26.7 C
Jakarta
Selasa, Oktober 20, 2026

Latest Posts

Penumpang Stasiun Sukabumi Naik 7 Persen, Tembus 613 Ribu Orang

Wartain.com – Jumlah penumpang kereta api yang berangkat dari Stasiun Sukabumi, Jawa Barat, mengalami peningkatan sepanjang Januari hingga September 2026. PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 1 Jakarta mencatat sebanyak 613.678 penumpang berangkat dari stasiun tersebut, naik sekitar 7 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebanyak 574.151 penumpang.

Peningkatan tersebut mencapai 39.527 penumpang. Data ini menunjukkan semakin tingginya pemanfaatan kereta api sebagai sarana transportasi masyarakat untuk perjalanan antardaerah, baik untuk keperluan pekerjaan, pendidikan, maupun wisata.

Manager Humas KAI Daop 1 Jakarta, Franoto Wibowo, mengatakan Stasiun Sukabumi memiliki peran penting dalam mendukung konektivitas transportasi di Jawa Barat.

“Stasiun Sukabumi menjadi salah satu simpul konektivitas perjalanan kereta api di Jawa Barat. Dengan adanya layanan perjalanan menuju Bogor serta Cianjur hingga Cipatat, masyarakat memiliki pilihan transportasi untuk mendukung aktivitas sehari-hari maupun perjalanan antardaerah,” ujar Franoto dalam keterangan tertulis, Senin (19/10/2026).

Ia menilai, pertumbuhan jumlah penumpang menjadi indikator positif terhadap pemanfaatan transportasi kereta api oleh masyarakat.

“Pertumbuhan jumlah penumpang ini menjadi indikator positif terhadap pemanfaatan transportasi kereta api,” katanya.

Secara keseluruhan, volume keberangkatan penumpang di wilayah Bogor–Sukabumi selama Januari hingga September 2026 mencapai 1.241.652 orang. Jumlah tersebut meningkat sekitar 6 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2025, yakni sebanyak 1.171.257 penumpang, atau bertambah 70.395 orang.

Selain Stasiun Sukabumi, peningkatan jumlah penumpang juga terjadi di sejumlah stasiun lainnya. Stasiun Cigombong mencatat kenaikan dari 10.894 menjadi 11.986 penumpang, sedangkan Stasiun Cicurug meningkat dari 27.828 menjadi 30.575 penumpang.

Sementara itu, jumlah penumpang yang berangkat dari Stasiun Cibadak mencapai 64.848 orang, Stasiun Cisaat sebanyak 61.508 orang, dan Stasiun Parungkuda sebanyak 35.280 orang. Ketiga stasiun tersebut juga mengalami peningkatan dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Franoto menambahkan, layanan kereta api tidak hanya menunjang mobilitas masyarakat, tetapi juga mendukung aktivitas ekonomi, pendidikan, dan pariwisata antardaerah.

“Kereta api tidak hanya menjadi sarana perjalanan, tetapi juga bagian dari konektivitas antardaerah yang mendukung aktivitas ekonomi, pendidikan, dan pariwisata. KAI terus berupaya menjaga kualitas pelayanan agar masyarakat dapat menikmati perjalanan yang aman, nyaman, dan memiliki kepastian waktu,” jelasnya.

Untuk mengimbangi peningkatan jumlah penumpang, KAI Daop 1 Jakarta terus berupaya menjaga kualitas pelayanan melalui pemeliharaan sarana dan prasarana, peningkatan kebersihan serta kenyamanan fasilitas stasiun, hingga penguatan aspek keselamatan dan keamanan perjalanan kereta api.***(RAF)

Editor: Aab Abdul Malik

Latest Posts

spot_imgspot_img

Don't Miss

Stay in touch

To be updated with all the latest news, offers and special announcements.