26.7 C
Jakarta
Rabu, September 9, 2026

Latest Posts

Prakiraan Cuaca Sukabumi 8 September 2026: Berawan, Masih Waspada Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau

Wartain.com – BMKG memprakirakan cuaca Kabupaten Sukabumi, Selasa 8 September 2026 berawan hingga berpotensi hujan ringan di siang hari. Masyarakat juga diminta tetap waspada terhadap sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau yang erupsi sejak 4 September 2026.

Prakiraan Cuaca Sepanjang Hari

Berdasarkan data BMKG, kondisi cuaca di Sukabumi hari ini cenderung berawan.

– Pagi 08.00 – 10.00 WIB: Sebagian Berawan. Suhu 23°C – 27°C. Kelembapan 63% – 84%. Peluang hujan 6-7%
– Siang 11.00 – 14.00 WIB: Berawan hingga Hujan. Suhu tertinggi 29°C pada pukul 12.00 WIB. Peluang hujan paling besar 33% di jam 12.00 WIB
– Sore – Malam 15.00 – 23.00 WIB: Berawan hingga Mendung. Suhu turun ke 21°C – 28°C. Peluang hujan 3-18%
– Angin: Berembus dari arah selatan – tenggara dengan kecepatan 4 – 13 km/jam
– UV Index: Mencapai level _Extreme_ 11 pada pukul 10.00 – 12.00 WIB. Hindari aktivitas luar terlalu lama tanpa pelindung
– Kualitas Udara: AQI 136 kategori Unhealthy for Sensitive Groups

Matahari terbit pukul 05:49 WIB dan terbenam pukul 17:50 WIB.

Status Erupsi Gunung Anak Krakatau

Gunung Anak Krakatau masih dalam Status Level III Siaga. Erupsi terjadi sejak Jumat malam 4/9/2026 pukul 23.23 WIB dan masih berlangsung disertai dentuman.

BMKG mencatat adanya sebaran abu vulkanik yang cukup luas. Berdasarkan citra satelit Minggu 6/9/2026, abu pada ketinggian 20.000 kaki bergerak ke arah timur laut hingga selatan, menyelimuti sebagian DKI Jakarta, Banten, dan Jawa Barat termasuk wilayah Sukabumi.

Hingga saat ini BMKG telah menerbitkan sedikitnya 50 peringatan SIGMET untuk keselamatan navigasi udara.

Imbauan Waspada Abu Vulkanik

DP3A Kabupaten Sukabumi, Dinkes, PMI dan BPBD mengimbau warga tetap tenang namun waspada. Beberapa langkah perlindungan yang disarankan:

1. Gunakan masker saat beraktivitas di luar rumah. Prioritaskan masker N95 atau masker medis
2. Lindungi mata dengan kacamata untuk menghindari iritasi
3. Kurangi aktivitas di luar rumah dan tutup rapat pintu, jendela serta ventilasi
4. Lindungi sumber air dan makanan dari paparan abu
5. Bersihkan abu dengan cara dibasahi terlebih dahulu agar tidak beterbangan dan terhirup
6. Pengendara diminta berhati-hati karena abu dapat mengurangi jarak pandang

Perhatian khusus diberikan kepada kelompok rentan seperti anak-anak, ibu hamil, lansia, dan penyandang disabilitas.

Apabila mengalami sesak napas, batuk berat, nyeri dada, atau iritasi mata, segera periksa ke fasilitas pelayanan kesehatan terdekat.

Pesan Penting

Masyarakat diminta hanya mengikuti informasi dari sumber resmi seperti BMKG, PVMBG, BNPB, dan BPBD. Jangan menyebarkan informasi yang belum terverifikasi.

Tetap siaga, jaga kesehatan, dan pantau terus perkembangan cuaca serta status Gunung Anak Krakatau.***

Editor : Aab Abdul Malik

(Dul)

Latest Posts

spot_imgspot_img

Don't Miss

Stay in touch

To be updated with all the latest news, offers and special announcements.