Wartain.com – Wali Kota Sukabumi, Ayep Zaki, menegaskan bahwa Program Ayeuna Waktuna Berbagi Berkah 12 Pemerlu Atensi Sosial (PAS) merupakan bentuk kepedulian kolektif atau rereongan sosial yang melibatkan banyak pihak untuk membantu masyarakat prasejahtera.
Hal itu disampaikannya saat kegiatan penyaluran bantuan 12 PAS putaran kedua yang berlangsung di Kelurahan Jayaraksa dan Baros, Rabu (6/5/2026).
Pada pelaksanaan episode keenam dan ketujuh di putaran kedua tersebut, tercatat sebanyak 12 penerima manfaat mendapatkan bantuan berupa paket sembako dan uang tunai. Selain itu, dukungan juga diberikan kepada pelaku usaha kecil dalam bentuk peralatan penunjang usaha.
“Program ini tidak berjalan sendiri, tetapi mendapat dukungan dari berbagai mitra seperti BAZNAS, PNM, Pegadaian, Bank bjb, BRI, BNI, Telkom, dan pihak lainnya,” ujar Ayep Zaki.
Kegiatan yang diinisiasi Dinas Sosial Kota Sukabumi ini dimulai sejak pagi hari sekitar pukul 08.15 WIB dengan titik kumpul di kawasan Rawa Uncal. Program tersebut dijalankan melalui Sistem Layanan Rujukan Terpadu (SLRT) Pusat Kesejahteraan Sosial (PUSKESOS) GIRAS sebagai bentuk pelayanan sosial langsung kepada warga.
Di Kelurahan Jayaraksa, rangkaian kegiatan diawali dengan penyerahan bantuan peralatan usaha kepada seorang pedagang sate, Bapak Bukhori. Selain itu, bantuan juga diberikan kepada sejumlah warga lainnya seperti Ibu Eem, Ibu Samah, Ibu Nenah Nurhasanah, Ibu Jua, dan Ibu I’ah.
Sementara itu, di Kelurahan Baros, rombongan mengunjungi warga binaan di wilayah Cipeujeuh RW 03. Beberapa penerima bantuan di lokasi tersebut di antaranya Mamay, Rosiana Damayanti, Herli Suherli, Hana, Lilis, dan Aminah.
Ayep Zaki menyebut, program 12 PAS menjadi salah satu upaya nyata pemerintah dalam memperkuat solidaritas sosial di tengah masyarakat. Pendekatan yang dilakukan secara langsung ke rumah warga dinilai efektif untuk mengetahui kondisi riil sekaligus mempercepat penanganan kebutuhan sosial.
“Melalui kunjungan langsung, kita bisa melihat kondisi masyarakat secara nyata dan memastikan bantuan tepat sasaran,” ungkapnya.
Ia juga berharap program ini dapat terus menumbuhkan semangat gotong royong antara pemerintah, lembaga filantropi, dunia usaha, dan masyarakat luas.
“Dana yang dihimpun dari berbagai pihak ini diarahkan sepenuhnya untuk mendukung pelayanan kesejahteraan sosial bagi masyarakat yang membutuhkan,” pungkasnya.***(RAF)
Editor : Aab Abdul Malik
