Wartain.com – Pengembangan ekonomi kreatif dinilai menjadi salah satu peluang bagi generasi muda untuk membangun kemandirian ekonomi sekaligus membuka lapangan kerja baru. Hal tersebut menjadi perhatian Wali Kota Sukabumi, Ayep Zaki, saat menghadiri Pelatihan Ekonomi Kreatif (Ekraf) 2026 dalam rangka Festival Ekraf 2026 di Nama Kafe, Sabtu (17/10/2026).
Dalam kegiatan tersebut, Ayep mendorong para peserta agar tidak hanya mengandalkan kreativitas, tetapi juga memiliki keberanian, kedisiplinan, dan konsistensi dalam mengembangkan potensi menjadi peluang usaha yang bernilai ekonomi.
Menurutnya, masa muda merupakan waktu yang tepat untuk membangun karakter dan mempersiapkan keberhasilan di masa depan. Generasi muda juga perlu berani mengambil peluang serta tidak sekadar mengikuti arus yang ada.
Ia membagikan pengalaman perjalanan usahanya hingga menjadi seorang industriawan. Pengalaman tersebut, menurutnya, menunjukkan pentingnya keberanian menghadapi tantangan dan memanfaatkan kepercayaan yang diberikan sejak usia muda.
“Keberanian untuk menantang arus, mengambil peluang, dan terus berjuang merupakan bagian penting dalam membangun masa depan. Kepercayaan yang diberikan sejak usia muda juga menjadi salah satu faktor dalam membentuk karakter, kedisiplinan, serta tanggung jawab seseorang,” ucapnya.
Ayep juga mengingatkan pentingnya membangun karakter melalui komitmen, konsistensi, dan kejujuran. Ia mengajak generasi muda untuk berkompetisi dengan diri sendiri, terutama dalam mengatasi rasa malas, meningkatkan kemampuan, dan mengoptimalkan potensi yang dimiliki.
Pemerintah Kota Sukabumi, lanjutnya, mendukung kegiatan pelatihan yang dapat membuka ruang bagi generasi muda untuk berkarya, meningkatkan keterampilan, serta mengembangkan usaha. Upaya tersebut diharapkan turut berkontribusi dalam menekan angka pengangguran di Kota Sukabumi.
Pelatihan ekonomi kreatif menjadi salah satu sarana untuk memperluas wawasan peserta sekaligus mendorong lahirnya inovasi yang mampu memberikan nilai tambah secara ekonomi dan manfaat bagi masyarakat.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Wakil Wali Kota Sukabumi Bobby Maulana, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora), tim ekonomi kreatif, serta perwakilan Institut Pertanian Bogor (IPB).
Pada kesempatan itu, Ayep secara resmi membuka Pelatihan Ekraf 2026. Acara kemudian dilanjutkan dengan penyerahan sertifikat kepada narasumber oleh Wali Kota Sukabumi bersama jajaran terkait.
Melalui kegiatan ini, generasi muda diharapkan mampu menjadikan kreativitas sebagai modal untuk membangun usaha mandiri, menciptakan peluang kerja, dan mendukung pertumbuhan ekonomi daerah.***(RAF)
Editor: Aab Abdul Malik
