Wartain.com – Insiden berdarah terjadi di Jalan Raya Sukaraja, tepatnya di wilayah Desa Pasirhalang, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Sukabumi, Sabtu (2/5/2026) sore. Seorang pria berinisial R (30) dilaporkan meninggal dunia setelah diduga menjadi korban pengeroyokan oleh sekelompok orang di sekitar Pool Bus MGI rute Sukabumi–Bandung.
Berdasarkan keterangan warga setempat, keributan mulai terjadi sekitar pukul 17.30 WIB di pinggir jalan yang saat itu dalam kondisi cukup ramai. Seorang pria yang datang menggunakan motor roda tiga jenis Tossa tiba-tiba dihampiri oleh seseorang, kemudian situasi memanas hingga berujung perkelahian.
“Satu lawan satu awalnya, tapi tiba-tiba yang lain ikut nyerang dari berbagai arah. Ada yang lempar pakai batu, ada juga yang mukul pakai balok dari belakang,” ungkap Andri (30), saksi mata di lokasi kejadian, Minggu (3/5/2026).
Ia menambahkan, setelah korban tidak lagi berdaya, tubuhnya sempat diseret oleh para pelaku ke sisi jalan. Aksi brutal tersebut diduga dilakukan oleh lebih dari lima orang.
Sementara itu, Plt. Kasi Humas Polres Sukabumi Kota, IPDA Ade Ruli Bahtiarudin, menjelaskan bahwa peristiwa ini diduga merupakan buntut dari konflik sehari sebelumnya. Pada Jumat (1/5/2026) sekitar pukul 18.00 WIB, korban R diketahui sempat melakukan penganiayaan terhadap seorang pria berinisial M di kawasan simpang Goalpara.
“Akibat kejadian itu, M mengalami luka sobek di bagian wajah dan harus mendapatkan sekitar 10 jahitan,” jelas Ade.
Diduga dilatarbelakangi dendam, M kemudian mendatangi korban bersama sejumlah rekannya pada Sabtu sore dan terjadi bentrokan yang berujung fatal. Korban mengalami serangan bertubi-tubi hingga tak sadarkan diri.
“Korban sempat hendak dibawa ke Rumah Sakit Hermina oleh saksi di lokasi. Namun, setibanya di depan rumah sakit, kondisinya sudah tidak sadarkan diri. Setelah mendapat penanganan medis, korban dinyatakan meninggal dunia,” ucap Ade.
Hasil pemeriksaan awal menunjukkan korban mengalami sejumlah luka serius, di antaranya tiga luka tusuk pada tubuh serta luka memar dan sobek di bagian wajah.
Polisi juga telah mengamankan sejumlah barang bukti dari lokasi kejadian, termasuk sebilah pisau kecil, ponsel milik korban, botol berisi minuman keras jenis intisari, sepatu bot, serta kendaraan roda tiga yang digunakan korban.
Saat ini, jenazah korban telah dibawa ke RSUD R. Syamsudin SH untuk keperluan visum. Pihak kepolisian masih melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mengumpulkan keterangan dari para saksi guna mengungkap pelaku serta motif pasti di balik peristiwa tersebut.***(RAF)
Editor : Aab Abdul Malik
