Wartain.com – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sukabumi dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Hamzah Gurnita, S.H., menggelar agenda reses kedua tahun sidang 2026 titik keempat di Aula Desa Cihaur, Kecamatan Simpenan, Kabupaten Sukabumi, pada Jumat (5/6/2026).
Kehadiran legislator asal Dapil 1 ini disambut baik dan penuh antusias oleh warga setempat. Masyarakat yang memadati lokasi reses mengapresiasi aksi nyata Hamzah yang dinilai responsif dan terbukti memperjuangkan kebutuhan mendasar masyarakat di pelosok daerah.
Kegiatan serap aspirasi ini berfokus pada sejumlah sektor krusial, mulai dari pertanian, pertambangan, pariwisata, hingga infrastruktur jalan yang menjadi kerinduan lama warga.
Dalam reses tersebut, Hamzah menyampaikan kabar baik terkait realisasi pembangunan jalan penghubung Cigaru-Cikramat yang selama puluhan tahun belum tersentuh perbaikan. Pembangunan infrastruktur jalan ini dipastikan akan segera berjalan melalui skema Dana Alokasi Khusus (DAK).

“Ya, alhamdulillah hari ini saya melaksanakan reses di Desa Cihaur, Kecamatan Simpenan. Kita merasa antusias karena ada beberapa poin yang masuk dalam pembahasan. Masih sama, salah satunya itu adalah infrastruktur, kemudian kesehatan, pertanian, tambang, dan pariwisata, yang nanti akan menjadi pembahasan di DPRD Kabupaten Sukabumi,” ujar Hamzah kepada awak media.
Ia menambahkan bahwa kondisi geografis Desa Cihaur memang berada di pelosok. Oleh karena itu, kepastian pembangunan jalan ini menjadi angin segar yang sangat disyukuri oleh masyarakat.
“Di sini kan emang pelosok sekali, ya Alhamdulillah di tahun sekarang akan ada pembangunan ruas jalan Cigaru-cikramat. Ini menjadi harapan dan impian dari warga Cihaur dan Kertajaya karena sudah beberapa tahun, atau bahkan puluhan tahun tidak pernah tersentuh. Hari ini, alhamdulillah dari jaman kepemimpinan Asep Jafar bisa dijawab. Ini masuk skema melalui DAK bisa di-cover, dan insyaallah secepatnya akan dibangun,” tambahnya.
Selain masalah infrastruktur, Hamzah juga menangkap potensi Desa Cihaur sebagai desa perintis wisata lewat destinasi Puncak Rindu. Aksi nyatanya ke depan akan diarahkan untuk mendorong pengembangan sektor ini demi mendongkrak perekonomian lokal.
“Jadi, ini desa perintis wisata, karena ada wisata Puncak Rindu. Ini akan bagus sebetulnya untuk meningkatkan wisata dari Desa Cihaur, insyaallah akan kita coba bantu kedepannya. Intinya kita akan fokuskan wisata apa yang akan digarap oleh desa di Cihaur, sehingga ini menjadi daya tarik untuk warga luar ke Cihaur,” jelas Hamzah.***
Editor : Aab Abdul Malik
(Yosep)
