26.7 C
Jakarta
Senin, September 21, 2026
Beranda blog

Cycling De Jabar 2023, Sekda Ade : Momentum Promosi Potensi Wisata Kabupaten Sukabumi

0

Wartain.Com, Sukabumi || Kabupaten Sukabumi akan menjadi bagian dari kegiatan Cycling de Jabar 2023. Kegiatan bersepeda sepanjang 367,5 KM dari Ciletuh hingga Pangandaran ini, akan dijadikan ajang promosi pariwisata Kabupaten Sukabumi. Apalagi start kegiatan tersebut di kawasan Ciletuh-Palabuhanratu Unesco Global Geopark (CPUGGP).

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Sukabumi Ade Suryaman mengatakan, Pemerintah Kabupaten Sukabumi akan menampilkan berbagai kegiatan dalam perhelatan tersebut. Hal itu dimulai dari pertunjukan kesenian hingga bazar UMKM.

“Kegiatan Cycling de Jabar 2023, rencananya akan dimulai 8-9 Juli. Namun, kita berencana menggelar pesta rakyat dengan menampilkan potensi kebudayaan hingga UMKM sejak 7 Juli. Kami ingin potensi Kabupaten Sukabumi terekspos dalam kegiatan ini,” ujarnya saat audiensi bersama Perwakilan Pemprov Jabar dan Kompas Media di Pendopo Sukabumi, Kamis, 25/05/2023.

Berbagai persiapan di tingkat Kabupaten Sukabumi pun sudah dilaksanakan, termasuk rencana kerjasama dengan berbagai pengisi acara dan pelaku UMKM.

“Ini kesempatan mengekspos kawasan geopark. Jadi kita semua harus kompak. Apalagi, kegiatan ini merupakan yang kedua kalinya dilaksanakan di Ciletuh,” ucapnya.

Kepala Dispora Jabar Asep Sukmana menambahkan, kegiatan ini menguntungkan dalam ajang promosi potensi bagi setiap daerah yang dilewati. Terutama bagi Kabupaten Sukabumi yang menjadi titik pertama dimulainya kegiatan tersebut.

“Ini bukan hanya bersepeda, namun sport tourism. Jadi mempromosikan olahraga, pariwisat, dan UMKM,” ujarnya.

Menurutnya, terdapat lima daerah yang akan dilewati selama pelaksanaan Cycling de Jabar ini. Hal itu dimulai dari Sukabumi, Cianjur, Tasik, Garut, hingga Pangandaran.

Kelebihan Jabar selatan kita tampilkan dalam pelaksanaan ini,” bebernya.

Perwakilan Kompas Media Ari Setiawan mengatakan, akan ada sekitar 160 peserta yang terdiri atlet dan komunitas ikut dalam kegiatan tersebut. Mereka berasal dari berbagai daerah di Indonesia.

“Cycling de Jabar ini, konsepnya touring dan ada lombanya yang memperebutkan hadiah hingga ratusan juta. Tema tahun ini ialah Nyambungkeun Sumanget (menyambungkan jiwa spirit-red)”, jelasnya.

Berkaitan kegiatan tersebut, di Kabupaten Sukabumi akan ada festival rakyat. Hal ini agar kemeriahan kegiatan lebih terasa bagi warga Kabupaten Sukabumi.

“Bahkan di Juni pun kami akan hadir di sekitaran lokasi acara untuk berbagi ilmu terkait manajemen penginapam hingga pemasarannya. Jadi, serunya acara ada di Sukabumi,” pungkasnya. (Aab/Intan)

Presiden Prabowo Siapkan Produksi Bensin dari Batu Bara untuk Tekan Impor BBM

0

Wartain.com – Presiden Prabowo Subianto mengungkap rencana pengembangan bahan bakar minyak berbahan baku batu bara sebagai bagian dari upaya memperkuat kemandirian energi nasional.

Rencana tersebut disampaikan Prabowo saat menghadiri Resepsi Kesyukuran 100 Tahun Pondok Modern Darussalam Gontor di Ponorogo, Jawa Timur, Sabtu (19/9/2026).

Prabowo mengatakan pengembangan bahan bakar dari sumber daya dalam negeri diperlukan agar Indonesia tidak terlalu bergantung pada pasokan energi dari negara lain.

Menurutnya, pemerintah sebelumnya telah mendorong pemanfaatan kelapa sawit sebagai bahan baku biodiesel melalui implementasi B50. Program tersebut menggunakan campuran 50 persen bahan bakar nabati berbasis sawit dalam solar. Pemerintah menyatakan implementasi B50 ditujukan untuk mengurangi ketergantungan terhadap impor solar dan menghemat devisa.

Prabowo kemudian menyebut pengembangan bahan bakar berbasis batu bara sebagai langkah berikutnya.

“Profesor dari fakultas-fakultas teknik kita sudah berhasil bikin solar dari kelapa sawit dan sudah bisa membikin bensin dari kelapa sawit, dan nanti kita juga akan bikin bensin dari batu bara,” ujar Prabowo.

Secara teknologi, pengolahan batu bara menjadi bahan bakar cair dikenal dengan istilah Coal-to-Liquid (CTL). Melalui proses tersebut, batu bara dikonversi menjadi bahan bakar cair yang dapat digunakan sebagai bahan bakar kendaraan, termasuk produk setara bensin maupun diesel.

Prabowo mengatakan pengembangan sumber energi domestik menjadi semakin penting di tengah kondisi global yang penuh ketidakpastian. Ia menekankan Indonesia perlu memiliki kemampuan memenuhi kebutuhan energinya sendiri.

“Dan ini membuktikan bahwa apa yang sudah lama saya utarakan, kita harus swasembada pangan, kita harus swasembada energi. Kita tidak boleh bergantung dengan bangsa lain,” kata Prabowo.

Dalam kesempatan tersebut, Prabowo juga menyinggung kebijakan penghentian impor solar setelah pemerintah menerapkan B50.

Sebelumnya, pemerintah menyatakan mulai Juli 2026 Indonesia menghentikan impor produk solar seiring penerapan mandatori B50. Kementerian ESDM menyebut kebijakan tersebut juga ditujukan untuk mengurangi ketergantungan terhadap impor sekaligus menghemat devisa.

Prabowo mengatakan keberhasilan tersebut menjadi salah satu contoh pemanfaatan sumber daya domestik untuk memenuhi kebutuhan energi nasional.

“Kita juga mulai 1 Juli [2026] lalu kita tidak impor solar dari luar negeri. Solar kita sekarang sudah mandiri,” ujar Prabowo.

Setelah program berbasis kelapa sawit tersebut, pemerintah kini mengarahkan perhatian pada peluang pemanfaatan batu bara sebagai bahan baku bensin.

Rencana itu menjadi bagian dari agenda pemerintah untuk memperkuat ketahanan energi dengan mengoptimalkan sumber daya yang tersedia di dalam negeri.***(RAF)

Editor: Aab Abdul Malik

TNI Run 2026 di Monas Cetak Empat Rekor MURI

0

Wartain.com – TNI Run 2026 yang digelar di kawasan Silang Monas, Jakarta Pusat, Minggu (20/9/2026), mencatat empat rekor Museum Rekor Dunia Indonesia atau MURI.

Ajang lari yang menjadi bagian dari rangkaian HUT ke-81 TNI tersebut diikuti 15.965 peserta dari berbagai kalangan.

Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto membuka perlombaan dengan melakukan flag off untuk kategori 10 kilometer dan 5 kilometer.

Agus mengatakan capaian rekor tersebut menjadi salah satu catatan dalam pelaksanaan TNI Run tahun ini. Menurutnya, kegiatan tersebut juga menjadi ruang bagi masyarakat untuk berolahraga sekaligus ikut memeriahkan rangkaian HUT TNI.

“Hari ini ada empat rekor MURI dari lari. Kalau fun run kan diikuti oleh orang yang memang hobi lari dan ingin olahraga. Saya lihat semuanya berbahagialah. Apalagi kan ada door prize,” ujar Agus.

TNI Run 2026 mempertandingkan dua kategori, yakni lari 5 kilometer dan 10 kilometer. Agus juga turut mengikuti kategori 5 kilometer setelah menjalankan tugas membuka kedua kategori perlombaan.

“Karena kan saya harus flag off dua kegiatan untuk yang 10 kilometer dan 5 kilometer,” katanya.

TNI Run menjadi salah satu dari berbagai kegiatan yang digelar untuk memperingati HUT ke-81 TNI. Selain fun run, rangkaian kegiatan juga diisi sejumlah cabang olahraga, mulai dari tenis lapangan, basket, off road hingga paralayang.

Rangkaian peringatan HUT TNI selanjutnya akan berlanjut pada 4 Oktober 2026 di Selat Sunda melalui kegiatan Naval Parade. Dalam agenda tersebut, TNI akan menampilkan kapal induk Garibaldi yang disebut merupakan hibah dari Italia.

Kemudian pada 5 Oktober 2026, parade dan defile alat utama sistem persenjataan atau alutsista akan digelar di kawasan Monas.

Selain TNI Run, kawasan Monas juga menjadi lokasi TNI Fair 2026 yang menghadirkan berbagai alutsista dari tiga matra TNI.

Kepala Pusat Penerangan Mabes TNI Mayjen TNI Muhammad Nas mengatakan pameran tersebut tidak hanya menampilkan kekuatan pertahanan, tetapi juga menjadi sarana interaksi antara prajurit dan masyarakat.

“Pameran alutsista ini menjadi bagian dari TNI Fair yang tidak hanya menampilkan kekuatan pertahanan tetapi juga membuka ruang interaksi antara prajurit dengan masyarakat,” ungkap Muhammad Nas.

Dalam kesempatan tersebut, Agus juga menyampaikan harapannya agar TNI semakin profesional dalam menghadapi perubahan lingkungan strategis dan perkembangan teknologi pertahanan.

Ia mendorong prajurit, khususnya para perwira muda, untuk terus beradaptasi melalui pengembangan doktrin dan pola latihan.

“Prajurit juga harus mau menyesuaikan dengan perkembangan lingkungan yang strategis yang sekarang kalau dilihat peperangannya sudah semakin canggih,” kata Agus.***(RAF)

Editor: Aab Abdul Malik

Budi Azhar Ikuti Touring Ngalongok Dulur di Lembur, Dorong Sinergi untuk Kemajuan Sukabumi

0

Wartain.com – Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi, Budi Azhar Mutawali, turut ambil bagian dalam kegiatan Touring Ngalongok Dulur di Lembur yang menjadi salah satu rangkaian peringatan Hari Jadi Kabupaten Sukabumi (HJKS) ke-156, Sabtu (19/9/2026).

Kegiatan tersebut diawali dari Pusat Pengembangan Budaya dan Industri (Pusbangdai) dan dilanjutkan dengan perjalanan menuju kawasan Pantai Ujung Genteng, Kabupaten Sukabumi.

Dalam kegiatan itu, Budi Azhar bersama Bupati Sukabumi H. Asep Japar, jajaran pemerintah daerah, unsur Forkopimda, serta peserta lainnya menyusuri sejumlah wilayah Kabupaten Sukabumi.

Menurut Budi Azhar, kegiatan Ngalongok Dulur di Lembur bukan sekadar perjalanan bersama, tetapi juga menjadi sarana mempererat hubungan antarpemangku kepentingan sekaligus mengenal lebih dekat potensi daerah.

“Kegiatan ini menjadi momentum untuk mempererat silaturahmi dan kebersamaan. Selain itu, kita juga bisa melihat secara langsung potensi yang ada di berbagai wilayah Kabupaten Sukabumi,” ujar Budi Azhar.

Ia menilai, kolaborasi antara pemerintah daerah, DPRD, Forkopimda, dan masyarakat memiliki peran penting dalam mengawal berbagai program pembangunan di Kabupaten Sukabumi.

“Kami di DPRD tentu mendukung berbagai kegiatan yang dapat memperkuat kebersamaan dan mendorong kemajuan daerah. Semangat HJKS ke-156 ini harus menjadi momentum untuk terus membangun Kabupaten Sukabumi bersama-sama,” katanya.

Budi Azhar juga menyoroti besarnya potensi pariwisata Kabupaten Sukabumi, terutama kawasan pesisir selatan yang memiliki daya tarik alam dan dapat terus dikembangkan sebagai salah satu penggerak perekonomian masyarakat.

“Kabupaten Sukabumi memiliki potensi wisata yang luar biasa. Mudah-mudahan potensi ini terus dikembangkan sehingga dapat memberikan manfaat bagi masyarakat dan mendorong perekonomian daerah,” ucapnya.

Touring Ngalongok Dulur di Lembur menjadi bagian dari rangkaian HJKS ke-156 yang mengusung semangat kebersamaan dan kedekatan antara pemerintah dengan masyarakat.

Selain mempererat silaturahmi, kegiatan tersebut juga menjadi momentum untuk mengenalkan beragam potensi Kabupaten Sukabumi, mulai dari pariwisata, budaya, ekonomi kreatif hingga potensi masyarakat di berbagai wilayah.

Dengan semangat HJKS ke-156, sinergi seluruh elemen daerah diharapkan terus terjaga sehingga pembangunan Kabupaten Sukabumi dapat berjalan secara kolaboratif dan memberikan manfaat yang semakin luas bagi masyarakat.***

Editor: Aab Abdul Malik

(Intan)

Sidak Gabungan Lapas Sukabumi, 50 Warga Binaan Jalani Tes Urine

0

Wartain.com – Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Sukabumi bersama TNI, Polri dan BNNK Sukabumi menggelar inspeksi mendadak atau sidak kamar hunian warga binaan, Sabtu (19/9/2026) malam.

Dalam kegiatan tersebut, petugas menyisir sejumlah kamar hunian di Blok A, Blok B, Blok C hingga Blok Wanita.

Sidak dilakukan sebagai langkah deteksi dini untuk mencegah gangguan keamanan dan ketertiban sekaligus memperkuat komitmen Lapas Sukabumi dalam memberantas peredaran narkoba dan barang-barang terlarang.

Kepala Lapas Kelas IIB Sukabumi, Budi Hardiono, mengatakan kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut arahan Direktorat Jenderal Pemasyarakatan terkait peningkatan kewaspadaan di lingkungan Lapas dan Rutan.

“Target kita adalah memastikan tidak ada narkotika, handphone ilegal, senjata tajam, maupun barang-barang lain yang dilarang berada di dalam kamar hunian,” ujar Budi.

Dari hasil penggeledahan, petugas tidak menemukan narkoba maupun alat komunikasi ilegal.

Namun, petugas masih menemukan sejumlah barang yang tidak diperkenankan berada di dalam kamar hunian, di antaranya korek gas, power bank, kipas angin, alat pencukur, sendok, botol parfum kaca, gelas kaca, kartu remi, kabel data, baterai, earphone hingga casing handphone.

Seluruh barang temuan kemudian diamankan untuk didata dan ditindaklanjuti sesuai ketentuan yang berlaku.

Selain melakukan penggeledahan, BNNK Sukabumi juga melakukan tes urine secara acak terhadap 50 warga binaan.

Hasilnya, seluruh sampel yang diperiksa dinyatakan negatif narkoba.

Budi Hardiono menegaskan, sidak dan tes urine akan dilakukan secara rutin dan berkala sebagai bagian dari sistem pengawasan di dalam Lapas.

“Sinergi dengan TNI, Polri, dan BNNK akan terus kami perkuat. Kami berkomitmen menjaga Lapas Sukabumi tetap aman, tertib, bebas dari narkoba, serta bersih dari barang-barang terlarang lainnya,” tegasnya.

Kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari upaya Lapas Kelas IIB Sukabumi meneguhkan komitmen Zero HALINAR, yakni bebas dari handphone ilegal, pungutan liar, dan narkoba.

Langkah tersebut sekaligus mendukung program pemberantasan peredaran narkoba serta penguatan keamanan dan ketertiban di lingkungan pemasyarakatan.***(RAF)

Editor: Aab Abdul Malik

Pemkot Sukabumi Gandeng Pengusaha Muda Dorong Investasi dan Kawasan Industri

0

Wartain.com – Pemerintah Kota Sukabumi membuka ruang kolaborasi lebih luas dengan kalangan pengusaha muda untuk mendorong pertumbuhan ekonomi dan pengembangan investasi di daerah.

Komitmen tersebut mengemuka saat Wali Kota Sukabumi H. Ayep Zaki bertemu dengan Ketua Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Kota Sukabumi Gifarry Shadira Putra bersama jajaran pengurus periode 2026–2029, Sabtu (19/9/2026) petang.

Dalam pertemuan tersebut, Ayep menyampaikan bahwa pemerintah daerah dan dunia usaha perlu berjalan beriringan dalam membangun perekonomian Kota Sukabumi. Salah satu peluang yang turut dibahas adalah pengembangan kawasan industri.

“Alhamdulillah hari ini bertemu dengan Ketua HIPMI bersama jajarannya. HIPMI memiliki visi dan misi yang sama dengan Pemkot Sukabumi, yaitu bagaimana kita akan membangun Kota Sukabumi dan mudah-mudahan membangun kawasan industri,” kata Ayep.

Menurutnya, pembangunan daerah tidak dapat hanya mengandalkan pemerintah. Peran masyarakat, termasuk pengusaha muda, diperlukan untuk menciptakan aktivitas ekonomi baru sekaligus memperluas peluang usaha dan investasi.

Ayep juga menekankan pentingnya menciptakan kemudahan bagi dunia usaha agar pengembangan ekonomi dapat berjalan secara berkelanjutan.

Dalam kesempatan tersebut, ia menyebut terdapat empat instrumen yang menjadi perhatian Pemkot Sukabumi dalam menggerakkan perekonomian daerah, yakni efektivitas Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD), peningkatan konsumsi masyarakat, masuknya investasi, serta devisa.

“Untuk pembangunan daerah ini ada empat hal yang perlu diperhatikan. Satu, efektivitas APBD, kedua konsumsi terus naik, ketiga investasi masuk ke kota, keempat yaitu devisa. Itulah instrumen untuk memajukan Kota Sukabumi,” ujarnya.

Keempat aspek tersebut dinilai berkaitan dengan aktivitas ekonomi daerah. APBD menjadi instrumen pemerintah dalam menjalankan program pembangunan, sementara konsumsi, investasi, produksi dan perdagangan menjadi bagian dari aktivitas ekonomi yang melibatkan masyarakat serta dunia usaha.

Data BPS Kota Sukabumi dalam publikasi Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) menurut pengeluaran juga mencakup sejumlah komponen pembentuk perekonomian daerah, antara lain konsumsi akhir, investasi, serta ekspor dan impor.

Ayep turut mengapresiasi keberadaan HIPMI sebagai wadah para pengusaha muda di Kota Sukabumi. Ia berharap potensi dan energi generasi muda dapat ikut mendorong perkembangan ekonomi daerah.

“Saya bangga dan senang dengan pemuda dan pemudi Kota Sukabumi yang tergabung di dalam Himpunan Pengusaha Muda Indonesia Kota Sukabumi yang keren-keren,” katanya.

Pertemuan tersebut menjadi salah satu ruang komunikasi antara pemerintah daerah dan pelaku usaha untuk membahas peluang investasi, pengembangan bisnis, serta potensi ekonomi yang dapat dikembangkan di Kota Sukabumi.

Pemkot Sukabumi berharap kolaborasi dengan kalangan pengusaha muda dapat terus diperkuat seiring dengan upaya menciptakan iklim usaha dan investasi yang lebih dinamis.***

Editor: Aab Abdul Malik

Gol Tunggal Juan Villa Bungkam Bali United, Borneo FC Amankan Tiga Poin Penuh di Kandang

0

Wartain.com – Borneo FC sukses mengamankan kemenangan kandang yang krusial setelah menaklukkan Bali United dengan skor tipis 1-0. Pertandingan pekan ketiga Liga 1 musim 2026/2027 tersebut berlangsung di Stadion Segiri, Samarinda, pada hari Minggu. Kemenangan ini mengangkat posisi Pesut Etam di tangga klasemen sementara setelah melalui laga ketat.

Gol semata wayang penentu kemenangan tuan rumah dicetak oleh gelandang asal Kolombia, Juan Villa. Melalui eksekusi penalti yang matang pada menit ke-54, ia sukses memperdaya penjaga gawang lawan. Gol tersebut menjadi pembeda krusial di tengah jalannya pertandingan yang tensinya tergolong tinggi sejak awal babak pertama.

Laga sarat gengsi ini juga diwarnai oleh drama kartu merah yang dikeluarkan oleh pengadil lapangan. Gelandang Bali United, Rahmat Arjuna, harus mandi lebih cepat setelah mendapat kartu merah pada menit ke-35. Tak lama berselang, pemain Borneo FC Rifad Marasabessy juga diusir keluar lapangan pada menit yang sama akibat insiden serupa.

Situasi jumlah pemain di atas lapangan kembali bergeser di babak kedua ketika gelandang Bali United, Tim Receveur, turut diganjar kartu merah pada menit ke-70. Keunggulan jumlah pemain dimanfaatkan dengan baik oleh skuad asuhan tuan rumah untuk mempertahankan keunggulan tipis hingga peluit panjang berbunyi.

Tambahan tiga poin penuh ini mendongkrak posisi Borneo FC di papan klasemen sementara Liga 1 naik ke peringkat keempat. Sebaliknya, kekalahan tandang ini membuat Bali United harus rela turun posisi ke peringkat kelima klasemen sementara. Hasil positif ini sekaligus menjadi modal berharga bagi Pesut Etam untuk menatap laga-laga berat berikutnya di kompetisi domestik.

Duel keras ini memperlihatkan betapa ketatnya perebutan lini tengah, di mana wasit harus bekerja ekstra keras mengontrol emosi pemain melalui ganjaran kartu. Borneo FC menunjukkan ketahanan mental yang luar biasa karena mampu mengamankan kemenangan di kandang meski laga diwarnai insiden kartu merah.***

Editor: Aab Abdul Malik

(Yosep)

Pria Asal Bandung Ditemukan Meninggal di Pabuaran Sukabumi, Polisi Lakukan Pemeriksaan

0

Wartain.com — Warga Kampung Babakan Salam, Desa Bantarsari, Kecamatan Pabuaran, Kabupaten Sukabumi, dikejutkan dengan penemuan seorang pria berinisial S (40) dalam kondisi meninggal dunia, Minggu (20/9/2026) pagi.

Korban diketahui merupakan warga asal Kabupaten Bandung yang sebelumnya berada di rumah istrinya di wilayah tersebut.

Camat Pabuaran Ali Murtado membenarkan adanya peristiwa tersebut. Informasi awal diterima setelah warga menemukan korban di sekitar lingkungan permukiman.

“Berdasarkan laporan warga, telah ditemukan seorang laki-laki meninggal dunia di wilayah Babakan Salam, Desa Bantarsari,” kata Ali Murtado.

Berdasarkan keterangan awal yang dihimpun, korban pada Sabtu (19/9/2026) malam sempat mendatangi rumah seorang warga bernama Asmandi (45). Keduanya kemudian berbincang hingga korban menyampaikan sejumlah persoalan terkait rumah tangganya.

Kapolsek Lengkong AKP Awan Ridwan menjelaskan, berdasarkan keterangan saksi, korban datang untuk berbincang sekaligus meminta saran mengenai persoalan pribadi yang sedang dihadapinya.

“Korban datang ke rumah saudara Asmandi untuk mengobrol sekaligus meminta saran terkait permasalahan rumah tangganya,” ujar Awan dalam laporan kepada Kapolres Sukabumi.

Sekitar pukul 23.30 WIB, korban kemudian menyampaikan kepada saksi bahwa dirinya hendak beristirahat karena memiliki rencana untuk pergi ke Bandung.

Pada Minggu dini hari, Asmandi kemudian mencari keberadaan korban karena hendak memastikan rencana keberangkatan tersebut. Setelah dilakukan pencarian di sekitar lokasi, korban ditemukan dalam kondisi sudah meninggal dunia.

Peristiwa tersebut selanjutnya dilaporkan kepada pihak terkait. Personel Polsek Lengkong bersama perangkat Desa Bantarsari dan petugas medis dari Puskesmas Pabuaran mendatangi lokasi untuk melakukan pemeriksaan serta penanganan.

Petugas juga meminta keterangan dari sejumlah saksi dan melakukan pemeriksaan awal terhadap kondisi korban.

Awan Ridwan mengatakan, pihak keluarga telah menyatakan menolak dilakukan autopsi. Setelah proses penanganan di lokasi selesai, korban kemudian dibawa pihak keluarga ke Bandung untuk dimakamkan.

“Pihak keluarga menerima kejadian tersebut sebagai musibah dan selanjutnya korban dibawa ke Bandung untuk dimakamkan,” ujarnya.

Seluruh proses penanganan di lokasi dilaporkan selesai sekitar pukul 09.30 WIB. Situasi di sekitar lokasi selama proses penanganan berlangsung aman dan kondusif.***

Disclaimer: Wartain.com tidak memuat rincian mengenai cara kematian secara detail sebagai bentuk kehati-hatian dalam pemberitaan, khususnya terkait dugaan bunuh diri. Apabila merasa ada gejala seperti hal tersebut, segera untuk menghubungi dokter atau ahli di bidangnya. 

Editor: Aab Abdul Malik

(Intan)

Distan Sukabumi Ikut Ngalongok Dulur di Lembur, Aep Majmudin: Serap Aspirasi Masyarakat Secara Langsung

0

Wartain.com – Dinas Pertanian Kabupaten Sukabumi ikut menyemarakkan rangkaian Hari Jadi Kabupaten Sukabumi (HJKS) ke-156 melalui kegiatan Ngalongok Dulur di Lembur, Sabtu (19/9/2026).

Kegiatan tersebut menjadi salah satu sarana Pemerintah Kabupaten Sukabumi untuk mendekatkan pelayanan kepada masyarakat dengan menghadirkan berbagai agenda sosial dan pelayanan publik secara langsung di sejumlah wilayah.

Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Sukabumi, H. Aep Majmudin, S.E., M.M., turut hadir bersama Bupati Sukabumi H. Asep Japar, Wakil Bupati H. Andreas, Sekretaris Daerah H. Ade Suryaman, unsur Forkopimda serta jajaran perangkat daerah lainnya.

Rangkaian kegiatan diawali di Pusat Pengembangan Budaya dan Industri (Pusbangdai), Kecamatan Cikembar. Dari lokasi tersebut, rombongan melanjutkan perjalanan menuju Alun-Alun Jampangtengah yang menjadi salah satu titik kegiatan dengan agenda bakti sosial, pasar murah dan pelayanan publik.

Perjalanan kemudian berlanjut ke Puncak Buluh, Desa Karanganyar, Kecamatan Jampangkulon. Di lokasi ini, rombongan melaksanakan bakti sosial sekaligus menyalurkan bantuan air bersih kepada masyarakat.

Selanjutnya, kegiatan dilanjutkan di Kecamatan Surade melalui agenda bakti sosial dan penyaluran bantuan bedah rumah. Rangkaian kegiatan juga mencakup Kecamatan Ciracap dengan penyaluran bantuan air bersih, bakti sosial dan bantuan bedah rumah.

Adapun rangkaian Ngalongok Dulur di Lembur tersebut direncanakan ditutup dengan kegiatan sosial dan pemberian bantuan kepada masyarakat di kawasan Pantai Ujunggenteng.

Menurut Aep Majmudin, keterlibatan perangkat daerah dalam kegiatan tersebut tidak hanya menjadi bagian dari rangkaian peringatan HJKS, tetapi juga menjadi kesempatan untuk berinteraksi secara langsung dengan masyarakat.

“Turun langsung ke masyarakat memberikan gambaran nyata mengenai kondisi dan kebutuhan di lapangan. Ini menjadi bagian penting dalam memperkuat pelayanan pemerintah, termasuk dalam mendukung masyarakat di sektor pertanian,” kata Aep.

Ia menilai, komunikasi langsung dengan masyarakat menjadi bagian penting dalam penyelenggaraan pembangunan, termasuk untuk mengetahui berbagai persoalan, kebutuhan dan potensi yang ada di sektor pertanian.

“Komunikasi langsung dengan masyarakat juga menjadi ruang untuk menerima berbagai aspirasi dan masukan yang berkaitan dengan pembangunan pertanian Kabupaten Sukabumi,” ujarnya.

Aep menegaskan, Dinas Pertanian Kabupaten Sukabumi akan terus berupaya membangun komunikasi yang lebih dekat dengan masyarakat agar program dan pelayanan di bidang pertanian dapat berjalan sesuai dengan kebutuhan di setiap wilayah.

“Kami akan terus mendorong komunikasi dan pelayanan yang dekat dengan masyarakat, sehingga berbagai kebutuhan dan potensi di sektor pertanian dapat terus diperhatikan dalam pembangunan daerah,” pungkasnya.***

Editor: Aab Abdul Malik

(Intan)

Tingkatkan Kualitas Hunian Masyarakat, Pemkab Sukabumi Perbaiki Ratusan Rutilahu

0

Wartain.com – Pemkab Sukabumi perbaiki 371 rumah tidak layak huni sebagai wujudnyata meningkatkan kualitas hunian masyarakat. Tak hanya itu di tahun 2026 sebanyak 1.523 unit rumah mendapat dukungan perbaikan melalui program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) dari pemerintah pusat sementara Pemerintah Provinsi Jawa Barat mendukung 40 unit rumah

Pembangunan tersebut secara resmi dilaunching Bupati Sukabumi H Asep Japar di Desa Ujunggenteng, Kecamatan Ciracap, Sabtu (19/9/2026). Launching menjadi bagian dari rangkaian touring Hari Jadi Kabupaten Sukabumi (HJKS) ke-156 bertajuk “Ngalongok Dulur di Lembur”.

“Alhamdulillah, tahun ini kita mendapatkan 1.523 untuk BSPS atau Rutilahu dari Kementerian PKP. Tahun sebelumnya hanya 200 unit,” jelas Kepala Dinas Perumahan dan Permukiman Kabupaten Sukabumi Sendi Apriadi

Menurutnya, penerima bantuan telah melalui proses verifikasi oleh tenaga fasilitator lapangan (TFL) dan koordinator pendamping di bawah bidang perumahan dan kawasan permukiman.

Kadis berharap program tersebut dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya dalam mewujudkan rumah yang lebih layak dan sehat.

Sementara itu, Bupati Sukabumi H Asep Japar mengatakan kegiatan Ngalongok Dulur di Lembur tidak sekadar menjadi agenda touring, tetapi menjadi kesempatan pemerintah melihat langsung kondisi masyarakat di berbagai wilayah.

“Ini bukan untuk gaya-gayaan atau motor-motoran. Kita sengaja menengok masyarakat di wilayah, siapa tahu ada persoalan yang bisa kita dengar langsung,”ujarnya.

Bupati berharap kegiatan tersebut semakin mendekatkan pemerintah dengan masyarakat sekaligus mempercepat penanganan berbagai kebutuhan warga, termasuk penyediaan hunian yang layak melalui program Rutilahu.

Dalam kesempatan itu, Bupati bersama Wakil Bupati Sukabumi dan unsur Forkopimda secara simbolis menyerahkan bantuan Rutilahu kepada penerima manfaat dari Desa Wanasari dan Desa Pasiripis, Kecamatan Surade, serta Desa Bojong, Kecamatan Cibitung.***

Editor: Aab Abdul Malik

(Intan)

Antusiasme Peserta Ikuti Jalan Santai Milad KAHMI ke-60 dan Dies Natalis UMN ke-16 Sukabumi

0
Oplus_131072

Wartain.com – Sebanyak 3.017 peserta dari berbagai kalangan tumpah ruah mengikuti jalan santai dalam rangka Milad KAHMI ke-60 dan Dies Natalis Universitas Madani Nusantara (UMN) Sukabumi ke-16.

Kegiatan tersebut dipusatkan di Kampus UMN, Jl. Lio Balandongan Sirnagalih No.74, Cikondang, Kecamatan Citamiang, Kota Sukabumi, Minggu 20 September 2026 pagi.

Rute jalan santai menempuh jarak lima kilometer dengan titik start dan finish yang sama, yakni di halaman Kampus UMN Sukabumi.

Ribuan peserta yang terdiri dari civitas akademika, keluarga besar KAHMI, HMI, mahasiswa, alumni dan masyarakat umum tampak antusias sejak pagi hari.

Mewakili panitia pelaksana, Sekretaris Panitia Ujang Natadireja menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas partisipasi seluruh peserta yang telah menyukseskan acara.

“Saya mewakili panitia mengucapkan banyak terima kasih atas partisipasi semua peserta dari berbagai kalangan, baik Civitas Akademika kampus UMN, pengurus dan anggota MD KAHMI Sukabumi, anggota HMI, Mahasiswa, alumni UMN dan masyarakat umum,” ungkap Ujang Nata.

Ia menambahkan, jumlah peserta yang mencapai 3.017 orang di luar prediksi awal panitia, hal ini menunjukkan tingginya antusiasme masyarakat terhadap kegiatan kolaboratif ini.

Sementara itu, Koordinator Presidium MD KAHMI Sukabumi, Dr. Dadang Sahroni menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan wujud kolaborasi antara MD KAHMI dengan UMN Sukabumi.

“Ini merupakan bentuk kolaborasi antara kampus UMN yang sedang mengadakan Dies Natalis yang ke-16 dengan MD KAHMI Sukabumi, yang secara kebetulan juga sedang melaksanakan Milad yang ke-60,” kata Dadang.

Menurut Dadang, kolaborasi semacam ini harus terus dijaga dan ditingkatkan, karena menjadi fondasi penting dalam menjalankan roda organisasi agar lebih besar dan berdampak.

Antusiasme Peserta Ikuti Jalan Santai Milad KAHMI ke-60 dan Dies Natalis UMN ke-16 Sukabumi (Foto: Aab)

“Organisasi kita harus besar. Bangunan sinergitas seperti inilah yang akan menjadikan kerja-kerja organisasi bisa berjalan,” harap Dadang.

Rektor UMN Sukabumi, Prof. Dr. H. Endin Nasrudin, M.Si menyampaikan bahwa sinergitas dengan KAHMI merupakan bagian dari komitmen kampus untuk hadir di tengah masyarakat.

Kegiatan ini, kata Endin, digagas sebagai bentuk sinergitas antara kampus dengan organisasi alumni ekstra kampus, sejalan dengan jargon UMN yaitu UMN Mencerdaskan Warga Sukabumi.

“Mencerdaskan tidak hanya soal akademik, tetapi juga mencerdaskan dalam hal kesehatan, kepedulian dan kebersamaan. Itulah makna UMN Mencerdaskan Warga Sukabumi,” tegas Endin.

Acara dibuka langsung oleh Wakil Wali Kota Sukabumi, Bobby Maulana yang secara simbolis melepas ribuan peserta jalan santai.

Dalam arahannya, Bobby Maulana menekankan pentingnya perilaku hidup sehat sebagai investasi jangka panjang bagi warga Kota Sukabumi.

“Perilaku hidup sehat sangat dibutuhkan, sebagai bentuk rasa sayang terhadap jiwa dan raga kita. Mari kita jadikan olahraga sebagai budaya,” ujar Bobby.

Jalan santai tahun ini mengusung tema “KAHMI dan UMN Berkolaborasi, Sehat Bersama, Silaturahmi Terjaga, KAHMI dan UMN Berdaulat” sebagai semangat kebersamaan membangun Sukabumi yang sehat dan berdaulat.***

Editor: Aab Abdul Malik

(Dul)