Wartain.com || Tembok penahan tanah (TPT) di Perum Gading Kencana Asri, Kelurahan Karangtengah, Kecamatan Gunungpuyuh, Kota Sukabumi, ambruk pada Jumat (20/2/2026) pagi. Struktur sepanjang sekitar 5 meter dengan tinggi 4 meter itu runtuh dan menutup saluran anak sungai di kawasan tersebut.
Material longsoran menghambat aliran air dan memicu kekhawatiran warga terhadap potensi genangan saat hujan deras turun.
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kota Sukabumi, Yoseph Sabaruddin, mengatakan pihaknya langsung menindaklanjuti laporan masyarakat.
“Telah terjadi TPT longsor yang menutupi akses saluran air anak sungai. Personel sudah berada di lokasi untuk melakukan penanganan awal,” ujarnya.
Sebanyak delapan personel BPBD diterjunkan guna melakukan asesmen cepat, membersihkan material longsoran, serta mengantisipasi potensi kerawanan lanjutan di sekitar lokasi.
Menurut Yoseph, TPT tersebut merupakan bagian dari program Padat Karya tahun 2022. Faktor cuaca dan kondisi tanah diduga menjadi penyebab terjadinya longsor.
BPBD mengimbau warga tetap meningkatkan kewaspadaan, khususnya saat intensitas hujan tinggi. Koordinasi dengan pihak kelurahan dan instansi terkait terus dilakukan untuk langkah penanganan lanjutan dan perbaikan permanen.
Peristiwa ini menjadi pengingat pentingnya pengawasan berkala terhadap infrastruktur penahan tanah, terutama di kawasan permukiman padat yang rawan terdampak saat musim hujan.***(RAF)
Editor : Aab Abdul Malik
