehidupan sebagai pekerja ilegal, Evi bertahan dengan mengambil berbagai pekerjaan serabutan. Kondisi ekonominya serba sulit, bahkan kerap mengalami kesulitan memenuhi kebutuhan makan sehari-hari.

PMI Asal Sukabumi Koma di Arab Saudi, Keluarga Mohon Bantuan Pemulangan (Foto : Azi)

Di tengah usahanya mengumpulkan biaya untuk kembali ke Indonesia, kondisi kesehatannya tiba-tiba memburuk. Pada akhir Mei 2026 Evi mulai mengeluhkan sakit, hingga akhirnya kehilangan kesadaran dan dinyatakan koma pada Juni 2026. Hasil pemeriksaan medis menunjukkan adanya tumor otak yang mengharuskannya menjalani operasi.

Erwin mengaku hingga kini belum memperoleh penjelasan rinci mengenai kondisi medis istrinya maupun alasan tindakan operasi dilakukan tanpa komunikasi dengan keluarga.

“Saya ingin tahu bagaimana kronologi penyakitnya, tapi tidak ada penjelasan. Tahu-tahu istri saya sudah dioperasi dua kali,” ungkapnya.

Kasus tersebut telah dilaporkan kepada Serikat Buruh Migran Indonesia (SBMI). Selain itu, pihak keluarga juga telah menerima kunjungan dari perwakilan pemerintah daerah yang menyatakan akan membantu proses pendampingan.

Melalui kesempatan itu, Erwin menyampaikan harapan kepada Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi agar dapat membantu memfasilitasi pemulangan istrinya ke Indonesia. Baginya, kehadiran Evi sangat dinantikan oleh ketiga anak mereka yang masih membutuhkan kasih sayang dan pendampingan seorang ibu.

“Saya memohon bantuan Pak Gubernur supaya istri saya bisa dipulangkan ke Indonesia, apa pun kondisinya. Anak-anak sangat merindukan ibunya dan berharap bisa berkumpul kembali sebagai keluarga,” tutup Erwin.***(RAF)

Editor : Aab Abdul Malik

Latest Posts

spot_imgspot_img

Don't Miss

Stay in touch

To be updated with all the latest news, offers and special announcements.