Wartain.com || Indeks risiko bencana di Kota Sukabumi masuk kedalam kategori sedang. Namun pemerintah mengingatkan masyarakat dan perangkat daerah agar tak meremehkan potensi bencana yang terjadi.
Hal tersebut diungkapkan Penjabat (Pj) Wali Kota Sukabumi Kusmana Hartadji saat menghadiri Forum Perangkat Daerah (FPD) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) pada Kamis 29/2/2024, di Kantor BPBD Kota Sukabumi.
Kusmana menjelaskan, potensi kebencanaan di Kota Sukabumi cukup dinamis. Artinya, meskipun indeks risiko bencananya sedang, tetapi berbagai bencana kerap terjadi.
“Dari laporan yang diterima, tingkat kebencanaan di Kota Sukabumi tetap harus selalu diwaspadai. Apalagi saat curah hujan tinggi, seperti yang terjadi akhir-akhir ini,” katanya, melansir laman Dokpim Kota Sukabumi, Jumat 1/3/2024.
Berdasarkan data BPBD tahun lalu di Kota Sukabumi terjadi sebanyak 180 kali bencana dengan nilai taksiran kerugian materiil lebih kurang mencapai Rp6 miliar. Dirata-ratakan, setiap bulan terjadi 15 kali kejadian
Berkaca dari hal tersebut, Pj Wali Kota menegaskan perlunya peran aktif perangkat daerah teknis untuk memitigasi potensi bencana.
“Kita tak bisa melawan alam. Tapi, setidaknya ada upaya-upaya yang mesti kita lakukan untuk meminimalkan risiko bencana. Dibutuhkan upaya-upaya prabencana maupun pascabencana dari perangkat daerah teknis maupun pemangku kepentingan lainnya,” ungkapnya.
Kusmana mengapresiasi BPBD sebagai sektor utama penanggulangan bencana yang selalu membangun komunikasi dan sinergi dengan berbagai pihak, termasuk para relawan. Antisipasi bencana penting dilakukan melalui tata ruang yang baik dan dukungan dari seluruh pemangku kepentingan.
“Pemerintah daerah bertanggung jawab terhadap upaya-upaya penanggulangan bencana di daerah. Kita harus terus meningkatkan peran yang harus hadir di tengah masyarakat,” tegasnya.
Upaya menjalin sinergitas antarelemen dilakukan melalui forum perangkat daerah. Forum tersebut merupakan wadah menampung berbagai masukan maupun menyamakan persepsi berkaitan dengan upaya-upaya penanggulangan bencana.
“Peran dan fungsi BPBD sangat besar. Tapi tentu perlu didukung berbagai pihak, termasuk komunitas maupun relawan kebencanaan,” pungkasnya.***
Foto: Dokpim Kota Sukabumi
Editor: Raka A. Firmansyah
(Red)
