Wartain.com || Pemerintah Kabupaten Sukabumi terus mendorong transformasi birokrasi dengan menitikberatkan pada peningkatan kualitas sumber daya manusia, khususnya Aparatur Sipil Negara (ASN).
Upaya ini menjadi bagian dari strategi untuk memperkuat pelayanan publik yang lebih efektif dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat. Melalui Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM), program penguatan kapasitas ASN dipercepat sepanjang tahun 2026.
Kepala BKPSDM Kabupaten Sukabumi, Ganjar Anugrah, menyampaikan bahwa peningkatan kompetensi ASN menjadi hal mendesak di tengah perubahan birokrasi yang semakin dinamis. Menurutnya, ASN memiliki peran penting dalam mewujudkan visi Sukabumi yang maju, unggul, berbudaya, dan berkah.
“ASN adalah tulang punggung dalam mewujudkan visi Sukabumi Maju, Unggul, Berbudaya, dan Berkah (Mubarokah). Kami ingin memastikan ASN tidak hanya bekerja, tetapi memberikan pelayanan terbaik yang berorientasi pada masyarakat,” ujar Ganjar, Senin (27/04/2026).
Oleh karena itu, ASN dituntut tidak hanya menjalankan tugas administratif, tetapi juga mampu memberikan pelayanan terbaik yang berorientasi pada kepentingan masyarakat. Program peningkatan kapasitas ini diikuti oleh 12.394 peserta dari berbagai daerah di Indonesia.
Rinciannya terdiri dari 4.590 Pegawai Negeri Sipil (PNS), 4.636 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) penuh waktu, serta 3.168 PPPK paruh waktu. Seluruh kegiatan dilaksanakan secara virtual guna menjangkau peserta secara luas.
Selain penguasaan teknologi informasi, program ini juga menekankan penguatan nilai-nilai dasar seperti iman dan takwa, sejalan dengan arah pembangunan daerah.
BKPSDM pun menetapkan tiga fokus utama dalam pembinaan ASN, yakni profesionalisme, kedisiplinan, dan kemampuan beradaptasi dengan perkembangan teknologi. Ganjar menegaskan bahwa integritas menjadi fondasi utama dalam menjalankan tugas sebagai abdi negara.
Ia juga mendorong ASN untuk meninggalkan pola kerja lama yang dinilai kurang efektif, serta lebih siap menghadapi tantangan birokrasi modern. Langkah ini diharapkan mampu menciptakan tata kelola pemerintahan yang lebih efisien dan akuntabel.
Pemerintah daerah menargetkan birokrasi yang ramping dalam proses, namun memiliki dampak besar terhadap kinerja dan manfaat bagi masyarakat.
BKPSDM optimistis, melalui program ini akan lahir ASN yang loyal, profesional, serta mampu menjadi garda terdepan dalam menjaga kepercayaan publik terhadap Pemerintah Kabupaten Sukabumi.***
Editor : Aab Abdul Malik
(Intan)
