Wartain.com || Sudah lebih dari sepekan harga komoditas cabai rawit merah di Kota Sukabumi melonjak. Saat ini harga cabai rawit merah menembus angka Rp80 ribu dari harga semula berkisar Rp40-45 ribu.
Peralihan menuju musim kemarau menjadi salah satu melonjaknya harga cabai rawit merah. Hal itu mempengaruhi jumlah stok di pasar induk maupun pengepul menipis.
“Setahu saya bisa jadi karena mulai kemarau, biasanya panennya suka susah, itu juga ngaruh ke stok di tengkulak sama pasar induk di Jakarta yang biasa saya ngambil,” ujar Asep (38) salah satu pedagang di Pasar Gudang, Kota Sukabumi kepada wartain.com, Kamis (1/8/2024)
“kalau sekarang mahal, rata-rata disini (Pasar Gudang) nembus harga di Rp80 ribu (per kilogram). Sebelumnya saya jual paling di Rp40 ribuan,” tambahnya.
Hal itu nampaknya sangat berdampak terhadap konsumen. Rita (42) salah satu pedagang seblak di wilayah Warudoyong, Kota Sukabumi mengeluhkan harga cabai yang masih tinggi.
“Kerasa sih, kita sebagai penjual juga kadang bingung ngakalinnya gimana. Stok di pasar juga kadang gak semua merah ada yang campur ijo sedikit ngaruh ke rasa, tapi mau gimana lagi,” ujarnya.
Rita berharap harga cabai rawit merah bisa stabil kembali begitu pun komoditas lainnya.***(RAF)
