Wartain.com, Sukabumi || Hari kedua pelaksanaan Kampanye Rapat Umum Cawapres nomor urut 1, Muhaimin Iskandar atau akrab di sapa Gus Muhaimin/Cak Imin, menggelar kampanye akbar di Lapangan Padjajaran, Cibadak, Kabupaten Sukabumi, Senin 22/01/2024.
Pantauan wartawan.com, Cak Imin menyapa warga dari sunroof mobil hitam yang ditumpanginya. Warga meneriakinya dengan ucapan ‘AMIN Menang’, ‘Pak Wapres’, hingga ‘Hidup Gus Imin’.
Turut mendampingi Cak Imin, petinggi DPP PKB, Petinggi Timnas Amin, Ketua DPW PKB Jawa Barat, Ketua DPC PKB Kabupaten/Kota Sukabumi, para Caleg DPR RI, DPRD Provinsi, DPRD Kab/Kota Sukabumi, tokoh ulama, tokoh masyarakat, partai pengusung/pengusul, ribuan kader dan simpatisan Parpol pendukung serta tamu undangan lainnya.
Memasuki area lapang Pajajaran, Cak Imin langsung diteriaki para pendukungnya dengan penuh semangat.
“Hidup Gus Imin, AMIN menang,” teriak warga.
“AMIN menang, AMIN menang,” sahut warga lainnya.
Usai berkeliling, Cak Imin lantas turun untuk naik ke atas panggung. Selama berjalan ke atas panggung, warga pun berebut meminta foto dan bersalam dengannya.
Dari atas panggung, Cak Imin mengaku mendapat bisikan dari ketua DPC Kabupaten Sukabumi, Hasyim Adnan, bahwa pasangan AMIN (Anies-Muhaimin) akan menang mutlak di Sukabumi.

“Saya tadi begitu naik panggung, ada yang bisikin, ‘Pak Ketum, InsyaAllah Sukabumi AMIN menang mutlak’. Apalagi kalau saudara-saudara, bapak-bapak, sahabat, teman-teman semua, pulang dari sini, satu hati, satu barisan, satu pikiran gerak ke masyarakat,” ucap Cak Imin.
“Kita akan mutlak menangkan Sukabumi dan Jawa Barat, sanggup?” kata Cak Imin kepada masyarakat.
Cak Imin pun meyakini dapat memperoleh suara besar di Sukabumi. Dia juga percaya bisa menang satu putaran di Sukabumi. Apalagi setelah melihat banyaknya massa yang hadir dalam kampanye akbar kali ini.
“Yang penting menang, 51 persen, satu putaran, ” ungkap Cak Imin.
Dia juga mengingatkan pentingnya suara yang diberikan dalam menentukan kepemimpinan ke depan terutama bagi kesejahteraan para petani maupun kaum perempuan.
“Kita niatkan menjaga satu suara pun adalah amal kita untuk membela petani petani kita yang menderita, satu suara pun kita niatkan untuk pengabdian. Merubah nasib ibu-ibu perempuan yang menjadi tulang punggung keluarga, ibu-ibu yang menjadi tulang punggung ekonomi keluarga,” pungkas Cak Imin.
Selain menghadirkan para petinggi partai pendukung, panitia juga mendatangkan artos pentolan salah satu ajang pencarian bakat dangdut di salahsatu stasiun swasta, yaitu Gita KDI. Ia sengaja didatangkan panitia untuk menghibur warga, para kader dan simpatisan Paslon AMIN, dengan lantunan lagu dangdut dan religi.***
Foto : wartain.com/Yana
Editor : Aab Abdul Malik
Reporter : Yana M Damara
