26.7 C
Jakarta
Minggu, September 27, 2026
Beranda blog Halaman 1966

Pisah Sambut Pangdam III Siliwangi, Turut Dihadiri Wakil Bupati Sukabumi

0

Wartain.com, Bandung || Wakil Bupati Sukabumi H. Iyos Somantri Mewakili Bupati, Menghadiri Acara Lepas Sambut Pangdam III/ Siliwangi dan Ketua Persit Kartika Chandrakirana Daerah III/Siliwangi , Bertempat di Gedung Graha Manggala Siliwangi Jl. Aceh No. 66 Kota Bandung, Selasa, 22/08/2023.

Kegiatan yang dihadiri oleh Gubernur dan Forkopimda Provinsi Jawa Barat serta Forkopimda Provinsi Banten ini, dilaksanakan dalam rangka lepas sambut Panglima Daerah Militer III/ Siliwangi dan Ketua Persit Kartika Chandrakirana dari Mayjen TNI Kunto Arief Wibowo dan Ny. Mia Kunto Arief Wibowo Kepada Mayjen TNI Erwin Djatniko dan Ny. Dwi Erwin Djatniko.

Diakhir Acara Wakil Bupati mengucapkan terima kasih dan apresiasinya terhadap Mayjen TNI Kunto Arief Wibowo, yang telah menjalankan tugasnya. Dan tentunya berharap sinergitas Kodam / III Siliwangi kedepan semakin terjalin dengan Pemerintah Kabupaten Sukabumi.

Turut mendampingi dalam acara tersebut perwakilan Kepala Badan Kesbangpol Kab. Sukabumi.***

Editor : Aab Abdul Malik

(M. Nabil)

Bupati Sukabumi Laksanakan Ground Breaking Pengolahan Sampah Di TPA Cimenteng

0

Wartain.com, Sukabumi || Bupati Sukabumi H. Marwan Hamami, melaksanakan Ground Breaking Pengolahan Sampah menjadi Refuse Derived Fuel (RDF), di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Cimenteng, Cikembar, Rabu, 23/08/2023.

Pembangunan teknologi RDF ini, merupakan proyek kerja sama perusahaan dengan Pemerintah Daerah, sekaligus hadiah untuk Hari Jadi Kabupaten Sukabumi ke-153. Kolaborasi ini merupakan kontribusi aktif SCG, dalam target Pemda Kabupaten Sukabumi terkait pengurangan dan penanganan sampah, sekaligus pencapaian Net Zero per tahun 2050.

Presiden Direktur PT SCG Indonesia, Chakkapong Yingwattanathaworn, menjelaskan, pembangunan teknologi RDF ini merupakan manifestasi nyata dari prinsip-prinsip ESG 4 Plus yang dimiliki SCG, dengan fokus pada target pencapaian nol bersih emisi per tahun 2050, serta perwujudan industri hijau melalui setiap aspek operasional perusahaan. Inisiasi SCG ini sejalan dengan target Pemerintah Daerah Kabupaten Sukabumi, dalam pengurangan sampah sebesar 30% serta penanganan 70% sampah pada tahun 2025.

Bupati Sukabumi Laksanakan Ground Breaking Pengolahan Sampah Di TPA Cimenteng

Bupati sampaikan bahwa Ground Breaking Fasilitas RDF Adalah langkah inovatif dan progresif. Yang Merupakan bukti komitmen kita dalam menghadapi tantangan lingkungan, untuk transformasi yang lebih baik.

“Saya memandang, RDF ini merupakan solusi cerdas yang berkemampuan untuk mengubah limbah menjadi sumber energi yang bernilai. Munculnya RDF sebagai solusi yang kreatif dan inovatif, Proyek ini tidak hanya akan membantu mengurangi volume sampah di daerah, tetapi juga akan berkontribusi positif terhadap pasokan energi yang lebih berkelanjutan,” ungkapnya.

Dirinya menyadari bahwa implementasi RDF ini tidaklah mudah. Mengingat di RDF ini memerlukan investasi dalam teknologi dan fasilitas yang canggih, serta regulasi dan pengawasan yang ketat untuk memastikan proses ini berlangsung secara aman dan efisien.

“SCG ini menjadi pilihan, karena pengalamannya dalam penggunaan teknologi RDF sudah tidak diragukan lagi. Kerjasama ini menghasilkan win-win solution, baik untuk pemerintah daerah maupun untuk SSG. Selain itu, pendekatan ini juga memerlukan partisipasi aktif dari masyarakat dalam pemisahan sampah di tingkat rumah tangga, untuk efektivitas RDF”,” ungkapnya.***

Editor : Aab Abdul Malik

(SRM)

Wabup Sukabumi Hadiri FGD ROASTING Secara Virtual 

0

Wartain.com, Sukabumi || Wakil Bupati Sukabumi H.Iyos Somantri menghadiri Focus Group Discussion (FGD), program Rabu Observasi dan Aksi Sinergi Penanganan Stunting (ROASTING) secara virtual, di Ruang Pertemuan BKPSDM , Rabu, 23/08/2023.

FGD tersebut di ikuti oleh tiga kecamatan yaitu Kecamatan Kadudampit, Lengkong dan Simpenan. Ketiga kecamatan tersebut melaporkan inovasi dan interpensi pencegahan stunting.

Inovasi Kecamatan Kadudampit adalah Pentas Sigesit (pendekatan lintas sektor akselerasi sigap stunting), dari Kecamatan Lengkong ada inovasi lomba sehat bunda pintar (lomba untuk memotivasi bayi sehat dan bundanya pintar) sementara inovasi dari Kecamatan Simpenan adalah sisa ceting (simpenan siap cegah stunting).

Wabup dalam arahannya menyampaikan, dalam penanganan stunting harus fokus terhadap sasarannya.

Wabup Sukabumi Hadiri FGD ROASTING Secara Virtual

“Kita bisa menurunkan angka stunting secara signifikan apabila kita terus fokus, sasarannya adalah ibu hamil KEK dan anak yang di intervensi stunting dengan cara memberikan beras nutrizinc dan menjadi orang tua asuh anak stunting dengan fokus selama 3 bulan,” ungkapnya.

Wabup juga menyampaikan, salah satu faktor stunting adalah pernikahan anak usia dini, oleh karena itu semua harus sepakat untuk mencegah pernikahan anak usia dini.

“Penikahan anak juga merupakan faktor dari stunting, yang harus di cegah maka kita sepakat untuk mencegah pernikahan anak usya dini,”  ujarnya.

Terkait dengan survey kesehatan Indonesia, Wabup menghimbau kepada stakeholder untuk mengawal, memfasilitasi, dan membantu agar hasil SSGI dengan hasil FPPGDM bisa valid.

Lebih lanjut dalam rangka memberantas dan mengurangi angka stunting menuju kabupaten sukabumi zero new stunting, Wabup mengapresiasi semua inovasi-inovasi yang sudah di lakukan oleh kecamatan dan desa.***

Editor : Aab Abdul Malik

(RDN)

ASN Di Jakarta Mulai WFH, Ini Alasannya

0

Wartain.com, Jakarta || Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Menpan RB telah mengeluarkan kebijakan bagi Aparatur Sipil Negara (ASN)atau PNS yang bekerja di pemerintah pusat untuk dapat bekerja dari rumah atau work from home (WFH) mulai pada 21 Agustus 2023.

Memulai uji coba kerja dari rumah bagi 50 persen ASN di instansi yang bekerja merupakan bentuk dari upaya mengurangi polusi yang ada di Jakarta. Kebijakan tersebut muncul pasca Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melakukan uji coba wfh tersebut.

Menurut Pj Gubernur DKI Jakarta Heru Budi, dirinya akan melapor ke Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) apabila uji coba WFH ini dinilai efektif. Jika tidak, maka Heru Budi, bakal kembali menerapkan bekerja di kantor (work from office/WFO). Untuk mengawasi kinerja para ASN DKI yang WFH, dia meminta setiap pimpinan memantau aktivitas timnya melalui panggilan video (video call).

Konsepnya adalah WFH 50 persen dan bekerja dari kantor atau work from office (WFO) 50 persen. Kebijakan ini tak berlaku bagi ASN yang pekerjaannya bersinggungan dengan layanan publik, seperti pegawai di rumah sakit dan sekolah.

Uji coba WFH aparatur sipil negara (ASN) DKI berlangsung selama tiga bulan mulai 21 Agustus hingga 21 Oktober 2023 demi mengurangi polusi udara Jakarta. Kebijakan ini tak berlaku bagi ASN yang tugasnya bersinggungan dengan pelayanan publik, seperti pegawai di rumah sakit dan sekolah.

Kemudian persentase WFH ditambah menjadi 75 persen ketika perhelatan Konferensi Tingkat Tinggi atau KTT ASEAN 2023 di Ibu Kota pada 4-7 September agar menekan kemacetan. Pembelajaran jarak jauh (PJJ) pun berlaku pada periode ini, tapi guru dan tenaga pendidik tetap hadir di sekolah.

Seluruh ASN di Jakarta nantinya akan menyusul ASN Pemprov DKI akan bergiliran bekerja dari rumah atau WFH. Arahan itu diungkapkan Heru Budi Hartono usai rapat yang membahas polisi udra di Jakarta dan Bodebek di kantor Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Jumat 18 Agustus 2023

Dilansir dari metro.tempo, menurut keterangan Heru, Menko Maritim dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan yang memimpin rapat mengarahkan untuk WFH di semua kementerian tersebut.

Kebijakan ini tak urung mengundang kritikan, salah satunya dari pengamat kebijakan publik Universitas Trisakti Trubus Rahardiansah mengatakan penerapan work from home (WFH)atau bekerja dari rumah tidak banyak pengaruhnya terhadap pengurangan polusi udara di Jakarta.

“Setiap ada masalah, WFH yang ditawarkan, seolah WFH obat mujarab seperti aspirin, tiba-tiba langsung bisa sembuh,” kata Trubus di Balai Kota DKI, Senin, 14/08/2023.***

Foto: Dokumen ANTARA

Editor: Raka A. Firmansyah

Mahasiswa STIE Yasa Anggana Garut Sosialisasikan Pentingnya Melanjutkan Pendidikan

0

Wartain.com, Garut || Mahasiswa yang tergabung dalam kelompok KKN  PPM Tematik 2023 Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Yasa Anggana Garut di wilayah kerja Desa Cipareuan, Kecamatan Cibiuk, Kabupaten Garut, gelar sosialisi literasi pendidikan di SMA Muhammadiyah Cibiuk, Rabu 23/08/2033.

Gelaran tersebut mengusung tema “Pentingnya Melanjutkan Pendidikan, Bijak Dalam Menggunakan Sosial Media, Berwirausaha Di Usia Muda”. Diikuti oleh siswa- siswa SMA Muhammadiyah Cibiuk.

Kepada wartain.com, Koordinator KKN PPM STIE Yasa Anggana, Santana Sumirat Mengungkapkan, kegiatan ini bisa menjadi pembuka pemikiran untuk kearah yang baru dengan kehidupan saat ini seiring pertumbuhan teknologi pesat, menjadi peran pada pemulihan ekonomi bagi pelajar dan pelaku wirausaha muda  yang berada di Kabupaten Garut khususnya di Desa Cipareuan dan siswa/i SMA Muhammadiyah Cibiuk, Kabupaten Garut.

Dirinya menambahkan pihaknya akan melakukan pencatatan setiap permasalah yang di alami masyarakat khususnya bidang ekonomi, dan nantinya akan di sampaikan kepada Pemerintah Kabupaten Garut melalui LP2M STIE Yasa Anggana.

“Nanti pun kelompok KKN kami akan bersama-sama membukukan setiap fenomena permasalahan ekonomi yang ada di Desa Cipareuan Kecamatan Cibiuk akan Kami bawa untuk menjadi Aspirasi ke Pemerintah Kabupaten Garut, Melalui LP2M STIE Yasa Anggana dalam menata pedesaan untuk pemulihan ekonomi kabupaten Garut,” tambahnya.

Koordinator Kelompok KKN, Santana Sumirat mengatakan dengan adanya disukisi ini menjadi titik awal membawa faham baru untuk masyarakat dengan kehadiran pihaknya yang melaksanakan KKN itu bahwasannya hadir sebagai fasilitator untuk masyarakat dan pelajar  dalam berbagai permasalahan, khususnya sektor ekonomi. Pihaknya terus berupaya atas ilmu yang telah dapat di kampus hanya saja hadir tidak sebagai “super hero” yang bisa membenahi langsung di seluruh bidang permasalahan yang ada di lingkungan masyarakat.

Dalam kegiatan ini turut hadir sebagai pemateri atau narasumber Dosen STIE Yasa Anggana, Junaedi SE., M.M. Bendahara Desa Sukamaju Kecamatan Cilawu, Dede Poniman. Dan Fikri dari Info Garut.***

Editor: Raka Azi Firmansyah

(Salman)

Kapolres Sukabumi Kota Gelar Pokdar Kamtibmas, Perkuat Jalinan Komunikasi

0

Foto by : Humas Polres Sukabumi Kota

Wartain.com, Kota Sukabumi || Untuk memperkuat jalinan komunikasi antara Polri dan masyarakat, Polres Sukabumi Kota kembali menyelenggarakan program Ngariung Sareng Kapolres, dengan mengundang komunitas masyarakat yang tergabung dalam Pokdar (Kelompok Sadar) Kamtibmas Bhayangkara, di salah satu rumah makan di Jalan Lingkar Selatan Baros Kota Sukabumi, Selasa, 22/08/2023.

Kegiatan yang diikuti oleh puluhan anggota Pokdar Kamtibmas Bhayangkara tersebut, dihadiri oleh Kapolres Sukabumi Kota, AKBP Ari Setyawan Wibowo beserta sejumlah pejabat utama untuk menerima saran, masukan hingga informasi seputar kamtibmas.

Pada kesempatan yang sama, Kapolres Sukabumi Kota, AKBP Ari Setyawan Wibowo, memberikan penyuluhan dan mengajak Pokdar Kamtibmas untuk membantu Polri dalam memelihara kondusifitas kamtibmas, dengan memberikan informasi seputar kamtibmas, bijak dalam menggunakan media sosial serta membantu menyebarkan stiker ajakan menjaga kondusifitas kamtibmas, anti anarkis dan anti kekerasan.

Selain itu, orang nomor Satu di Polres Sukabumi Kota tersebut mensosialisasikan beberapa program unggulan yang dapat mendukung terhadap terciptanya situasi kamtibmas yang kondusif, seperti program Lapor Pak Polisi-SIAP MAS sebagai salah satu layanan informasi yang memudahkan masyarakat berkomunikasi dengan Polri.

“Ini merupakan implementasi dari programnya pak Kapolri yaitu Jum’at Curhat dan Ngariung sareng Kapolres, dimana pihak Kepolisian mendengarkan dan menerima keluhan, saran bahkan pengaduan masyarakat secara langsung,” ujar Kapolres Sukabumi Kota, AKBP Ari Setyawan Wibowo dalam sambutannya.

Kapolres Sukabumi Kota Gelar Pokdar Kamtibmas, Perkuat Jalinan Komunikasi

“Pada kesempatan ini juga, kami mengajak seluruh anggota Pokdar Kamtibmas untuk bijak dalam bermedsos, tidak mudah menyebarkan informasi yang belum jelas kebenarannya, apalagi yang dapat menimbulkan kegaduhan di tengah masyarakat, dan kami juga telah menyiapkan stiker kamtibmas untuk mengajak masyarakat menjaga kondusifitas, anti anarkis, dan anti kekerasan,” sambungnya.

“Kami juga meminta dukungannya untuk membantu menjaga situasi kamtibmas dengan aktif memberikan informasi seputar kamtibmas secara langsung ke Polsek atau Polres maupun melalui program Lapor Pak Polisi-SIAP MAS dengan menghubungi via WhatsApp di 0811654110 ,” bebernya.

Sementara itu, Ketua umum Pokdar Kamtibmas Bhayangkara Polres Sukabumi Kota, Dede Dahlan mengapresiasi upaya Polres Sukabumi Kota dalam mewujudkan kondusifitas kamtibmas dengan bersilaturahmi dan ngariung bareng Pokdar kamtibmas Bhayangkara.

“Alhamdulilah hari ini, kami dari Pokdar Kamtibmas bisa bersilaturahmi dengan pak Kapolres dan kami juga sangat bahagia, karena tadi beliau pun menerima keluh kesah maupun Ketua umum Pokdar Kamtibmas Bhayangkara Polres Sukabumi Kota, Dede Dahlan aduan yang disampaikan oleh anggota Pokdar Kamtibmas,” ujar, Dede Dahlan usai kegiatan.

“Kami yakin dengan sinegitas antara Polri dengan masyarakat ini, kondusifitas kamtibmas di wilayah dapat terjaga dengan baik, karena dengan adanya peran serta masyarakat yang memberikan informasi seputar kamtibmas di lingkungannya, maka pihak polri dapat melakukan Upaya pencegahan terhadap segala potensi ganguan kamtibmas,” sambungnya.

“Kami berharap, silaturahmi atau kegiatan ini bisa rutin dilaksanakan di setiap bulannya, sehingga sinergitas antara Polri dengan masyarakat, khususnya Pokdar Kamtibmas Bhayangkara menjadi lebih kuat lagi.” pungkasnya.***

Editor : Aab Abdul Malik

(Godam/Ruswandi)

Badan Pangan Nasional Pastikan Stok Beras Aman

0

Wartain.com, Jakarta || Kepala Badan Pangan Nasional Arief Prasetyo Adi memastikan stok cadangan beras pemerintah (CBP) telah diamankan sebanyak 1,6 juta ton. Ia menegaskan, stok tersebut telah dipersiapkan untuk penyaluran bantuan pangan dan stabilisasi harga. 

“Kami sampaikan bahwa stok beras di Bulog ada dan cukup untuk bantuan pangan dan stabilisasi harga, jumlah 1,6 juta ton beras secured sesuai arahan Bapak Presiden dalam ratas sebelumnya,” ujar Arief dalam keterangannya, dikutip dari Republika, Selasa 22/08/2023. 

Arief mengatakan, stok CBP ini akan terus bertambah seiring penyerapan gabah/beras yang terus dilakukan oleh Perum Bulog. Dengan stok beras tersebut, Arief meminta masyarakat untuk berbelanja dengan bijak, membeli bahan pangan secukupnya untuk keperluan sehari hari.

“Kami mengimbau kepada masyarakat untuk belanja bijak sesuai keperluan dan setop boros pangan. Saya tegaskan bahwa stok beras yang ada di Perum Bulog aman dan cukup untuk keperluan bantuan pangan dan stabilisasi harga,” ujarnya. 

Arief mengatakan, untuk meredam kenaikan harga beras, pihaknya terus menggencarkan Gerakan Pangan Murah (GPM) di seluruh daerah. Selain itu, demi menjaga daya beli masyarakat berpendapatan rendah, pemerintah akan segera kembali menggelontorkan bantuan pangan beras kepada 21,353 juta keluarga penerima manfaat (KPM) yang tersebar di seluruh provinsi. 

Sama seperti bantuan beras tahap pertama yang berlangsung pada April—Mei 2023, bantuan pangan beras kali ini akan disalurkan selama tiga bulan pada bulan Oktober/Desember 2023 dengan volume masing-masing 10 kg beras. 

“Sesuai arahan Bapak Presiden bahwa bantuan pangan beras ini akan kembali kita gelontorkan untuk masyarakat berpendapatan rendah pada bulan Oktober hingga Desember mendatang. Ini salah satu upaya membantu masyarakat yang benar-benar membutuhkan,” ujarnya.  

Adapun berdasarkan panel harga NFA per 22 Agustus 2023, harga rata-rata beras medium Rp 12.181 per kg dan mengalami kenaikan 0,3 persen dari Rp 12.144 per kg pada 18 Agustus 2023. Berdasarkan KSA BPS, produksi padi di bulan Agustus hingga Desember merupakan panen gadu sehingga neraca produksi-konsumsi bulanan mengalami defisit.  

“Jadi, cadangan pangan ini sudah kita siapkan dengan baik dari awal untuk mengantisipasi defisit bulanan di akhir tahun 2023 ke tahun 2024 untuk digunakan dalam rangka SPHP, tanggap darurat, dan bantuan pangan beras yang akan kembali digelontorkan mulai Oktober mendatang,” ujarnya. 

Ketersediaan stok beras juga ditegaskan dinas pertanian daerah. Produksi beras di Kabupaten Lebak, Provinsi Banten, di tengah El Nino atau kemarau yang puncaknya Agustus—September 2023 dinyatakan surplus 11 bulan dan mencukupi ketersediaan pangan hingga tahun depan.

“Kita mengapresiasi produksi beras surplus 138.441 ton atau cukup 11 bulan,” kata Kepala Produksi Dinas Pertanian Kabupaten Lebak Deni Iskandar. 

Ketersediaan pangan selama El Nino relatif aman karena produksi beras dari Januari sampai pertengahan Agustus 2023 tercatat 221.850 ton setara beras. Dari 221.850 ton itu, kata dia, kebutuhan konsumsi beras per tahun sebanyak 143.038 ton dan penyerapan beras sampai Juli 2023 mencapai 83.439 ton, sehingga dinyatakan surplus 138.441 ton atau 11 bulan.

Oleh karena itu, pihaknya menjamin ketersediaan beras untuk masyarakat Kabupaten Lebak dengan penduduk 1,4 juta relatif aman menghadapi El Nino.

“Kami minta petani terus mengoptimalkan gerakan tanam karena hujan masih ada juga sawah yang mengalami kekeringan telah dilakukan pompanisasi untuk penyelamatan tanaman agar tidak menimbulkan gagal panen,” katanya.

Ketua Kelompok Tani Sukabungah Desa Tambakbaya Kabupaten Lebak, Ruhiana, mengatakan, pihaknya saat ini masih memasok beras hasil petani ke sejumlah pasar tradisional di wilayah Banten. Bahkan, pekan lalu memasok beras jenis medium ke Pasar Rangkasbitung sebanyak 30 ton dengan harga Rp 10 ribu/kilogram sehingga mencapai total Rp 300 juta.

“Kami menampung beras dari anggotanya dan kemudian dijual ke pasar, sehingga dapat menggulirkan ekonomi petani setempat,” katanya.

Sementara itu, Pemimpin Wilayah Perum Bulog Kanwil Sumut Arif Mandu mengatakan, seluruh atau delapan kantor cabang/kantor cabang pembantu Bulog Sumut menggelar operasi pasar untuk mengendalikan harga beras di provinsi beribu kota Medan itu. “Semuanya menjalankan operasi pasar itu,” ujar Arif.

Arif melanjutkan, operasi pasar atau pasar murah dilakukan sebagai bentuk upaya menstabilkan pasokan dan harga pangan (SPHP) untuk komoditas beras di Sumut yang di beberapa tempat harganya telah melampaui harga eceran tertinggi (HET) pemerintah.

Dalam melaksanakan hal itu, Perum Bulog Sumut bekerja sama dengan pemerintah daerah setempat. “Bulog tidak bisa menutupi 100 persen kebutuhan beras, jadi harus ada dukungan dari pihak swasta yang kami imbangi dengan operasi pasar atau SPHP,” tutur Arif.

Perum Bulog Sumut terus berupaya untuk mengendalikan harga beras dengan menggelar pasar murah di wilayah delapan kantor cabang/kantor cabang pembantu Bulog Sumut, yakni Kantor Cabang Medan, Kantor Cabang Pembantu Kabanjahe, Kantor Cabang Pembantu Gunungsitoli, Kantor Cabang Pembantu Rantauprapat, Kantor Cabang Padang Sidempuan, Kantor Cabang Pematang Siantar, Kantor Cabang Kisaran, dan Kantor Cabang Pembantu Sibolga.

Perum Bulog Sumut menargetkan mampu menyalurkan total 55 ribu ton beras dari cadangan beras pemerintah (CBP) pada tahun 2023. Hingga 16 Agustus 2023, Bulog Sumut telah menyalurkan 51.001,76 ton beras atau sekitar 92,73 persen dari target.

Rata-rata harga beras medium di Sumut masih berada di atas HET. Berdasarkan data Badan Pangan Nasional, pada Senin (21/8), rata-rata harga beras medium di Sumut yaitu Rp 12.530 per kilogram. Adapun HET beras medium terbaru untuk wilayah Sumatra Utara adalah Rp 11.500 per kilogram, sesuai Peraturan Badan Pangan Nasional Nomor 7 Tahun 2023 tentang Harga Eceran Tertinggi Beras.***

Foto: ANTARA/Asep Fathrulrahman

Editor: Raka Azi Firmansyah

(Tim)

Kepala BP2MI Terima Kunjungan Kerja Dubes Malaysia Untuk RI

0

Wartain.com, Jakarta || Duta Besar Malaysia untuk Republik Indonesia Datuk Syed Mohammad Hasrin Tengku Hussin, kunjungi kantor Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI), Jakarta. Kunjungan kehormatan tersebut, Dubes Malaysia diterima langsung oleh Kepala BP2MI Benny Rhamdani.

Dalam kesempatan itu, Dubes Malaysia lakukan diskusi dengan BP2MI membahas tentang perbaikan dan memperhatikan nasib pekerja migran Indonesia.

“Mulai dari diskusi di ruang kerja saya, kita lanjut hingga ke ruang kendali Command Center BP2MI. Ada 4,7 juta orang yang tercatat di Command Center saya paparkan ke Pak Dubes Malaysia dan rombongan. Saya jelaskan keunggulan sistem yang dikelola BP2MI. Di era saya barulah ruang secanggih ini dibangun,” ucap Benny.

Benny menuturkan, pihaknya telah melakukan berbagai hal untuk memerangi sindikat penempatan ilegal pekerja migran salah satunya dengan membetuk Satgas Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO), Disisi lain pihaknya juga tengah gencar memberikan sosialiasi yang masif kepada masyarakat.

“Treatment yang kami lakukan ialah pencegahan masif. Kita telah men-declare memerangi sindikat penempatan ilegal Pekerja Migran Indonesia melalui Satgas TPPO. Ini bentuk keseriusan negara untuk melawan praktek-praktek jahat yang dilakukan para mafia yang mengorbankan anak-anak bangsa,”.

“Selain itu, kami giat melakukan pencegahan dan sosialisasi yang masif kepada masyarakat. Indonesia, sedang pada level yang sangat serius untuk mencegah penempatan ilegal Pekerja Migran Indonesia,” tuturnya.

Dirinya berharap dengan adanya diskusi ini menghasilkan sesuatu yang profuktif sehingga menunjang keamanan serta kesejahteraan pekerja migran Indonesia khususnya yang ditempatkan di Malaysia.

“Harapan saya dari diskusi dan silaturahmi ini membuahkan hasil yang produktif, lebih maju bagi perbaikan nasib, dan keamanan Pekerja Migran Indonesia yang berada di Malaysia. Saya juga tak mau melewatkan waktu ini sia-sia, saya sampaikan beberapa catatan kritis. Saya juga katakan Indonesia punya Presiden yang hebat,” pungkasnya.

Dalam agenda tersebut turut hadir Atase Bidang Politik Kedutaan Besar Malaysia Encik Mohammad Fuad Mat Sari, Atase Kepolisian Kedutaan Besar Malaysia, ACP Zakaria Abdul Rahim. Kemudian, Atase Bidang Ketenagakerjaan Kedutaan Besar Malaysia, Puan Nurul Jiana Mohammad Jamel. Atase Imigrasi Kedutaan Besar Malaysia, Encik Mohamad Nurzaini Kasi, juga Setiausaha Kedua Kedutaan Besar Malaysia, Encik Gobinath Nadarajah.***

Editor: Raka Azi Firmansyah

(SRM/Aab/Ruswandi)

Kapolres Sukabumi Kota Hadiri MTQ XLII Tingkat Kota Sukabumi

0

Wartain.com, Kota Sukabumi || Kapolres Sukabumi Kota, AKBP Ari Setyawan Wibowo bersama Wali Kota Sukabumi, Achmad Fahmi dan unsur Forkopimda Kota Sukabumi menghadiri kegiatan Musabaqoh Tilawatil Qur’an (MTQ) XLII Tingkat Kota Sukabumi tahun 2023 di Gedung Juang ’45, Jalan Veteran II Kelurahan Selabatu Kecamatan Cikole Kota Sukabumi, Selasa 22/08/2023.

Dalam sambutannya, Wali Kota Sukabumi Achmad Fahmi mengharapkan kegiatan MTQ yang digelar LPTQ  (Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an) mulai dari tingkat RT hingga Nasional tersebut dapat dijadikan sebagai syiar Al-Quran yang menuntut peserta maupun masyarakat untuk pintar dan lebih memahami isi kitab suci Al-Quran.

“MTQ pada hakikatnya diadakan untuk mensyiarkan Al-Qur’an, disamping mencari yang terbaik untuk mewakili MTQ pada tingkat atas lanjutnya. Maka dari itu, Masyarakat atau para  peserta dituntut tidak hanya pintar membaca dan menulis, tapi jauh lebih penting memahami isi kandungan Al-Qur’an,” ujar Fahmi saat membuka kegiatan.

Fahmi juga mengatakan, kegiatan MTQ bertujuan untuk menanamkan kecintaan terhadap Al-Quran dan Islam bagi masyarakat Kota Sukabumi serta meningkatkan kemampuan dalam membaca Al-Quran.

“Tujuan MTQ ini untuk menanamkan kecintaan pada Al Quran dan Islam bagi masyarakat di Kota Sukabumi. Ini juga untuk meningkatkan kemampuan baca tulis  Al-Quran bagi umat Islam dalam rangka penghayatan, pemahaman dan pengamalan dalam kehidupan sehari-hari,” kata Fahmi.

“Kami berharap, dengan adanya kegiatan ini bisa menciptakan generasi Kota Sukabumi yang religius.” pungkasnya.

Diketahui kegiatan MTQ yang dihadiri unsur Forkopimda Kota Sukabumi tersebut digelar dengan tema “Dengan MTQ mari kita rangkai kehidupan bersendikan Al – Qur’an mewujudkan Kota Sukabumi yang religius, nyaman dan Sejahtera”. Pada kesempatan yang sama turut dilaksanakan pelantikan Dewan Hakim Musabaqoh Tilawatil Qur’an Kota Sukabumi.***

Editor: Raka Azi Firmansyah

(Aab)

Bupati Sukabumi Hadiri HUT Pramuka Ke-62 Tingkat Kabupaten

0

Wartain.com, Sukabumi || Bupati Sukabumi H. Marwan Hamami yang juga Majelis Pembimbing cabang Gerakan Pramuka Kabupaten Sukabumi menjadi Pembina pada upacara Peringatan Hari Ulang Tahun Pramuka ke-62 tahun 2023.

Upacara Tingkat Kwartir Cabang Kabupaten Sukabumi tersebut, berlangsung di lapang Sinagar Kecamatan Nagrak, Selasa 22/08/ 2023. HUT pramuka tahun ini mengusung tema “Dengan Peringatan Hari Pramuka Ke-62, Mari Kita Wujudkan sumber daya manusia Yang Profesional Dan Berwawasan Kebangsaan”.

Dalam kesempatan itu H. Marwan Hamami membacakan sambutan Ketua Kwartir Nasional Gerakan Pramuka, Komjen Pol. (Purn) Drs. Budi Waseso yang menegaskan sepatutnya anggota gerakan Pramuka di seluruh Indonesia merasa bahagia dan bersyukur, karena organisasi pendidikan kepanduan Praja Muda Karana telah genap berusia 62 tahun. Dimana pada tahun ini sekaligus memperingati 111 tahun keberadaan gerakan kepanduan di bumi Indonesia yang telah berdiri sejak tahun 1912.

“Ucap Syukur kepada Allah SWT, karena atas berkah-Nya, gerakan Pramuka dapat terus maju dan berkembang serta berkiprah untuk membantu masyarakat dan program-program pemerintahan, serta menangani pendidikan non formal dalam pembentukan karakter,” kata Budi, yang dibacakan Bupati.

Bupati Sukabumi Hadiri HUT Pramuka Ke-62 Tingkat Kabupaten

H. Marwan juga mengatakan tema utama peringatan Hari Pramuka menunjukkan semangat gerakan Pramuka untuk lebih meningkatkan sumber daya manusia yang lebih profesional.

Untuk itu, dirinya berharap seluruh Kwartir di semua tingkatan, harus turut membantu peningkatan kualitas gugus depan yang berada di wilayah masing-masing,

Dikemukakan juga bahwa jumlah sumber daya manusia yang ada di Gerakan Pramuka, khususnya para Pembina Pramuka dan Pelatih Pembina Pramuka masih sangat terbatas. Oleh sebab itu, peningkatan jumlah dan kualitas Pembina serta Pelatih Pembina Pramuka harus terus dapat ditingkatkan.

Berkaitan dengan hal tersebut, Kwartir Nasional menaruh perhatian pada peningkatan kualitas Gugus depan-Gugus depan Pramuka di mana pun berada.

Disampaikan pula, pada tahun ini akan dilaksanakan sejumlah kegiatan nasional. Diantaranya Raimuna Nasional, Perkemahan Bakti Satuan Karya (Pertisaka) Bakti Husada Tingkat Nasional, Musyawarah Pramuka Penegak dan Pandega Putri-Putra Nasional (Musppanitra) serta Musyawarah Nasional (Munas) Gerakan Pramuka di Banda Aceh, Provinsi Aceh.***

Editor : Aab Abdul Malik

(Isop)