Wartain.com – Nama PTM Satelite Cisaat kembali bersinar. Di ajang Turnamen Tenis Meja PWI Cup II Kota Sukabumi tahun 2026, klub asal Kabupaten Sukabumi ini sukses mengamankan 5 podium sekaligus.
Turnamen yang berlangsung beberapa hari lalu itu menjadi panggung bagi atlet-atlet muda binaan PTM Satelite untuk unjuk kemampuan. Hasilnya, kontingen dari Kecamatan Cisaat pulang dengan kepala tegak membawa medali dan piala.
Bintang utamanya jelas Nathan Maulana. Atlet yang berasal dari Desa Babakan Panjang, Kecamatan Nagrak, berusia 12 tahun ini tampil luar biasa. Ia tidak hanya juara di satu nomor, tapi langsung menyapu bersih Divisi Pelajar dan Divisi D. Dua gelar juara dalam satu turnamen jadi bukti kelas Nathan.
Konsistensi Nathan di tenis meja membuat lawan-lawannya kewalahan. Footwork cepat, pukulan forehand tajam, dan mental bertanding yang tenang membuatnya sulit dikalahkan meski usianya paling muda di beberapa kategori.
Selain Nathan, ada tiga atlet lain yang juga mengharumkan nama PTM Satelite. Mereka finish di posisi Juara III Bersama.
Arsyad menyumbang podium dari Divisi Pelajar. Lalu Ali tampil solid di Divisi C. Terakhir, Ine juga berhasil masuk podium di Divisi D. Lima podium ini menunjukkan kedalaman skuad PTM Satelite.
Asep Adul selaku Ketua PTM Satelite mengaku bangga. Menurutnya, hasil ini tidak datang tiba-tiba. Ada proses latihan keras setiap sore di basecamp Cisaat yang dijalani anak-anak.

“Alhamdulillah, kami sangat bersyukur dengan hasil yang diraih anak-anak di PWI Cup II. Lima podium ini menjadi kebanggaan bagi PTM Satelite dan mudah-mudahan bisa menjadi motivasi bagi atlet-atlet lainnya untuk terus berlatih,” ujar Bos Adul, Minggu (6/9/2026).
Ia menyoroti khusus pencapaian Nathan. Di usia yang baru 12 tahun, mampu bersaing dan menang di dua kategori berbeda bukan hal mudah. Itu sinyal bahwa pembinaan berjalan di jalur yang benar.
“Prestasi Nathan tentu sangat membanggakan. Dia masih muda dan sudah mampu bersaing di dua kategori. Yang terpenting sekarang bagaimana menjaga semangatnya untuk terus latihan dan tidak cepat puas dengan hasil yang sudah diraih,” tambah Asep.
Bos Adul juga mengapresiasi PWI Kota Sukabumi sebagai penyelenggara. Menurutnya, turnamen seperti PWI Cup sangat dibutuhkan sebagai tolok ukur kemampuan atlet daerah.
Ia berharap ke depan semakin banyak kompetisi usia dini digelar. Karena dari sanalah bibit-bibit atlet berprestasi Sukabumi bisa lahir dan naik ke level provinsi bahkan nasional.
Dengan tambahan 5 podium ini, PTM Satelite menegaskan posisinya sebagai salah satu klub pembinaan terbaik di Sukabumi. Target berikutnya: mencetak lebih banyak Nathan-Nathan baru dari Cisaat untuk Jawa Barat.***
Editor : Aab Abdul Malik
(Dul)
