Wartain.com – Krisis air bersih yang melanda warga Kelurahan Cikundul, Kecamatan Lembursitu, Kota Sukabumi, selama hampir tiga bulan akibat musim kemarau mulai mendapat perhatian. Melalui program Satlantas Peduli, Satuan Lalu Lintas Polres Sukabumi Kota menyalurkan 32 ribu liter air bersih kepada ratusan kepala keluarga yang kesulitan memperoleh pasokan air, Jumat (31/7/2026).
Bantuan tersebut didistribusikan menggunakan empat unit mobil tangki dengan kapasitas sekitar 8.000 liter per kendaraan. Air bersih disalurkan langsung ke sejumlah titik permukiman warga, salah satunya di Kampung Cikundul Hilir RT 02 RW 04, yang menjadi salah satu wilayah terdampak kekeringan.
Kepala Bagian Operasional (KBO) Satlantas Polres Sukabumi Kota, Iptu Ade Hidayat, mengatakan bantuan ini merupakan bentuk kepedulian Polri terhadap masyarakat yang mengalami kesulitan memenuhi kebutuhan air bersih akibat mengeringnya sumber air.
“Kami menyalurkan empat tangki air bersih dengan total sekitar 32.000 liter. Bantuan ini diperuntukkan bagi sekitar 346 kepala keluarga atau kurang lebih 1.000 jiwa yang terdampak kekeringan di Kelurahan Cikundul,” ujarnya.
Menurut Ade, distribusi air dilakukan dalam dua tahap agar penyalurannya lebih merata. Dua unit tangki lebih dahulu didistribusikan sebelum pelaksanaan salat Jumat, sedangkan dua tangki lainnya disalurkan setelah salat Jumat ke wilayah RW 08 dan RW 09.
Ia menambahkan, kegiatan serupa telah dilakukan sebelumnya sebagai upaya membantu warga menghadapi dampak musim kemarau.
“Pekan lalu kami juga telah menyalurkan tiga tangki air bersih dengan total sekitar 24.000 liter ke wilayah ini. Kami akan terus memantau kondisi di lapangan dan berupaya membantu masyarakat sesuai kebutuhan,” katanya.
Selama sumber air di lingkungan mereka mengering, sebagian warga terpaksa mencari air ke daerah lain dengan menggunakan jeriken atau memanfaatkan aliran Sungai Cimandiri untuk kebutuhan mandi dan mencuci. Sementara untuk kebutuhan konsumsi, mereka harus membeli air galon setiap hari.
Salah seorang warga Kampung Cikundul Hilir, Endang Taryana, mengaku kondisi tersebut telah berlangsung hampir tiga bulan dan cukup membebani aktivitas sehari-hari.
“Hampir tiga bulan sumur warga kering. Kalau tidak ada bantuan, saya harus mengambil air menggunakan motor dan jeriken ke arah Ciaul atau Ciwangun yang jaraknya cukup jauh. Untuk kebutuhan minum dan memasak, kami membeli air galon. Dalam sehari bisa habis dua galon,” ungkap Endang.
Ia menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih kepada jajaran Satlantas Polres Sukabumi Kota atas bantuan yang diberikan. Menurutnya, pasokan air bersih tersebut sangat membantu masyarakat di tengah kondisi kemarau yang belum menunjukkan tanda-tanda berakhir.
Warga berharap bantuan serupa dapat terus diberikan apabila musim kemarau masih berlangsung, hingga pasokan air dari sumur-sumur warga kembali normal.***(RAF)
Editor : Aab Abdul Malik
