Wartain.com || Didaulat menjadi band pembuka dalam “Terambyar Festival Sukabumi bertajuk Satu Panggung, Banyak Rasa, Siap Terambyar! Yang Penting Hepi”, Band Magnet mengguncang acara tersebut dengan membawakan lagu-lagu ter-Hitsnya, yang digelar Stadion Surya Kancana, Kota Sukabumi, Minggu 19/04/2026.
Terambyar Festival Musik Sukabumi ini digagas dalam rangkaian HUT Kota Sukabumi yang ke-112. Konser berlangsung meriah dengan menghadirkan delapan artis dan band papan atas, di antaranya Aldi Taher, Noxaka, For Revenge, Perunggu, Asep Balon, Trimaskoplo, serta penampilan lokal seperti Mighty Finger dan Magnet.
Dimana, konsep festival sendiri mengusung hiburan penuh kebahagiaan, aman, dan nyaman, dengan dukungan sound system berkekuatan 200 ribu watt yang didatangkan langsung dari Jawa Tengah. Selain konser musik pop dan ambyar, acara juga diramaikan pertunjukan budaya.
Diketahui, Terambyar Fest 2026 menjadi festival musik paling meriah di Sukabumi, dengan konsep perpaduan konser, budaya Nusantara, yang menghadirkan pengalaman hiburan tak terlupakan bagi masyarakat.
Menurut Bassist Magnet, Rangga Umbaranputra (AGha Alyasa), lagu ini menjadi penanda kembalinya mereka ke industri musik. Ia merasa bangga didapuk menjadi band pembuka dalam gelaran tersebut.
“Alhamdulillah kami merasa bangga bisa menjadi bagian konser musik ini. Sebagai barometer musik, kita sudah tahu. Tapi kalau ada band dari daerah yang coba masuk, tentu harus didukung. Apalagi kalau [kelak] semua daerah besar dan kecil seluruh Indonesia bisa menyumbangkan musisinya, wah! pasti paten,” ungkapnya setelah selesai perform.

Agha menyebut, salah satu daerah yang sebenarnya dekat dengan Ibu Kota Jakarta, yaitu Kota Sukabumi, kali ini diikutsertakan untuk menggebrak. Kota dingin di Jawa Barat ini, memunculkan band bernama MAGNET ikut berkiprah di pentas musik nasional. Harapannya seperti magnet beneran, bisa menarik banyak orang untuk mendengar musik mereka.
“Sangat wajar ya, band kami diikutsertakan dalam konser ini. Banyak talenta musik di Sukabumi yang sudah berkiprah. Salahsatunya ya band Magnet. Semoga saja sajian musik kami bisa dinikmati oleh masyarakat,” tambahnya
Awalnya band yang berdiri tahun 2002 ini mengusung musik-musik Top 40. Dengan digawangi personil; Angling Sagaran [vokal], Rangga [bass], Ulfhan [gitar], Ilham Munggaran [kibor], dan Ryan Andrean [drum]. Personil tersebut tergolong nama-nama yang cukup dikenal di Sukabumi. Dulu namanya adalah Empire Band, selanjutnya bermetamorfosa, sampai akhirnya mereka memutuskan untuk “menjadi diri sendiri” dan berubah menjadi “Band MAGNET”.
Salahsatu personil band Magnet lainnya bercerita, dahulu mereka sempat dikontrak dan rekaman dengan salah satu label besar di Indonesia. Sayangnya, kasetnya tak kunjung beredar.
“Kami seperti dibodohi, kalau kata anak zaman sekarang, di PHP-in,” kata Angling.
Imbas dari kejadian itu, menurut Angling, justru tercipta satu lagu berjudul “Mati Dalam Pelukanmu”, yang masuk dalam album perdana mereka Melintasi Logika, yang sudah di launching pada bulan Maret 2026 lalu.
Penonton Enjoy dengan Penampilan Band Magnet
Ditengah riuh dan gemuruh penonton, lewat single Penantian Bodoh, MAGNET tampil dengan permainan musik yang rapi dan cukup apik. Karakter vokal Angling cukup menjanjikan meski secara karakter lagu, mirip-mirip dengan Muse.
Band dengan genre pop rock asal Sukabumi, Magnet, resmi comeback setelah vakum dengan merilis single terbaru berbahasa Sunda berjudul “Cinta Aing”. Lagu ini juga menjadi Original Soundtrack (OST) untuk film Sunda Emperor yang dijadwalkan rilis pada tahun 2026.***
Editor : Aab Abdul Malik
(Dul)
