26.7 C
Jakarta
Rabu, September 23, 2026

Latest Posts

12 Pas Buka Layanan Cek Data Desil, Warga Kota Sukabumi Bisa Periksa Status Penerima Bantuan

Wartain.com – Pemerintah Kota Sukabumi membuka layanan pengecekan data desil bagi masyarakat dalam pelaksanaan program Ayeuna Waktuna Berbagi Berkah atau 12 PAS episode 22 dan 23 di Kelurahan Sukalarang dan Kelurahan Benteng, Rabu (23/9/2026).

Layanan yang dihadirkan melalui booth Grebek Desil Dinas Sosial Kota Sukabumi tersebut memungkinkan warga mengecek status data desil 1 hingga 5 sekaligus menyampaikan kendala apabila terdapat ketidaksesuaian data.

Masyarakat yang ingin melakukan pengecekan cukup membawa fotokopi kartu keluarga atau soft file dokumen keluarga untuk dilakukan pemeriksaan secara langsung oleh petugas.

Wali Kota Sukabumi, Ayep Zaki, mengatakan keberadaan layanan tersebut menjadi bagian penting dalam pelaksanaan program sosial agar pemerintah dapat memperoleh gambaran kondisi masyarakat berdasarkan data.

Selain layanan pengecekan data, kegiatan yang dipimpin Ayep bersama Wakil Wali Kota Sukabumi Bobby Maulana itu juga diisi dengan penyaluran bantuan kepada sejumlah warga penerima manfaat.

Bantuan yang disalurkan berupa paket sembako, uang tunai, hingga dukungan modal usaha. Di Kelurahan Sukalarang, bantuan diberikan kepada Titik Sirikit, Atimah, Siti Mamu, Titin, Wini Winarti, dan Enung.

Sementara di Kelurahan Benteng, bantuan diberikan kepada Erwana, Een, Ooy, Nenah, Nenih, Aan, Ciah, Ririn, dan Anggi.

Ayep mengatakan program 12 PAS menjadi salah satu bentuk intervensi pemerintah dalam membantu masyarakat sekaligus mendukung upaya pengendalian kondisi ekonomi di Kota Sukabumi.

“Inflasi di Kota Sukabumi ditahan melalui pasar murah, gerakan pangan murah, program 12 PAS, serta Baznas,” ujar Ayep.

Ia juga menyampaikan angka inflasi Kota Sukabumi sebesar 2,77 persen berdasarkan catatan yang disampaikannya. Ayep menyebut capaian tersebut menempatkan Kota Sukabumi pada posisi yang disebutnya sebagai rekor terbaik kesembilan di Indonesia.

Pelaksanaan 12 PAS turut melibatkan sejumlah pihak, di antaranya Baznas, SCG, Telkom, Bank BJB, Pegadaian, dan Radar. Kolaborasi tersebut diarahkan untuk memperluas dukungan terhadap program perlindungan dan pemberdayaan sosial masyarakat.

Dalam kegiatan tersebut, Ayep juga memberikan apresiasi kepada Kepala Dinas Sosial Kota Sukabumi, Slamet, yang menjalankan tugas terakhirnya sebagai Kepala Dinas Sosial pada pelaksanaan 12 PAS kali ini.

“Semoga program dan kegiatan ini sangat bermanfaat bagi masyarakat untuk terus dilanjutkan,” ujar Ayep.

Pemkot Sukabumi menyatakan program sosial dan pemberdayaan masyarakat akan terus diperkuat melalui kolaborasi antara pemerintah, lembaga sosial, dunia usaha, dan masyarakat. Upaya tersebut diharapkan dapat mendukung peningkatan kemandirian ekonomi sekaligus penanganan persoalan pengangguran dan kemiskinan di Kota Sukabumi.***(RAF)

Editor: Aab Abdul Malik

Latest Posts

spot_imgspot_img

Don't Miss

Stay in touch

To be updated with all the latest news, offers and special announcements.