Wartain.com – Jembatan Tegaldatar yang berada di wilayah Kampung Tegaldatar, Desa Neglasari, Kecamatan Lengkong, Kabupaten Sukabumi, diresmikan pada Rabu, 9 September 2026. Peresmian tersebut disambut antusias oleh masyarakat yang selama ini menantikan hadirnya akses penghubung yang lebih layak dan aman.
Jembatan yang memiliki panjang sekitar 30 meter dengan lebar 3 meter tersebut menjadi bagian penting bagi mobilitas masyarakat setempat. Pembangunannya juga menjadi buah dari proses panjang serta kolaborasi berbagai pihak.
Ketua RW 05 sekaligus perwakilan warga Tegaldatar, Sahrudin (39), menyampaikan rasa syukur atas rampungnya pembangunan jembatan tersebut.
“Alhamdulillah, peresmian jembatan ini sesuai dengan yang sudah diagendakan sejak awal, yaitu tanggal 9 bulan 9. Jembatan sudah selesai dan antusiasme warga sangat baik sehingga acara peresmian dapat terselenggara dengan sukses,” ujarnya.
Menurutnya, proses pembangunan jembatan tidak terlepas dari berbagai kendala yang sempat dihadapi. Namun, persoalan tersebut akhirnya dapat diselesaikan melalui komunikasi dan kolaborasi antara masyarakat dengan berbagai pihak.
Sahrudin menjelaskan, salah satu proses penting yang dilakukan adalah adanya aksi dari kaum ibu yang turut mendorong penyelesaian persoalan terkait hak alih guna jalan. Upaya tersebut kemudian menghasilkan kesepakatan sehingga pembangunan jembatan dapat dilaksanakan.
“Alhamdulillah, dengan adanya aksi dari ibu-ibu untuk meminta dan melakukan penandatanganan kesepakatan hak alih guna jalan, akhirnya persoalan bisa diselesaikan dan pembangunan jembatan ini dapat dilaksanakan,” jelasnya.
Ia menambahkan, pembangunan jembatan tersebut merupakan hasil kolaborasi antara masyarakat, pihak manajemen perusahaan, unsur Muspika, TNI-Polri, serta sejumlah elemen masyarakat lainnya, termasuk FKPPI.
Untuk pembiayaan pembangunan, Sahrudin menyebut seluruh biaya pembangunan ditanggung oleh pihak PT Clariant. Sementara masyarakat turut berkontribusi melalui swadaya, terutama dalam membantu proses pengerjaan di lapangan.
“Untuk pembiayaan 100 persen dari PT Clariant. Masyarakat membantu melalui swadaya, terutama dalam proses pengerjaan,” katanya.
Ia berharap keberadaan jembatan tersebut dapat dijaga dan dirawat bersama oleh masyarakat agar dapat digunakan dalam jangka panjang.
“Kami berharap warga Tegaldatar ke depannya bisa menjaga fasilitas yang sudah dibangun, khususnya jembatan ini, serta bersama-sama menjaga keamanan dan kenyamanannya,” ungkapnya.
Kemudian selain itu Ua juga berharap PT Clariant semakin sukses dan berkembang sehingga ke depan dapat terus memberikan kontribusi positif bagi masyarakat, tidak hanya di Kampung Tegaldatar, tetapi juga wilayah lainnya.
“Harapannya PT Clariant bisa semakin sukses dan maju serta dapat membantu masyarakat bukan hanya di Kampung Tegaldatar, tetapi juga kampung-kampung lain, khususnya di Desa Neglasari, Kecamatan Lengkong, maupun wilayah lain seperti Desa Bantarsari, Kecamatan Jampang Tengah,” pungkasnya.
Sementara itu, Sekretaris Kecamatan Lengkong, Cecep Solehuna, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada PT Clariant yang telah memfasilitasi serta membangun jembatan tersebut.
“Atas nama pemerintah dan masyarakat, kami mengucapkan terima kasih kepada PT Clariant yang telah memfasilitasi dan membangun jembatan ini,” ujar Cecep.
Ia berharap masyarakat, khususnya warga Desa Neglasari dan Kampung Tegaldatar, dapat menjaga serta merawat jembatan tersebut sehingga manfaatnya dapat dirasakan dalam waktu yang panjang.
“Mudah-mudahan masyarakat bisa menjaga dan merawatnya, sehingga jembatan ini bisa lama digunakan dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” katanya.
Cecep menilai proses hingga terealisasinya pembangunan jembatan tersebut merupakan perjalanan yang cukup panjang. Karena itu, ia mengajak seluruh masyarakat untuk menjaga hasil pembangunan yang telah diwujudkan melalui kerja sama berbagai pihak.
“Ini merupakan perjalanan yang sangat panjang, mulai dari proses awal sampai akhirnya jembatan ini dibangun. Mudah-mudahan seluruh masyarakat dapat merawat dan memanfaatkannya dengan sebaik-baiknya,” tandasnya.
Dengan diresmikannya jembatan tersebut, masyarakat Tegaldatar kini memiliki akses penghubung yang diharapkan dapat mendukung aktivitas sehari-hari sekaligus meningkatkan konektivitas dan kemudahan mobilitas warga.***
Editor : Aab Abdul Malik
(Intan)
