Wartain.com – Merah Putih sepanjang 100 meter membentang di Kecamatan Palabuhanratu, Sabtu (24/10/2026). Kirab itu menjadi puncak Peringatan Hari Santri Nasional 2026 yang digelar meriah meski sempat diguyur hujan pagi hari.
Ketua pelaksana Muhammad Fadil Muadillah mengatakan peringatan tahun ini dimajukan ke tanggal 24 Oktober atas pertimbangan para masyayikh. Namun hal itu tak mengurangi semangat peserta dari berbagai ponpes, sekolah, hingga warga umum.
“Antusiasme luar biasa. Pagi hujan, tapi siang membaik, kegiatan bisa jalan lancar,” katanya.
Tak hanya kirab, panitia juga menggelar lomba-lomba edukatif:
– Lomba azan untuk santri Diniyah dan MI
– Lomba mewarnai untuk TK/PAUD
– Lomba kaligrafi usia 10-12 tahun
– Lomba video kreatif antar pesantren
Fadil menyebut semua kegiatan dirancang untuk menanamkan nilai agama sekaligus cinta tanah air sejak dini.
Ia pun menitip pesan khusus bagi santri. “Tetap jaga ukhuwah Islamiah dan ukhuwah wathaniah. Kirab bendera 100 meter ini adalah komitmen kami kaum pesantren untuk menjaga persaudaraan umat dan keutuhan bangsa,” tegas Fadil.***
Editor: Aab Abdul Malik
(Dul)
