26.7 C
Jakarta
Kamis, Oktober 1, 2026

Latest Posts

PLN UPP JBT 1 Gelar Sosialisasi Ganti Rugi Lahan SUTT 150 kV di Simpenan, Listrik Sukabumi Selatan Segera Stabil

Wartain.com – Setelah sempat terkendala izin lahan, pembangunan Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT) 150 kV PLTU Palabuhanratu – Palabuhanratu Baru akhirnya menemukan titik terang.

PLN Unit Pelaksana Proyek Jaringan Jawa Bagian Tengah 1 (UPP JBT 1) langsung tancap gas dengan menggelar sosialisasi penyampaian nilai pengadaan tanah untuk Tower T32, T33, T33A, T33B, dan T33C.

Sosialisasi digelar di Aula Balai Desa Cihaur dan Aula Balai Desa Kertajaya, Kecamatan Simpenan, Kabupaten Sukabumi, Kamis (01/10/2026).

Kegiatan ini menjadi angin segar bagi warga Pajampangan atau Sukabumi Selatan yang sudah bertahun-tahun menanti pasokan listrik stabil. Pasalnya, wilayah ini kerap mengalami pemadaman dan tegangan tidak stabil.

Dalam kegiatan tersebut hadir Camat Simpenan dan jajaran, unsur Forkopimcam, Kepala Desa Cihaur dan Kertajaya, serta para pemilik lahan yang terdampak trase baru SUTT 150 kV.

PLN UPP JBT 1 melalui Tim Leader-nya menjelaskan, pembangunan lima tower tersebut merupakan bagian dari penyesuaian trase akibat kendala sebelumnya. Jalur baru ini dipilih agar proyek bisa berjalan tanpa hambatan.

Dengan beroperasinya SUTT 150 kV ini, PLN menargetkan sistem kelistrikan di Sukabumi Selatan menjadi lebih andal. Gangguan spaneng dan pemadaman bergilir diharapkan bisa diminimalisir.

Camat Simpenan, Supendi, mengapresiasi langkah PLN yang langsung turun ke masyarakat. Ia meminta warga memahami bahwa proyek ini merupakan bagian dari Program Strategis Nasional (PSN) untuk kepentingan jangka panjang.

“Kami berharap semua warga yang tanahnya digunakan untuk tapak tower bisa menerima dengan lapang dada. Ini untuk kepentingan masyarakat luas, khususnya stabilitas listrik di Pajampangan,” kata Supendi.

Mengenai pembebasan lahan, Camat menjelaskan proses penilaian sudah dilakukan oleh tim appraisal independen. Besar ganti rugi disesuaikan dengan jenis dan luas lahan yang digunakan untuk tapak maupun ROW.

“Masyarakat Insya Allah akan menerima, baik yang digunakan tapak tower maupun pemilik lahan yang terlewati oleh jaringan kabel, karena ini menyangkut Proyek Strategis Nasional (PSN) untuk memenuhi hajat hidup orang banyak,” tegas Camat.

Sementara itu, perwakilan dari PLN UPP JBT 1, Officer Pertanahan dan Perizinan, Agus HW, mengatakan perubahan trase dilakukan karena ada kendala teknis sejak dua tahun terakhir. Agar pembangunan tidak tertunda, PLN memodifikasi jalur dan menambah titik tower.

“Karena itu trase berubah. Sekarang kita akan bangun Tower T32, T33, T33A, T33B, dan T33C di wilayah Desa Cihaur dan Kertajaya. Ini untuk memastikan jaringan 150 kV bisa tersambung ke wilayah Pajampangan atau Sukabumi Selatan,” jelas Agus.

Ia menambahkan, tim appraisal sudah melakukan penilaian terhadap harga untuk pembebasan lahan dan tumbuhan yang ada di lokasi tapak.

“Ya, hari ini kami melakukan sosialisasi penyampaian nilai pengadaan tanah untuk tapak tower yang dibutuhkan tersebut. Kemudian, untuk selanjutnya, proses pembayaran akan dilakukan melalui mekanisme transfer ke rekening pemilik lahan,” jelas Agus.

Ke depan, dengan beroperasinya SUTT ini, PLN menargetkan pasokan listrik di wilayah Pajampangan dan sekitarnya menjadi lebih andal dan pemadaman bisa diminimalisir.***

Editor: Aab Abdul Malik

(Dul)

Latest Posts

spot_imgspot_img

Don't Miss

Stay in touch

To be updated with all the latest news, offers and special announcements.