26.7 C
Jakarta
Minggu, Oktober 4, 2026

Latest Posts

Pemkot Sukabumi Matangkan Enam Pokja untuk Tekan Pengangguran

Wartain.com — Pemerintah Kota (Pemkot) Sukabumi memperkuat strategi penurunan Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) dengan mengintegrasikan program lintas sektor. Salah satu langkahnya melalui pemantapan program kerja enam Kelompok Kerja (Pokja) Tim Penanganan TPT.

Kepala Bidang Perekonomian dan Sumber Daya Alam Bappeda Kota Sukabumi, Erni Agus Riyani, mengatakan pembagian Pokja diperlukan agar penanganan pengangguran tidak berjalan secara parsial antarperangkat daerah.

“Penanganan TPT membutuhkan intervensi yang terintegrasi. Tidak hanya terkait penyediaan lapangan kerja, tetapi juga peningkatan kompetensi tenaga kerja, pengembangan kewirausahaan, investasi, perlindungan pekerja, hingga penguatan data ketenagakerjaan,” ujar Erni, Jumat (2/10/2026).

Menurutnya, keenam Pokja disusun dengan fokus yang saling melengkapi, mulai dari memperluas kesempatan kerja, meningkatkan kompetensi tenaga kerja, mengembangkan UMKM dan ekonomi kreatif, memperkuat iklim investasi, memberikan perlindungan sosial bagi pekerja, hingga membenahi tata kelola data ketenagakerjaan.

Bappeda berperan sebagai sekretariat tim berdasarkan Keputusan Wali Kota Sukabumi Nomor 100.3.3.3/KEP.51/BAPPEDA/2026. Tim tersebut bertugas mengidentifikasi persoalan ketenagakerjaan, menyusun kebijakan, mengoordinasikan program serta memantau dan mengevaluasi hasil pelaksanaannya.

Erni menekankan, data menjadi dasar penting dalam menentukan bentuk intervensi, termasuk memetakan kebutuhan kompetensi tenaga kerja agar lebih sesuai dengan kebutuhan pasar.

“Data menjadi pijakan untuk membaca persoalan. Dari data itu kemudian dilakukan pemetaan kebutuhan, termasuk kebutuhan kompetensi tenaga kerja. Selanjutnya, peningkatan kompetensi diarahkan agar tenaga kerja dapat terserap sesuai kebutuhan pasar kerja,” jelasnya.

Selain meningkatkan kualitas tenaga kerja, Pemkot Sukabumi juga mendorong penciptaan lapangan kerja baru melalui investasi, UMKM, kewirausahaan dan sektor ekonomi kreatif.

Erni menegaskan setiap program yang disusun harus memiliki sasaran dan indikator yang jelas sehingga dampaknya dapat diukur secara berkala.

“Yang paling penting adalah, bagaimana rancangan ini diterjemahkan menjadi aksi di lapangan. Setiap program harus memiliki indikator capaian sehingga dapat dipantau dan dievaluasi secara berkala,” tuturnya.

Ia berharap enam Pokja tersebut mampu membangun koordinasi yang lebih kuat sehingga upaya menekan TPT tidak hanya berorientasi pada penurunan angka pengangguran, tetapi juga memperluas akses terhadap pekerjaan dan meningkatkan daya saing tenaga kerja di Kota Sukabumi.***(RAF)

Editor: Aab Abdul Malik

Latest Posts

spot_imgspot_img

Don't Miss

Stay in touch

To be updated with all the latest news, offers and special announcements.