Wartain.com || Penjabat (Pj) Gubernur Jawa Barat Bey Machmudin meninjau langsunh lokasi bencana tanah longsir di Kampung Sekarwangi, Kecamatan, Cibadak, Kabupaten Sukabumi pada Senin 29/1/2023.
Bey didampingi jajaran Mitigasi Bencana Badan Geologi, Wakil Bupati Sukabumi, serta kepala BPBD.
“Alhamdulilah kami disini bersama para pusat Mitigasi Bencana Badan Geologi dan juga ada Wakil Bupati serta Kepala BPBD bersama-sama tinjau bencana longsor,” katanya.
Ia menyebut, untuk penanganan fungsi sudah sangat baik dan jadi nanti akan dikerahkan tim, untuk meneliti struktur Tanah di lokasi bencana.
“Karena ini ada 13 yang betul-betul tertimbun, 6 dalam lainnya masuk dalam Zona Merah dan 60 rumah terancam dan kita tunggu solusinya itu seperti apa kedepannya,” paparnya.
Pihaknya akan terus mencari solusi bersama Kepala BPBD, mengingat kondisi rumah yang nanti nya akan direlokasi atau dibangun ulang.
“Kita juga terus mencari Solusi bersama Kepala BPBD bagaimana rumah saudara-saudara kita ini apakah mau direlokasi atau menunggu hasil dari
Mengingat semua rumah warga disini sudah tidak aman lagi dengan melihat kondisi tanahnya dan pihaknya juga menghimbau bahwa kedepannya agar lebih hati-hati dalam memilih lokasi jangan sampai kondisi seperti ini terulang kembali.
“Intinya kami ingin semuanya aman, tidak lagi terulang seperti ini . Dan juga saya menghimbau untuk masyarskat di Jawa Barat bahwa hati-hati dengan pemilihan tanah jangan sampai dikondisi-kondisi yang tertentu didirikan rumah,” imbuhnya.
Meskipun demikian, pihaknya akan terus berkoordinasi dengan Badan Geologi, juga BMKG mengenai untuk mengevakuasi rumah yang tertimbun.
“Kami akan terus berkoordinasi dengan Badan Geologi dan juga BMKG untuk posisi seperti ini. Mengenai evakuasi rumah yang tertimbun, sepertinya akan sulit pastinya dan membahayakan yang lainnya,” paparnya.
Bey juga mengungkapkan, pihaknya banga terharap Kades Sekarwangi yang tanggap akan bencana melihat penanganan awal sebelum terjadi longsor terjadi dapat menyelamatkan banyak nyawa.
“Kami juga bangga melihat penanganan dari BPBD juga sangat baik, tetap diperhatikan. Nah sekarang tinggal kita memikirkan kedepannya , semua proses ini harus di Assessment dan juga melihat dari anggaran. Kami akan terus berkoordinasi dan secepatnya nyaman dan aman,” pungkasnya.***
Foto: Humas Pemkab Sukabumi
Editor: Raka A. Firmansyah
(Raika P. Damara)
