Wartain.com || Antusiasme masyarakat semakin terasa menjelang peluncuran perdana KA Jaka Lalana pada 14 Desember 2025. Kereta wisata yang melayani rute Jakarta–Bogor–Sukabumi–Cianjur ini menjadi sorotan karena menawarkan konsep perjalanan yang lebih nyaman sekaligus menyasar sektor pariwisata Jawa Barat.
Hingga kini, PT Kereta Api Indonesia (KAI) masih menahan diri untuk mengumumkan tarif resmi. Meski begitu, berbagai perkiraan beredar, dan tarif diprediksi berada di rentang Rp100.000 hingga Rp300.000 per penumpang. Estimasi ini merujuk pada pola tarif layanan kereta wisata sebelumnya, dengan penyesuaian fasilitas dan kelas layanan.
KA Jaka Lalana sendiri dikembangkan sebagai kereta wisata bernuansa premium. Penumpang akan dimanjakan dengan kursi yang lebih nyaman, layanan konsumsi, hingga kemungkinan paket perjalanan yang terintegrasi dengan destinasi-destinasi favorit di wilayah Cianjur.
Momen peluncuran yang bertepatan dengan musim libur Natal dan Tahun Baru membuat animo masyarakat diperkirakan melonjak. Tiket diprediksi cepat terserap begitu penjualan dibuka. Pada masa awal operasional, KAI juga diperkirakan menggelontorkan promo potongan harga 20–30 persen untuk menarik minat penumpang.
Pemesanan rencananya dapat dilakukan melalui aplikasi KAI Access dan berbagai mitra penjualan tiket resmi.
“Kehadiran KA Jaka Lalana diharapkan menjadi pilihan perjalanan baru yang lebih nyaman, sekaligus mendorong tumbuhnya pariwisata Jawa Barat,” ujar salah satu pejabat KAI.
Dengan waktu tempuh sekitar 4 jam 45 menit dari Stasiun Gambir menuju Cianjur dan layanan bernuansa wisata, KA Jaka Lalana diproyeksikan menjadi primadona baru bagi wisatawan maupun komuter yang ingin menikmati perjalanan berbeda.*** (RAF)
