Wartain.com – Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca Kabupaten Sukabumi pada Kamis, 23 Juli 2026 umumnya cerah hingga cerah berawan. Masyarakat diimbau mewaspadai radiasi sinar ultraviolet yang masuk kategori ekstrem pada siang hari.
Berdasarkan data cuaca terkini, pagi hari di Sukabumi diprediksi mostly sunny dengan suhu 24°C – 26°C dan peluang hujan hanya 1-2%. Memasuki siang pukul 11.00 – 12.00 WIB, cuaca partly cloudy dengan suhu tertinggi mencapai 27°C.
“UV Index akan mencapai 11 atau Ekstrem pada pukul 11.00 hingga 12.00 WIB,” berdasarkan data prakiraan. Setelah itu UV turun menjadi 10 pada pukul 13.00 WIB dan 8 pada pukul 14.00 WIB.
Memasuki sore hingga malam, suhu berangsur turun ke 25°C – 19°C dengan kondisi partly cloudy. Kelembapan udara cukup tinggi mencapai 90% – 95% pada malam hari. Angin bertiup dari arah selatan – tenggara dengan kecepatan 3 – 16 km/jam. Matahari terbit pukul 06.05 WIB dan terbenam pukul 17.52 WIB. Suhu terendah diprediksi 17°C dan tertinggi 28°C.
Prakiraan Per Kecamatan
BMKG juga merilis prakiraan untuk beberapa kecamatan di Sukabumi hari ini:
– Palabuhanratu: Cerah, 21–28 °C
– Simpenan: Cerah Berawan, 20–27 °C
– Cikakak: Cerah, 19–27 °C
– Bantargadung*l: Cerah, 20–28 °C
– Cisolok: Cerah, 19–27 °C
– Cikidang: Cerah Berawan, 19–28 °C
Kelembapan di wilayah pesisir dan pegunungan berkisar antara *56% – 94%*.
Kondisi Perairan
Untuk perairan Sukabumi, BMKG memprakirakan cuaca berawan tebal hingga cerah berawan dengan suhu 25°C – 26°C. Ketinggian gelombang laut mencapai 2,5 – 2,6 meter kategori tinggi. Kecepatan angin 19 – 22 knots dari arah tenggara – timur.
Nelayan dan pelaku wisata bahari diimbau meningkatkan kewaspadaan saat beraktivitas di laut.
Tips Aman Beraktivitas
1. Hindari paparan langsung*l di bawah matahari antara pukul 10.00 – 14.00 WIB karena UV ekstrem.
2. Gunakan topi, kacamata, dan sunscreen saat beraktivitas di luar ruangan.
3. Jaga hidrasi karena suhu siang cukup panas dan kelembapan malam tinggi.
Dengan kondisi cuaca yang cerah, aktivitas masyarakat di luar ruangan dapat berjalan lancar. Namun tetap pantau perkembangan cuaca melalui kanal resmi BMKG.***
Sumber: Weather Channel API & BMKG
Editor : Aab Abdul Malik
(Dul)
