Wartain.com – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca Kabupaten Sukabumi pada Minggu, 6 September 2026 didominasi cerah berawan hingga mendung sepanjang hari.
Meski potensi hujan kecil, masyarakat diimbau tetap waspada terhadap kualitas udara dan abu vulkanik Gunung Anak Krakatau.
Cerah Berawan, UV Ekstrem Siang Hari
Berdasarkan data cuaca, sepanjang pagi hingga siang hari wilayah Sukabumi diprakirakan cerah berawan – berawan sebagian.
Suhu udara berkisar 19°C – 30°C, dengan kelembapan antara 47% – 94%.
Puncak suhu tertinggi terjadi siang hari di kisaran 29°C. Namun perlu diwaspadai, Indeks UV mencapai level 11 atau Ekstrem pada pukul 11.00 – 13.00 WIB.
Warga yang beraktivitas di luar ruangan disarankan menggunakan pelindung seperti topi, kacamata, dan tabir surya.
Angin bertiup dari arah selatan – tenggara dengan kecepatan 5 – 45 km/jam. BMKG mengingatkan potensi peningkatan kecepatan angin di pesisir selatan Kabupaten Sukabumi.
Matahari terbit pukul 05:50 WIB dan terbenam pukul 17:50 WIB.
Kualitas Udara Kurang Baik, Waspada Abu Vulkanik
Pagi ini kondisi udara Sukabumi tercatat hazy/kabur dengan AQI 103 yang masuk kategori Tidak Sehat untuk Kelompok Sensitif.
Dengan kondisi tersebut, warga terutama anak-anak, lansia, dan penderita gangguan pernapasan diminta membatasi aktivitas di luar ruangan dan menggunakan masker.
BMKG juga mengimbau masyarakat mewaspadai potensi sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau yang dapat terbawa angin. Gunakan masker, tutup ventilasi rumah, dan jaga kesehatan mata jika beraktivitas di luar.
Kondisi Maritim
Untuk wilayah perairan, BMKG mengeluarkan peringatan dini potensi angin maksimum 20 knot atau 37 km/jam dari arah Timur Laut hingga Tenggara yang berlaku 24 jam mulai 6 September 2026 pukul 07.00 WIB.
Nelayan dan pengguna jasa pelayaran diimbau meningkatkan kewaspadaan.
Rangkuman Cuaca 6 September 2026:
– Cuaca: Cerah berawan – Mendung
– Suhu: 17°C – 30°C
– UV: Ekstrem 11 siang hari
– Angin: 5 – 45 km/jam, waspada di pesisir selatan
– AQI: 103 – Tidak sehat untuk sensitif
Tetap pantau informasi terbaru dari BMKG dan hindari aktivitas berlebihan di luar ruangan saat siang hari.***
Editor : Aab Abdul Malik
(Dul)
