Wartain.com || Peningkatan kualitas layanan kesehatan menjadi salah satu fokus pembangunan Kota Sukabumi. Hal itu ditegaskan Wali Kota Sukabumi, Ayep Zaki, dalam pertemuan dengan Menteri Kesehatan RI, Budi Gunadi Sadikin, di Gedung Adiyatma Kemenkes, Jakarta, Selasa (30/9/2025) sore.
Dalam audiensi yang juga dihadiri Plt. Direktur RSUD R. Syamsudin, S.H, perwakilan Bappeda, serta Dewan Pengawas RSUD, Pemkot Sukabumi menyampaikan berbagai usulan penguatan layanan kesehatan, baik untuk rumah sakit maupun Puskesmas.
Menurut Ayep, pemerintah kota mengajukan peningkatan kinerja RSUD R. Syamsudin, S.H, RS Al Mulk, serta 15 Puskesmas yang tersebar di Kota Sukabumi.
“Alhamdulillah, usulan ini ditanggapi positif oleh Pak Menteri Kesehatan. Beliau berkomitmen memberikan dukungan agar layanan kesehatan di Sukabumi semakin kuat,” ujarnya.
Wali Kota juga menyoroti pentingnya pemanfaatan kelebihan pendapatan dari pengelolaan BLUD RSUD R. Syamsudin, S.H. Dana tersebut, kata Ayep, idealnya bisa digunakan membantu masyarakat kurang mampu, termasuk pembiayaan iuran BPJS Kesehatan.
“Skema ini tidak hanya memperluas akses layanan kesehatan, tapi juga sejalan dengan program prioritas pemerintah daerah,” tambahnya.
Dalam usulan yang disampaikan, Pemkot Sukabumi menekankan kebutuhan tambahan fasilitas medis, di antaranya hemodialisa, kamar operasi, endoskopi, serta peralatan pendukung seperti urine analyser, hematology analyser, alat kemoterapi, hingga obat-obatan sitostatika untuk layanan di Puskesmas.
Ayep menegaskan, kerja sama erat antara pemerintah pusat dan daerah sangat penting dalam memperkuat pelayanan kesehatan. “Kami mohon doa dari masyarakat agar upaya ini berjalan lancar dan benar-benar memberikan manfaat nyata bagi warga Kota Sukabumi,” tutupnya.***(RAF)
Editor : Aab Abdul Malik
