26.7 C
Jakarta
Minggu, Juni 21, 2026
Beranda blog Halaman 3

Muharam Bersholawat untuk Negeri: Ikhtiar Spiritual Mengawal Amanah Kerakyatan

0

WARTAIN.COM, SUKABUMI – Malam keenam Muharam menjadi momentum transendental bagi bangsa Indonesia. Majelis Sholawat Cahaya Nusantara, PPJNA 98, Rumah Literasi Merah Putih, dan Sinergi Media Merah Putih menggagas sebuah laku spiritual: Muharam Bersholawat malam ke 6. Acara ini bukan sekadar ritus. Ini adalah manifestasi doa agar rakyat bangkit bersatu mengawal program kerakyatan Presiden Prabowo Subianto, Palabuhanratu (20/06/2026).

Filsuf Islam Ibnu Khaldun dalam kitab Muqaddimah menegaskan, “kejayaan sebuah peradaban sangat bergantung pada keadilan sosial dan kekuatan moral para pemimpinnya.”

Muharam Bersholawat meletakkan fondasi moral tersebut. Kegiatan ini mengintegrasikan kesalehan ritual dengan kesalehan sosial.

Esensi Spiritual: Membela Kaum Duafa

Ketua Umum PPJNA 98, Anto Kusumayuda, menegaskan pentingnya penyelarasan gerak batin dan tindakan nyata. “Sholawat adalah energi penggerak. Malam ini kita mengetuk pintu langit. Kita meminta kekuatan agar program Makan Bergizi Gratis (MBG), KDMP dan program kerakyatan lainnya berjalan tepat sasaran. Ini adalah jihad kemanusiaan,” ujarnya.

Secara filosofis, keberpihakan pada kaum kecil merupakan manifestasi tertinggi dari keadilan. Pemihakan pada UMKM serta kemudahan kredit bagi usaha rakyat kecil dari Bank Himbara sebagaimana diperintahkan Presiden Prabowo adalah bentuk konkret memanusiakan manusia. Negara hadir memotong rantai kemiskinan struktural.

Ulama kharismatik Imam Al-Ghazali pernah mengingatkan, “kesejahteraan dunia adalah prasyarat menuju keselamatan akhirat. Ketika perut rakyat lapar, kekufuran mendekat”. Oleh karena itu, kebijakan ekonomi yang pro-rakyat kecil adalah perintah agama yang mutlak.

Transformasi Akal dan Kedaulatan Bumi

Pendidikan menjadi pilar kedua dalam transformasi bangsa. Program Sekolah Rakyat hadir untuk mencerdaskan seluruh negeri. Sekjen Rumah Literasi Merah Putih, Dede Heri, menyoroti pentingnya literasi dan kecerdasan kolektif. “Sekolah Rakyat adalah ikhtiar membebaskan bangsa dari kebodohan. Kita membangun manusia seutuhnya, selaras dengan falsafah kemerdekaan,” kata Dede.

Gerakan batin ini juga menyentuh aspek ekologis. Kebijakan menghijaukan lahan pemerintah serta Hak Guna Usaha (HGU) telantar merupakan bentuk pertobatan ekologis. Manusia adalah khalifah di muka bumi, bertugas merawat, bukan merusak.

Penyelamatan Sumber Daya Alam (SDA) untuk kepentingan negara adalah harga mati. Filosofi kuno menyebut bumi, air, dan kekayaan alam adalah milik bersama seluruh rakyat. Mengembalikan kekayaan alam kepada masyarakat adalah jalan mengembalikan keberkahan yang hilang.

Solidaritas Kolektif dan Berkah Ilahi

Ikhtiar ini memerlukan keterlibatan semua pihak. Sekjen PPJNA 98 sekaligus Presidium MD KAHMI Sukabumi, Aam Abdul Salam, menyerukan pentingnya sinergi nasional. “Gerakan solidaritas ini harus masif. Perusahaan BUMN dan swasta wajib peduli, berbagi dengan warga sekitar yang tidak mampu. Ini adalah tanggung jawab moral, bukan sekadar kewajiban hukum,” tegas Aam.

Solidaritas sosial ini melahirkan kedamaian sejati. Dalam filsafat Jawa dikenal istilah Memayu Hayuning Bawwono, mengusahakan keselamatan dunia. Ketika yang kuat membantu yang lemah, harmonisasi kehidupan tercapai.

Seluruh agenda kerakyatan ini merupakan amanah besar Presiden Prabowo Subianto. Kepemimpinan ini digerakkan untuk menjemput ridha Allah SWT. Melalui ketukan doa malam Muharam, seluruh elemen bangsa bersatu, bergerak, dan memastikan Indonesia bangkit dalam keberkahan yang melimpah.***

Editor : M.Rafi Asyam

Kejutan pahit gugurnya unggulan pertama Amallia C. Pratiwi / Siti Fadia S. Ramadhanti di tangan wakil China

0

Wartain.com – Kejutan pahit harus diterima delegasi Indonesia setelah ganda putri unggulan pertama, Amallia C. Pratiwi dan Siti Fadia S. Ramadhanti, tumbang di babak semifinal Macau Open 2026. Mereka dipaksa menyerah oleh pasangan non-unggulan asal China, Chen Fan Shu Tian dan Liu Jia Yue, pada Sabtu (20/6/2026).

Laga yang digelar di Macau tersebut berakhir antiklimaks bagi pasangan andalan Indonesia. Amallia/Fadia mengalami kekalahan telak dua gim langsung dari duet China dengan skor akhir 13-21 dan 7-21.

Sejak gim pertama dimulai, Chen/Liu langsung mengambil inisiatif serangan yang menyulitkan pertahanan Amallia/Fadia. Pasangan China tersebut tampil sangat solid dan tidak memberikan celah sedikit pun bagi ganda putri Indonesia untuk mengembangkan ritme permainan.

Memasuki gim kedua, performa Amallia/Fadia justru semakin merosot tajam akibat rentetan kesalahan sendiri yang menguntungkan lawan. Jarak poin yang terlampau jauh membuat mental bertanding ganda China semakin di atas angin hingga menyudahi gim kedua dengan skor mencolok 7-21.

Kekalahan telak ini menjadi evaluasi besar bagi tim ganda putri Indonesia, mengingat status Amallia/Fadia sebagai unggulan teratas di turnamen berlevel Super 300 ini. Strategi pertahanan rapat dan serangan cepat dari Chen/Liu terbukti gagal diredam oleh duo Merah Putih.

Akibat hasil minor ini, impian Indonesia untuk menciptakan gelar dari sektor ganda putri di Macau Open 2026 dipastikan kandas. Di sisi lain, Chen Fan Shu Tian/Liu Jia Yue sukses melaju ke babak final untuk menantang lawan berikutnya pada Minggu (21/6/2026).***

Editor : Aab Abdul Malik

(Yosep)

Perjuangan Muhamad Yusuf yang harus terhenti di babak semifinal setelah kalah dari wakil Thailand

0

Wartain.com – Langkah tunggal putra Indonesia, Muhamad Yusuf, terpaksa terhenti di babak semifinal turnamen Macau Open 2026. Yusuf gagal melaju ke partai puncak setelah ditaklukkan oleh wakil Thailand, Kantaphon Wangcharoen, pada Sabtu (20/6/2026).

Bertanding di Macau, Yusuf harus mengakui keunggulan lawannya melalui permainan straight game langsung. Tunggal putra Merah Putih tersebut kalah dengan skor ketat 20-22 di gim pertama, dan menyerah 15-21 pada gim kedua.

Pertandingan sejatinya berlangsung sangat sengit pada gim pertama, di mana kedua pemain saling mengejar poin. Yusuf sempat memberikan perlawanan maksimal hingga memaksa terjadinya setting juice, namun Wangcharoen tampil lebih tenang di poin-poin kritis.Memasuki gim kedua, performa Yusuf justru mengalami penurunan akibat tekanan yang terus dilancarkan oleh sang lawan.

Wangcharoen memanfaatkan momentum kemenangan gim pertama untuk mendikte jalannya pertandingan dan meninggalkan perolehan poin Yusuf secara signifikan.

Kegagalan mengantisipasi serangan variatif dari wakil Thailand menjadi salah satu penyebab utama kekalahan Yusuf. Meskipun telah berusaha mengubah pola permainan, Yusuf tetap kesulitan menembus pertahanan kokoh yang dibangun oleh Wangcharoen.

Dengan hasil ini, Indonesia dipastikan kehilangan satu wakilnya di sektor tunggal putra pada babak final Macau Open 2026. Sementara itu, Kantaphon Wangcharoen berhak melenggang ke babak final yang akan diselenggarakan pada esok hari, Minggu (21/6/2026).***

Editor : Aab Abdul Malik

(Yosep)

Keberhasilan Ali Faathir Rayhan / Devin Artha Wahyudi menembus babak final Macau Open 2026 setelah menumbangkan wakil Malaysia

0

Wartain.com – Pasangan ganda putra Indonesia, Ali Faathir Rayhan dan Devin Artha Wahyudi, sukses mengamankan tiket ke babak final turnamen bulu tangkis Macau Open 2026. Kepastian ini didapat setelah mereka memenangkan laga semifinal yang berlangsung di Macau pada Sabtu (20/6/2026).

Sebagai unggulan keempat, Ali/Devin tampil dominan dan meyakinkan sejak awal gim pertama. Mereka berhasil menundukkan perlawanan ganda putra asal Malaysia, Low Hang Yee dan Ng Eng Cheong, dua gim langsung dengan skor kembar 21-12, 21-12.

Kemenangan ini menjadi angin segar bagi skuad bulu tangkis Indonesia di turnamen BWF World Tour Super 300 tersebut. Pasalnya, Ali/Devin menjadi salah satu tumpuan utama Merah Putih untuk membawa pulang gelar juara dari sektor ganda putra.

Sepanjang pertandingan, pasangan Indonesia tersebut menerapkan strategi menyerang yang agresif. Pukulan-pukulan smash keras dan penempatan bola yang akurat dari Devin maupun Ali terus menekan pertahanan Low/Ng, sehingga membuat wakil Malaysia itu kerap melakukan kesalahan sendiri.

Tekanan konstan yang dilancarkan Ali/Devin membuat lawan tidak mampu mengembangkan permainan terbaik mereka. Alhasil, duo Indonesia ini berhasil menyudahi perlawanan musuh dalam waktu yang relatif cepat di kedua gim.

Dengan hasil akhir yang gemilang ini, Ali Faathir Rayhan dan Devin Artha Wahyudi resmi melangkah ke babak pamungkas Macau Open 2026. Mereka kini bersiap menghadapi partai final yang akan digelar pada Minggu (21/6/2026) demi memperebutkan podium tertinggi.***

Editor : Aab Abdul Malik

(Yosep)

PT Amerta Indah Otsuka dan TNGHS Perkuat Konservasi, 3.500 Pohon Endemik Akan Ditanam di Halimun Salak

0

Wartain.com – Upaya pelestarian lingkungan kembali mendapat dukungan dari sektor swasta. PT Amerta Indah Otsuka bersama Balai Taman Nasional Gunung Halimun Salak (TNGHS) menjalin kerja sama strategis dalam rangka rehabilitasi ekosistem kawasan konservasi, perlindungan satwa liar, serta pemberdayaan masyarakat di sekitar taman nasional.

Kolaborasi tersebut menjadi bentuk nyata sinergi antara dunia usaha dan pengelola kawasan konservasi dalam menjaga keberlanjutan sumber daya alam sekaligus memperkuat fungsi ekologis hutan yang memiliki peran penting bagi kehidupan masyarakat.

Board of Director PT Amerta Indah Otsuka, Sudarmadi Widodo, menyampaikan bahwa kepedulian terhadap lingkungan merupakan bagian dari komitmen perusahaan yang terus dijalankan secara berkelanjutan. Menurutnya, keberlangsungan hidup manusia sangat bergantung pada kondisi lingkungan yang sehat dan terjaga.

“Pelestarian lingkungan bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi juga seluruh elemen masyarakat, termasuk dunia usaha. Kawasan konservasi yang terjaga akan memberikan manfaat besar bagi generasi saat ini maupun masa depan,” ujarnya, Sabtu (20/6/2026).

Kerja sama antara PT Amerta Indah Otsuka dan TNGHS bukanlah hal baru. Sebelumnya, melalui Program Satu Hati yang berlangsung pada periode 2012 hingga 2019, perusahaan telah berkontribusi dalam penanaman dan adopsi lebih dari 28 ribu pohon di kawasan TNGHS dengan tingkat keberhasilan tumbuh yang tinggi.

Sebagai kelanjutan dari program tersebut, PT Amerta Indah Otsuka kembali menyalurkan dukungan pendanaan sebesar Rp371 juta untuk periode 2026–2029. Dana tersebut akan digunakan untuk rehabilitasi kawasan konservasi seluas 4,9 hektare yang berada di Blok Cisaat.

Pada tahap awal pelaksanaan program, sebanyak 3.500 pohon endemik akan ditanam, di antaranya jenis puspa dan rasamala yang dikenal memiliki peran penting dalam menjaga keseimbangan ekosistem hutan pegunungan.

Tak hanya fokus pada penghijauan, kerja sama ini juga diarahkan untuk mendukung pelestarian keanekaragaman hayati. Upaya tersebut mencakup perlindungan habitat satwa langka yang hidup di kawasan TNGHS, seperti Macan Tutul Jawa dan Elang Jawa yang menjadi simbol penting konservasi di Indonesia.

Melalui kolaborasi ini, diharapkan kualitas ekosistem hutan di kawasan Gunung Halimun Salak semakin terjaga, sekaligus memberikan manfaat ekologis dan sosial bagi masyarakat sekitar secara berkelanjutan.***

Editor : Aab Abdul Malik

(Intan)

Satu Abad Ursulin dan Yuwati Bhakti, Pemkot Sukabumi Apresiasi Peran Besar dalam Mencetak Generasi Berkarakter

0

Wartain.com – Perjalanan panjang Biara Ursulin dan Kampus Yuwati Bhakti selama 100 tahun mendapat apresiasi dari Pemerintah Kota Sukabumi. Penghargaan tersebut disampaikan Wali Kota Sukabumi, Ayep Zaki, saat menghadiri Perayaan Syukur 100 Tahun Biara Ursulin dan Kampus Yuwati Bhakti di Gereja St. Joseph, Sabtu (20/6/2026).

Perayaan satu abad ini menjadi momentum untuk mengenang sekaligus menghargai kontribusi lembaga tersebut dalam dunia pendidikan, pelayanan sosial, dan pembentukan karakter generasi muda di Kota Sukabumi.

Dalam sambutannya, Ayep Zaki menyampaikan ucapan selamat atas perjalanan panjang yang telah dilalui Biara Ursulin dan Kampus Yuwati Bhakti dalam mengabdikan diri kepada masyarakat.

“Atas nama Pemerintah Kota Sukabumi, saya mengucapkan selamat atas dedikasi satu abad Biara Ursulin dan Kampus Yuwati Bhakti dalam menebar kasih, pelayanan, dan pengabdian bagi masyarakat Kota Sukabumi,” ujarnya.

Menurut Wali Kota, keberhasilan sebuah lembaga pendidikan tidak hanya diukur dari prestasi akademik, tetapi juga dari kemampuannya membentuk karakter peserta didik. Dalam hal ini, Kampus Yuwati Bhakti dinilai telah memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan sumber daya manusia di Kota Sukabumi.

“Kampus Yuwati Bhakti telah berkontribusi nyata mencetak generasi muda yang cerdas, berintegritas, dan berkarakter,” katanya.

Ayep juga menilai nilai-nilai yang ditanamkan selama ini sejalan dengan upaya menciptakan masyarakat yang harmonis, toleran, dan saling menghormati di tengah keberagaman yang ada.

Ia menegaskan bahwa semangat kebersamaan dan penghormatan terhadap perbedaan harus terus dipelihara sebagai modal penting dalam membangun kota yang maju dan damai.

“Kota Sukabumi adalah rumah kita bersama. Semangat melayani dan saling menghargai harus terus dijaga demi kemajuan kota,” tegasnya.

Wali Kota berharap peringatan 100 tahun Biara Ursulin dan Kampus Yuwati Bhakti menjadi titik awal untuk terus memperkuat kontribusi di bidang pendidikan dan kemanusiaan.

“Semoga Biara Ursulin dan Kampus Yuwati Bhakti terus menjadi bagian penting dalam mencetak generasi penerus dan pemimpin masa depan yang membawa nilai-nilai kemanusiaan, integritas, serta semangat pengabdian,” harapnya.

Perayaan syukur tersebut berlangsung dalam suasana penuh khidmat dan kebersamaan. Sejumlah unsur yayasan, tenaga pendidik, peserta didik, alumni, tokoh agama, dan berbagai elemen masyarakat hadir untuk merayakan perjalanan satu abad lembaga yang telah menjadi bagian dari sejarah pendidikan di Kota Sukabumi.***(RAF)

Editor : Aab Abdul Malik

Anniversary HDCI ke-36 Jadi Momentum Promosikan Kota Sukabumi

0

Wartain.com – Perayaan Hari Ulang Tahun ke-36 Harley Davidson Club Indonesia (HDCI) di Kota Sukabumi menjadi momentum untuk memperkenalkan potensi daerah kepada para tamu dari berbagai wilayah. Kegiatan yang berlangsung di Safa Cafe, Jumat (19/6/2026), dihadiri langsung oleh Wali Kota Sukabumi, Ayep Zaki.

Acara tersebut turut dihadiri Kapolres Sukabumi Kota beserta Wakapolres, Ketua Pengda HDCI Jawa Barat, para Ketua Pengcab HDCI se-Jawa Barat dan DKI Jakarta, Ketua HDCI Sukabumi, pimpinan perbankan, anggota HDCI, serta sejumlah tamu undangan lainnya.

Ayep Zaki menyampaikan apresiasi kepada HDCI yang kembali memilih Kota Sukabumi sebagai lokasi penyelenggaraan kegiatan komunitas berskala regional. Menurutnya, kehadiran para anggota HDCI dari berbagai daerah menjadi peluang untuk memperkenalkan daya tarik Kota Sukabumi kepada masyarakat yang lebih luas.

“Kehadiran anggota HDCI dari berbagai daerah memberikan dampak positif bagi promosi dan perkembangan Kota Sukabumi sebagai destinasi yang nyaman untuk dikunjungi,” ujar Ayep.

Ia menegaskan, Pemerintah Kota Sukabumi terus berupaya menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, dan ramah bagi wisatawan maupun komunitas yang menggelar kegiatan di daerah tersebut.

“Kehadiran berbagai komunitas, termasuk HDCI, menjadi bagian penting dalam memperkenalkan potensi Kota Sukabumi kepada masyarakat yang lebih luas,” katanya.

Selain menjadi ajang silaturahmi para pecinta motor besar, peringatan hari jadi HDCI juga dinilai mampu memberikan dampak positif terhadap pergerakan ekonomi lokal, terutama sektor jasa, kuliner, dan pariwisata.

Pada kesempatan itu, Ayep Zaki turut mengapresiasi perjalanan panjang HDCI yang telah menginjak usia ke-36 tahun. Menurutnya, eksistensi organisasi tersebut menunjukkan kuatnya semangat persaudaraan dan kebersamaan yang terus terjaga hingga saat ini.

Ia pun mengucapkan selamat ulang tahun kepada HDCI serta berharap organisasi tersebut semakin maju, solid, dan terus memberikan kontribusi positif bagi masyarakat.

“Semoga HDCI terus berkembang, semakin solid, serta mampu memberikan manfaat yang lebih luas bagi anggotanya maupun masyarakat secara umum,” pungkasnya.***(RAF)

Editor : Aab Abdul Malik

Presiden Bahas Penguatan Olahraga Nasional dan Pengembangan Sepak Bola Indonesia

0

Wartain.com – Presiden Republik Indonesia menerima Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) bersama Pelatih Tim Nasional Indonesia untuk membahas berbagai langkah strategis dalam memperkuat pembangunan olahraga nasional, pembinaan generasi muda, serta pengembangan sepak bola Indonesia ke depan.

Dalam pertemuan tersebut, Menpora memaparkan sejumlah program prioritas yang akan menjadi fokus pemerintah dalam meningkatkan prestasi olahraga nasional.

Salah satunya adalah penguatan pembinaan atlet secara berkelanjutan melalui program Pemusatan Latihan Nasional (Pelatnas) sebagai persiapan menghadapi berbagai ajang olahraga internasional, seperti SEA Games, Asian Games, hingga Olimpiade.

Selain itu, pemerintah juga berupaya meningkatkan kesejahteraan atlet melalui pemberian bonus prestasi serta perluasan peluang karier setelah masa aktif sebagai atlet berakhir.

Langkah tersebut diharapkan dapat memberikan jaminan masa depan yang lebih baik bagi para atlet yang telah mengharumkan nama bangsa.

Pengembangan olahraga disabilitas turut menjadi perhatian dalam pembahasan. Pemerintah berkomitmen memberikan dukungan yang lebih luas bagi atlet disabilitas agar mampu berprestasi di tingkat nasional maupun internasional.

Di bidang infrastruktur, pemerintah akan mempercepat pembangunan pusat pembinaan olahraga nasional yang diharapkan menjadi pusat pengembangan bakat dan peningkatan kualitas atlet Indonesia.

Selain itu, skema dana pensiun bagi atlet juga tengah dikaji sebagai bentuk penghargaan dan perlindungan terhadap para pelaku olahraga yang telah mengabdikan diri bagi negara.

Dalam kesempatan tersebut, Presiden menegaskan komitmen pemerintah untuk terus mendukung kemajuan sepak bola nasional. Menurut Presiden, sepak bola memiliki peran penting dalam membangun karakter generasi muda sekaligus memperkuat persatuan bangsa.

Presiden juga menyoroti berbagai agenda besar yang tengah dipersiapkan Indonesia, termasuk kesiapan menjadi tuan rumah ajang FIFA ASEAN serta upaya mewujudkan target lolos ke Piala Dunia 2030.

Untuk mencapai tujuan tersebut, diperlukan sinergi yang kuat antara pemerintah, federasi, pelatih, atlet, dan seluruh pemangku kepentingan di bidang olahraga.

Melalui berbagai langkah strategis tersebut, pemerintah berharap pembangunan olahraga nasional dapat berjalan lebih terarah, berkelanjutan, dan mampu melahirkan atlet-atlet berprestasi yang membawa Indonesia semakin diperhitungkan di kancah internasional.***

Editor : Aab Abdul Malik

(Intan)

Sambut Hari Bhayangkara ke-80, Polres Sukabumi Kota Kerahkan Tim Gabungan Bersihkan Gunung Gede

0

Wartain.com – Polres Sukabumi Kota menggandeng berbagai unsur relawan, komunitas pecinta alam, instansi pemerintah, dan awak media untuk menggelar Operasi Bersih Gunung Gede. Kegiatan yang menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-80 tersebut diawali dengan pelepasan tim gabungan oleh Kapolres Sukabumi Kota AKBP Sentot Kunto Wibowo di halaman Mapolres Sukabumi Kota, Jumat (19/6/2026).

Sebanyak 52 personel diterjunkan dalam kegiatan yang akan berlangsung selama dua hari satu malam, mulai 20 hingga 21 Juni 2026. Mereka terdiri dari 19 anggota Polres Sukabumi Kota, 6 personel BPBD, 11 relawan Pantera, 8 anggota Mapala/Nusapala, 7 awak media, dan seorang relawan.

Dalam operasi tersebut, tim gabungan akan menyisir sejumlah jalur dan titik di kawasan Gunung Gede untuk mengumpulkan sampah yang ditinggalkan wisatawan maupun pendaki. Upaya ini dilakukan guna menjaga kebersihan serta kelestarian salah satu kawasan konservasi dan destinasi wisata alam unggulan di Jawa Barat.

Kapolres Sukabumi Kota AKBP Sentot Kunto Wibowo menegaskan bahwa menjaga kelestarian Gunung Gede tidak dapat dilakukan oleh satu pihak saja, melainkan membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat.

“Gunung Gede adalah kebanggaan kita bersama. Karena itu, kebersihan dan kelestariannya harus terus dijaga. Melalui kegiatan ini, kami ingin mengajak masyarakat, khususnya para pendaki, untuk lebih peduli terhadap lingkungan dengan tidak membuang atau meninggalkan sampah di kawasan gunung,” ujar Sentot.

Menurutnya, persoalan sampah di kawasan wisata alam masih menjadi tantangan yang harus dihadapi bersama melalui edukasi dan aksi nyata di lapangan.

“Kami mengapresiasi seluruh pihak yang telah berpartisipasi dalam kegiatan ini. Semangat kebersamaan yang ditunjukkan tim gabungan menjadi bukti bahwa menjaga alam merupakan tanggung jawab bersama. Semoga kegiatan ini dapat memberikan manfaat dan menumbuhkan kesadaran masyarakat untuk lebih mencintai lingkungan,” pungkasnya.

Melalui kolaborasi lintas sektor tersebut, Operasi Bersih Gunung Gede diharapkan tidak hanya menghasilkan kawasan yang lebih bersih, tetapi juga menjadi sarana edukasi bagi masyarakat agar semakin peduli terhadap kelestarian lingkungan dan menerapkan prinsip tidak meninggalkan sampah saat beraktivitas di alam terbuka.***(RAF)

Editor : Aab Abdul Malik

Pendaftaran Forum Anak Daerah Kabupaten Sukabumi Periode 2026–2028 Resmi Dibuka

0

Wartain.com – Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kabupaten Sukabumi resmi membuka pendaftaran kepengurusan Forum Anak Daerah (FAD) Kabupaten Sukabumi Periode 2026–2028. Program ini menjadi wadah bagi anak dan remaja untuk berpartisipasi aktif dalam menyuarakan hak-hak anak sekaligus berkontribusi dalam mewujudkan Kabupaten Sukabumi sebagai Kabupaten Layak Anak.

Mengusung semangat “Sauyunan Nyuarakeun Hak, Babarengan Ngawangun Sukabumi Layak Anak”, FAD mengajak generasi muda untuk bergabung dan belajar menjadi Pelopor dan Pelapor (2P) dalam berbagai isu yang berkaitan dengan pemenuhan hak serta perlindungan anak.

Pendaftaran terbuka bagi remaja berusia 13 hingga 17 tahun untuk menjadi pengurus Forum Anak Daerah. Sementara itu, bagi pemuda berusia 18 hingga 21 tahun tersedia kesempatan untuk bergabung pada Divisi Media Komunikasi dan Divisi Administrasi.

Calon peserta diwajibkan menyiapkan sejumlah persyaratan, di antaranya surat izin orang tua serta surat rekomendasi dari sekolah maupun pemerintah desa atau kecamatan setempat.

Pendaftaran dibuka mulai 20 Juni hingga 20 Juli 2026. Seluruh rangkaian seleksi, mulai dari verifikasi administrasi, wawancara, hingga pengumuman hasil akhir, akan dilaksanakan sepanjang bulan Juli 2026.

Melalui Forum Anak Daerah, para peserta diharapkan dapat mengembangkan potensi diri, memperluas jejaring pertemanan, meningkatkan kemampuan kepemimpinan, serta menjadi agen perubahan yang mampu menyampaikan aspirasi dan kebutuhan anak di Kabupaten Sukabumi.

Masyarakat, khususnya para remaja yang memenuhi persyaratan, diimbau untuk segera mendaftarkan diri melalui informasi dan tautan pendaftaran yang tersedia pada poster resmi kegiatan.

Dengan semangat “Pateupang, Ngariung, Nyiptakeun, Kabagjaan”, Forum Anak Daerah Kabupaten Sukabumi mengajak generasi muda untuk bersama-sama berkontribusi dalam menciptakan lingkungan yang aman, ramah, dan mendukung tumbuh kembang anak demi terwujudnya Sukabumi yang semakin layak anak.***

Editor : Aab Abdul Malik

(Intan)