Wartain.com – Aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Nusantara Wilayah Jawa Barat (Sukabumi Raya) menggelar audiensi dengan jajaran Polres Sukabumi, para mahasiswa diterima langsung oleh pak Kapolres Sukabumi. Langkah ini diambil guna mengawal penanganan kasus dugaan penganiayaan yang menimpa almarhum Firman Nurjaman, seorang penyandang disabilitas mental yang meninggal dunia setelah menjalani perawatan di Panti Sosial Aura Welas Asih. Selasa, 5 Mei 2026.
Koordinator Wilayah (Korwil) BEM Nusantara Sukabumi, Rahmadi L. Making, menegaskan bahwa pihaknya menaruh perhatian serius terhadap kasus ini. Menurutnya, perlindungan terhadap kelompok rentan telah diamanatkan dalam Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2016 tentang Penyandang Disabilitas dan UU Nomor 18 Tahun 2014 tentang Kesehatan Jiwa.
“Hari ini kami melakukan audiensi dengan Kapolres Kabupaten Sukabumi bertujuan agar kasus dugaan penganiayaan terhadap Almarhum Firman segera diatensi. Kami mendesak agar penegakan hukum dibuka setransparan mungkin sehingga keadilan bagi korban bisa ditegakkan,” tegas Rahmadi. Ia juga menambahkan bahwa mahasiswa akan terus mengawal kasus ini hingga pelaku diadili sesuai undang-undang yang berlaku.
Menanggapi desakan tersebut, Kanit Jatanras Polres Sukabumi menyatakan bahwa saat ini perkara dugaan pengeroyokan dan atau penganiayaan tersebut sedang dalam penanganan intensif. Pihak kepolisian memastikan bahwa proses hukum terus berjalan dan menjadi prioritas.
Hingga saat ini, penyidik telah memeriksa sebanyak sembilan orang saksi dan tengah mengumpulkan bukti-bukti pendukung lainnya. Untuk memperkuat penyidikan, tim kepolisian dijadwalkan akan berangkat ke RSUD Karawang guna mengambil rekam medis serta mengklarifikasi dokter yang menangani korban sebelum meninggal.
Selain itu, pihak kepolisian juga berencana mengunjungi RSUD Marzuki Mahdi untuk menelusuri riwayat pengobatan almarhum.
“Kami serius menanganinya sampai maksimal penyelidikannya. Mohon kepada adik-adik mahasiswa, perkara ini tidak terhenti dan kami bekerja maksimal,” ujar Kanit Jatanras.***
Editor : Aab Abdul Malik
(Yosep)
