26.7 C
Jakarta
Senin, Juni 22, 2026
Beranda blog Halaman 4

Disdik Sukabumi Tutup Pendaftaran SPMB Tahap I, Monev Dilakukan ke 3 Sekolah di Cisolok

0
Oplus_131072

Wartain.com – Dinas Pendidikan Kabupaten Sukabumi menutup pendaftaran Sistem Penerimaan Murid Baru SPMB Tahap I pada Jumat (19/6/2026). Tahap I khusus untuk jalur prestasi, afirmasi, dan mutasi.

Untuk memastikan pelaksanaan sesuai aturan, Sekretaris Disdik Kabupaten Sukabumi Herdiawan Waryadi turun langsung melakukan monitoring dan evaluasi monev ke lapangan pada hari terakhir pendaftaran.

Tiga sekolah menjadi titik pantau Herdiawan, yaitu SDN 1 Cimaja, SMPN 2 Cisolok, dan SMPN 6 Cisolok Satu Atap. Ketiganya dipilih untuk melihat langsung kesiapan panitia dan kelancaran sistem pendaftaran.

Hasil monev menunjukkan proses berjalan tertib. “Sejauh ini pelaksanaan SPMB berjalan lancar. Hari ini merupakan hari terakhir pendaftaran Tahap I untuk jalur prestasi, afirmasi, dan mutasi. Dari hasil monitoring, proses sesuai ketentuan,” ujar Herdiawan, Jumat (19/6/2026).

Menurut Herdiawan, monev bukan sekadar formalitas. Kegiatan ini bentuk pengawasan agar setiap sekolah melaksanakan SPMB secara objektif, transparan, akuntabel, dan berkeadilan tanpa diskriminasi.

Prinsip transparansi ditegaskan sejak awal. Disdik Kabupaten Sukabumi gencar melakukan sosialisasi ke sekolah dan masyarakat agar informasi SPMB sampai merata, tidak hanya di perkotaan.

Selain sosialisasi, Disdik juga membuka layanan pengaduan. Warga yang butuh informasi atau ingin melaporkan dugaan pelanggaran dapat menyampaikannya melalui kanal resmi yang disediakan.

Herdiawan menekankan, SPMB harus memberi kesempatan sama bagi seluruh calon murid. Tidak ada sekolah favorit yang boleh menyimpang dari kuota dan kriteria yang ditetapkan pemerintah.

“Kami berharap seluruh tahapan SPMB berlangsung tertib sampai selesai. Tujuannya agar setiap anak mendapat akses pendidikan sesuai ketentuan yang berlaku,” jelasnya.

Untuk mempermudah masyarakat, Disdik membuka posko layanan langsung di kantor Disdik Kabupaten Sukabumi. Petugas siap melayani pertanyaan dan keluhan terkait teknis pendaftaran.

Selain posko, Disdik juga menyediakan link pengaduan daring. Dengan begitu, warga tidak perlu datang ke kantor bila hanya ingin menyampaikan informasi atau laporan pelanggaran.

Setelah Tahap I ditutup, Disdik akan mengevaluasi hasil pendaftaran sebelum masuk ke tahapan berikutnya. Masyarakat diminta terus memantau pengumuman resmi agar tidak tertipu informasi hoaks.***

Editor : Aab Abdul Malik

(Dul)

PLN ULP Cibadak Padamkan Listrik Sejumlah Wilayah Sukabumi Utara Sabtu 20 Juni 2026

0
Oplus_131072

Wartain.com – PLN Unit Layanan Pelanggan ULP Cibadak akan melakukan pemadaman listrik sementara di sejumlah wilayah Kabupaten Sukabumi pada Sabtu, 20 Juni 2026. Pemadaman dilakukan untuk mendukung pekerjaan pemeliharaan dan penguatan jaringan.

Informasi tersebut tertuang dalam surat pemberitahuan pemeliharaan jaringan PLN ULP Cibadak tertanggal 17 Juni 2026. Surat itu menyebutkan penghentian sementara aliran listrik diperlukan untuk pekerjaan di sisi Saluran Udara Tegangan Menengah SUTM.

Manager PLN ULP Cibadak Yuniar mengatakan kegiatan ini bagian dari upaya menjaga keandalan sistem distribusi listrik. Tujuannya agar pasokan tenaga listrik kepada pelanggan lebih stabil dan minim gangguan.

“Pemadaman sementara ini dilakukan untuk mendukung pekerjaan pemeliharaan dan penguatan jaringan di sisi SUTM. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan keandalan pasokan tenaga listrik kepada pelanggan,” ujar Yuniar, Jumat (19/6/2026).

Pemadaman pertama dijadwalkan mulai pukul 10.00 WIB hingga pekerjaan selesai. Wilayah terdampak meliputi Jalan Raya Cibolang, Kampung Bakti, Cibaraja, Cagak Cibaraja, Cimahi, Cirenged, Selaawi, Selajambe, Gentong, Babakan Jampang, Kutasirna, Panyindangan, Citamiang, Cidadap, Cimenteng, Legok Nyenang, Cimahigirang, Kebon Kawung, Cisarua Sukamanis, Cibogo, Muaradua, Gunung Jati, Pameungpeuk, Pasir Angin, Cinagen, serta sejumlah wilayah di Desa Selajambe, Citamiang, Sukamanis, dan Cikahuripan.

Pemadaman kedua dibagi dua sesi. Sesi pertama pukul 10.00 hingga 11.30 WIB, sesi kedua pukul 16.00 hingga 17.00 WIB. Area terdampak berada di Kecamatan Cicantayan dan Kecamatan Caringin.

Wilayah Kecamatan Cicantayan dan Caringin yang terdampak meliputi Desa Sukadamai, Cicantayan, Hegarmanah, Cimanggis, Talaga, Cijengkol, Mekarjaya, Seuseupan, Caringin, Caringin Kulon, Sukamulya, Cikembang, hingga Pasir Datar Indah.

Yuniar menyampaikan permohonan maaf kepada pelanggan atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan. Ia menegaskan pemeliharaan ini penting untuk mencegah gangguan lebih besar di kemudian hari.

“Sehubungan dengan pekerjaan tersebut, maka kami mohon maaf kepada pelanggan dan atas ketidaknyamanan yang disebabkan oleh adanya kegiatan tersebut,” katanya.

PLN mengimbau masyarakat untuk mengantisipasi kebutuhan listrik selama pemadaman berlangsung. Pelanggan disarankan men-charge peralatan penting dan mengatur ulang aktivitas yang membutuhkan listrik.

Pekerjaan penguatan SUTM menjadi agenda rutin PLN untuk meningkatkan kualitas layanan. Jaringan yang lebih andal diharapkan mengurangi risiko padam mendadak saat beban puncak atau cuaca ekstrem.

Informasi lebih lanjut dapat diakses melalui aplikasi PLN Mobile atau menghubungi Contact Center 123. PLN ULP Cibadak memastikan pekerjaan akan diselesaikan secepat mungkin agar listrik kembali normal sesuai jadwal.***

Editor : Aab Abdul Malik

(Dul)

Ayah Ditemukan Meninggal, Anak Masih Hilang Usai Tenggelam di Muara Sungai Pasir Putih Pangumbahan Sukabumi

0

Wartain.com – Peristiwa tenggelamnya dua wisatawan yang merupakan ayah dan anak di kawasan Muara Sungai Pasir Putih, Kawasan Konservasi Pangumbahan, Kecamatan Ciracap, Kabupaten Sukabumi, berujung duka. Sang ayah, Ahmad Efendi (36), ditemukan meninggal dunia sehari setelah kejadian, sementara putranya yang berusia 12 tahun masih dalam pencarian tim SAR gabungan.

Insiden tersebut terjadi pada Jumat (19/6/2026) sekitar pukul 16.25 WIB. Berdasarkan informasi yang dihimpun, Ahmad Efendi bersama anaknya tengah berenang di sekitar muara sungai ketika diduga mengalami kesulitan di dalam air. Keduanya sempat meminta pertolongan sebelum akhirnya tenggelam.

Setelah dilakukan pencarian sejak Jumat sore, tim SAR gabungan berhasil menemukan Ahmad Efendi pada Sabtu (20/6/2026) sekitar pukul 08.40 WIB. Korban ditemukan mengapung di perairan dengan jarak sekitar 200 meter dari lokasi awal kejadian dalam kondisi meninggal dunia.

Koordinator Pos SAR Sukabumi, Suryo Adianto, mengatakan korban ditemukan saat tim melakukan penyisiran di sekitar lokasi kejadian.

“Korban kami temukan pagi ini dalam posisi telungkup terapung di perairan. Selanjutnya korban dievakuasi dan dibawa menuju rumah duka untuk diserahkan kepada pihak keluarga,” ujar Suryo.

Sementara itu, pencarian terhadap anak korban masih terus dilakukan. Tim SAR gabungan mengerahkan berbagai metode pencarian, baik melalui jalur laut, darat maupun udara.

“Tim SAR melakukan penyisiran laut menggunakan perahu Landing Craft Rubber (LCR) hingga radius 2 mil laut dari titik kejadian. Pencarian juga dilakukan melalui jalur darat sejauh 2 kilometer ke arah barat dan 2 kilometer ke arah timur, serta pemantauan udara menggunakan drone hingga radius 200 meter,” jelasnya.

Operasi pencarian melibatkan puluhan personel dari berbagai unsur, di antaranya Pos SAR Sukabumi, Polair Polres Sukabumi, Pos TNI AL Ujunggenteng, P2BK BPBD Kabupaten Sukabumi, nelayan Ujunggenteng, Jampang Peduli, perangkat Desa Pangumbahan, SAKA SAR Kabupaten Sukabumi, Balawista, Sehati, serta masyarakat setempat.

Hingga Sabtu siang, tim SAR gabungan masih melanjutkan pencarian terhadap korban yang belum ditemukan dengan memperluas area pencarian di sekitar lokasi tenggelam.***(RAF)

Editor : Aab Abdul Malik

BKPSDM Sukabumi Dorong ASN Tingkatkan Kompetensi Melalui Ujian Dinas dan UPKP 2026

0

Wartain.com – Pemerintah Kabupaten Sukabumi melalui Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) terus berupaya meningkatkan kualitas aparatur sipil negara (ASN) melalui pelaksanaan Ujian Dinas dan Ujian Penyesuaian Kenaikan Pangkat (UPKP) Tahun 2026.

Kegiatan yang berlangsung pada 17–18 Juni 2026 di Kantor Regional III Badan Kepegawaian Negara (BKN) Bandung tersebut diikuti oleh pegawai negeri sipil (PNS) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sukabumi dengan menggunakan sistem Computer Assisted Test (CAT).

Kepala BKPSDM Kabupaten Sukabumi, Ganjar Anugrah, menjelaskan bahwa pelaksanaan ujian ini merupakan salah satu instrumen penting dalam pembinaan dan pengembangan karier ASN.

Menurutnya, ASN saat ini dituntut memiliki kompetensi yang memadai, integritas yang tinggi, serta kemampuan beradaptasi dengan perkembangan zaman tanpa mengesampingkan etika dan moral dalam menjalankan tugas.

“Ujian Dinas dan UPKP menjadi bagian dari proses pengembangan karier ASN agar mampu memberikan kontribusi terbaik bagi organisasi dan pelayanan publik,” ujar Ganjar, Jumat (19/6/2026).

Ia menambahkan, pelaksanaan ujian tersebut sejalan dengan visi Kabupaten Sukabumi yang Maju, Unggul, Berbudaya, dan Berkah (Mubarakah), terutama pada misi ketiga yang berfokus pada pembangunan sumber daya manusia unggul berbasis ilmu pengetahuan dan teknologi yang didukung nilai keimanan dan ketakwaan.

Lebih lanjut, Ganjar menerangkan bahwa Ujian Dinas dan UPKP merupakan persyaratan yang harus dipenuhi oleh PNS dalam proses kenaikan pangkat dan golongan ruang. Melalui tahapan ini, kompetensi, kualifikasi, dan kinerja pegawai dapat terukur secara objektif sebagai dasar pengembangan karier.

Ia berharap seluruh peserta dapat menjalani ujian dengan baik dan memperoleh hasil yang optimal. Selain itu, momentum tersebut diharapkan mampu mendorong ASN untuk terus meningkatkan profesionalisme, kapasitas, dan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

“Semoga seluruh peserta dapat meraih hasil terbaik dan semakin termotivasi untuk memberikan pelayanan yang profesional, responsif, dan berkualitas bagi masyarakat Kabupaten Sukabumi,” pungkasnya.***

Editor : Aab Abdul Malik

(Intan)

Spiritualitas Muharam 1448 H dan Etika Kebangsaan Menjaga Kehormatan Pemimpin

0

(Seruan Majelis Pencerahan “PPJNA98, Rumah Literasi Merah Putih, Sinergi Media Merah Putih dan Majelis Sholawat Cahaya Nusantara” : Muharam 1448 H Bersholawat untuk Menjaga Kehormatan Presiden Prabowo dan Kemajuan Negeri)

Oleh : Anto Kusumayuda (Ketum PPJNA 98) dan Aam Abdul Salam (Sekjen PPJNA 98/Presidium MD KAHMI Sukabumi/Penasehat PWI dan SMSI Sukabumi)

Wartain.com – Memasuki hari kelima Seruan Muharam 1448 H Bersholawat untuk Menjaga Kehormatan dan Indonesia Maju, atmosfer spiritual umat Islam di Indonesia sejatinya membawa pesan transformasi batin yang mendalam. Dalam perspektif filsafat etika dan spiritualitas Nusantara, momentum tahun baru hijriah bukan sekadar pergantian kalender. Ini adalah momen hijrah—sebuah perpindahan kolektif dari kegelapan moral menuju cahaya peradaban yang beradab.

Seruan “Muharam Bersholawat” pada hari kelima ini membawa pesan untuk stabilitas batin bangsa: Jaga Kehormatan Presiden Prabowo sebagai Pemimpin Rakyat Indonesia. Di tengah arus digital yang rapuh, menghentikan caci maki, fitnah, dan amarah angkara murka adalah sebuah panggilan mendesak untuk menyelamatkan jiwa bangsa.

Secara filosofis, kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto bukanlah sebuah kebetulan historis. Beliau adalah pemimpin yang lahir dari rahim dinamika sejarah panjang yang dialektis. Dalam kacamata filsafat politik, seorang pemimpin yang ditempa oleh badai zaman memikul apa yang disebut sebagai historical mission (misi sejarah)—yaitu menuntaskan agenda dan amanah reformasi yang belum selesai.

Spiritualitas kepemimpinan sejati selalu berakar pada kepekaan sosial (social sensitivity). Presiden Prabowo menunjukkan watak kepemimpinan yang berpihak pada wong cilik, mengayomi setiap jengkal perbedaan, dan merajut kembali kain kebangsaan yang sempat koyak. Dalam tradisi spiritual Jawa, ini adalah perwujudan dari asas Berbudi Bawaleksana, Gemi Nastiti—pemimpin yang berjiwa besar, mengayomi, dan bertekad bulat membela rakyatnya.

Mengusir Angkara Murka, Menebar Energi Positif

Secara epistemologi spiritual, kata-kata adalah doa, dan energi yang dilepaskan ke ruang publik akan membentuk realitas bangsa. Fitnah, caci maki, dan narasi kebencian adalah manifestasi dari angkara murka—hawa nafsu destruktif yang merusak tatanan kosmos bernegara.

Ketika kita mengotori ruang publik dengan makian terhadap simbol negara, kita sedang memperlemah fondasi spiritual bangsa kita sendiri. Sebaliknya, bersholawat dan menebar energi positif adalah upaya melakukan tazkiyatun nafs (penyucian jiwa) secara nasional. Mengganti amarah dengan doa adalah modal metafisika terkuat untuk mengawal jalannya pemerintahan.

Ketegasan Melawan Oligarki Hitam Demi Indonesia Maju

Sifat utama yang dibutuhkan Indonesia hari ini adalah ketegasan moral (moral courage). Di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo, komitmen mendasar yang terus dikawal adalah pemberantasan korupsi tanpa pandang bulu dan penyelamatan Sumber Daya Alam (SDA) dari cengkeraman oligarki hitam.Secara filosofis, kedaulatan SDA adalah manifesto dari keadilan distributif.

Menyelamatkan kekayaan alam dari tangan penjarah adalah tindakan spiritual tertinggi, karena mengembalikan hak Tuhan yang dititipkan bumi untuk kemakmuran rakyat banyak, bukan untuk segelintir elite yang serakah.

Mengetuk Pintu Langit: Doa dan Dukungan Kolektif

Tata kelola negeri ini menuju Indonesia yang maju, berdaulat, adil, dan makmur tidak bisa dibebankan di pundak satu orang saja. Ketegasan, kepekaan, dan tanggung jawab Presiden Prabowo membutuhkan resonansi balik dari rakyat berupa kepercayaan, kritik yang membangun, dan untaian doa.

Di hari-hari sakral Muharam 1448 H ini, mari kita ketuk pintu langit. Kita satukan barisan spiritual untuk mendukung penuntasan program-program strategis pemerintah. Menjaga kehormatan pemimpin/Presiden Prabowo adalah cara kita menjaga kehormatan bangsa negara kita sendiri di hadapan sejarah dunia. ***

Editor : HM Fikrie

Kuliah Fleksibel Lulus Tepat Waktu, UMN Sukabumi Buka S1, S2 dan S3 Berbasis Kampus Islami

0
Oplus_131072

Universitas Madani Nusantara Tawarkan Biaya Terjangkau dengan Dosen Profesional

Wartain.com – Universitas Madani Nusantara UMN terus membuka peluang pendidikan tinggi bagi masyarakat. Kampus dengan tagline “Kampus Islami, Unggul dan Berdaya Saing” ini menawarkan program kuliah fleksibel agar mahasiswa lulus tepat waktu.

UMN menempatkan nilai keislaman sebagai identitas utama. Lingkungan akademik yang islami dipadukan dengan sistem pembelajaran modern menjadi keunggulan kampus yang berlokasi di Jl. Lio Balandongan Sirnagalih No. 74, Kel. Cikondang, Kec. Citamiang, Kota Sukabumi.

Salah satu daya tarik utama UMN adalah fleksibilitas waktu kuliah. Sistem ini dirancang agar mahasiswa pekerja, guru, maupun calon mahasiswa umum tetap dapat menyelesaikan studi tanpa mengganggu aktivitas utama.

UMN juga menekankan biaya pendidikan yang terjangkau. Kebijakan ini ditujukan agar akses pendidikan tinggi tidak terbatas pada kelompok tertentu, tetapi dapat dinikmati masyarakat luas.

Kualitas pembelajaran didukung tenaga pengajar profesional. Dosen UMN berasal dari berbagai bidang keilmuan yang relevan, sehingga mahasiswa mendapat bekal akademik dan praktis sesuai kebutuhan dunia kerja.

Untuk jenjang Sarjana S1, UMN memiliki tiga fakultas. Fakultas Tarbiyah dan Keguruan membuka Prodi Pendidikan Agama Islam PAI, Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah PGMI, dan Pendidikan Islam Anak Usia Dini PIAUD.

Fakultas Syari’ah dan Hukum menyelenggarakan Prodi Ekonomi Syari’ah serta Prodi Manajemen Haji dan Umroh. Kedua prodi ini menjawab kebutuhan industri halal dan pariwisata religi yang terus berkembang.

Fakultas Dakwah dan Komunikasi membuka Prodi Komunikasi dan Penyiaran Islam. Prodi ini membekali mahasiswa kemampuan dakwah, media, dan komunikasi publik berbasis nilai Islam.

Pada jenjang Pascasarjana, UMN membuka Program Magister S2 dengan empat konsentrasi. Konsentrasi yang tersedia meliputi Manajemen Pendidikan Islam MPI, Pendidikan Agama Islam PAI, PGMI, dan PIAUD.

Untuk jenjang tertinggi, UMN juga menyelenggarakan Program Doktoral S3 konsentrasi Manajemen Pendidikan Islam MPI. Program ini ditujukan bagi akademisi dan praktisi pendidikan yang ingin melanjutkan riset tingkat lanjut.

Informasi pendaftaran dapat dihubungi melalui Contact Person resmi UMN. Eki Agustin M.M.Pd di nomor 0857-9511-3838 dan Jimatul Arrobi S.Pd.I., M.Pd. di 0819-0822-2268. Kampus juga menyediakan layanan telepon (0266) 225464.

Pendaftaran kini dibuka melalui website http://www.umn.ac.id dan akun Instagram @umnsukabumi_official. Dengan moto “Ayo Kuliah di UMN! Daftarkan Dirimu Sekarang!”, UMN mengajak masyarakat Sukabumi dan sekitarnya melanjutkan studi di kampus islami yang unggul dan berdaya saing.***

Editor : Aab Abdul Malik

(Dul)

Dasco dan Pimpinan DPR Pilih Meja Dialog, Bukan Barikade untuk Hadapi Mahasiswa

0
Oplus_131072

Wartain.com – Gedung DPR RI di Senayan kembali menjadi panggung penyampaian aspirasi mahasiswa pada Jumat (19/6/2026). Bedanya, kali ini barikade besi tidak menjadi jawaban utama. Pimpinan DPR memilih membuka pintu dan mengundang perwakilan pendemo masuk untuk berdiskusi.

Keputusan itu disambut positif sejumlah tokoh sipil. Ketua Umum PPJNA 98 Anto Kusumayuda menilai sikap Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad bersama pimpinan lain sebagai langkah politik yang rasional di tengah suhu demonstrasi yang memanas.

Menurut Anto, ketika ribuan mahasiswa membawa poster dan orasi, respons negara seharusnya bukan peluru karet atau pagar beton. Negara, katanya, cukup menyediakan meja, mikrofon, dan kesediaan mendengar.

“Yang datang ke Senayan itu bukan musuh. Mereka warga yang membayar pajak, yang kuliahnya dibiayai negara. Kalau ada kritik, ya jawab dengan data dan kebijakan, bukan dengan kekerasan,” ujar Anto, Sabtu (20/6/2026).

Pertemuan 19 Juni itu berlangsung singkat namun terbuka. Mahasiswa menyampaikan catatan soal kebijakan pemerintah dan kinerja lembaga negara. Pimpinan DPR mendengarkan langsung tanpa perantara.

Bagi PPJNA 98, momen itu lebih dari sekadar formalitas. Dialog semacam ini adalah otot demokrasi. Tanpa latihan rutin, otot itu akan melemah dan gampang patah saat ada tekanan.

Anto mengingatkan, sejarah Indonesia penuh bukti bahwa mahasiswa bukan aktor pinggiran. Dari 1966 sampai 1998, gerakan kampus kerap menjadi penanda arah bangsa ketika institusi formal lambat merespons.

Karena itu, ia menolak cara pandang yang menempatkan demonstrasi sebagai gangguan. Demonstrasi, menurutnya, adalah notifikasi sistemik. Kalau diabaikan, masalahnya tidak hilang, hanya pindah ke jalan lain.

Apresiasi khusus ia berikan kepada Dasco. Sejak awal, Dasco menyatakan kesiapan menerima mahasiswa. Sikap itu dianggap memotong spekulasi dan menurunkan potensi benturan fisik di lapangan.

Anto menekankan, pemimpin politik yang baik adalah penerjemah. Ia menerjemahkan kemarahan massa menjadi bahan legislasi, menerjemahkan tuntutan jalanan menjadi revisi pasal dan alokasi anggaran.

Ia berharap dialog Senayan tidak berhenti sebagai foto bersama. DPR harus menguji tuntutan mahasiswa lewat fungsi pengawasan. Komisi terkait perlu memanggil kementerian, mengecek data, lalu memberi jawaban publik.

“Reformasi 1998 menitipkan satu prinsip: negara tidak boleh alergi kritik. Kalau hari ini DPR membuka ruang bicara, itu artinya warisan reformasi masih hidup. Tugas kita sekarang mengawal agar ucapan diikuti kerja,” kata Anto.***

Editor : Aab Abdul Malik

(Dul)

Brasil Menang 3-0 Atas Haiti, Matheus Cunha Bintang Sekaligus Pecahkan Rekor Gol Piala Dunia

0
Oplus_131072

Wartain.com – Timnas Brasil tampil meyakinkan pada laga kedua Grup C Piala Dunia 2026. Menghadapi Haiti di Stadion Philadelphia, Pennsylvania, Amerika Serikat, Sabtu (20/6/2026) dini hari WIB, Selecao menang telak 3-0.

Kemenangan tersebut mengantarkan Brasil ke puncak klasemen sementara Grup C dengan koleksi empat poin. Sementara Haiti masih terpuruk di dasar klasemen setelah gagal menang dalam dua laga awal.

Sorotan utama laga tertuju pada Matheus Cunha. Striker Manchester United itu tampil gemilang dengan mencetak dua gol sekaligus mencatatkan sejarah baru untuk Brasil.

Gol pertama Matheus Cunha lahir pada menit ke-23. Berawal dari tembakan Vinicius Junior yang gagal diamankan kiper Haiti, Cunha sigap menyambar bola liar menjadi gol.

Keunggulan Brasil bertambah pada menit ke-36. Matheus Cunha kembali menunjukkan ketajamannya lewat umpan matang Vinicius Junior yang dituntaskannya dengan penyelesaian sempurna.

Menjelang turun minum, Vinicius Junior ikut mencatatkan namanya di papan skor. Menerima umpan Lucas Paqueta, winger Real Madrid itu mengubah skor menjadi 3-0 pada menit ke-45+3.

Babak kedua Brasil tetap mendominasi. Alisson Becker melakukan penyelamatan penting menit ke-63 untuk menggagalkan peluang Haiti dari bola mati. Gabriel Martinelli dan Endrick sempat mencetak gol, namun keduanya dianulir karena offside.

Skor 3-0 bertahan hingga peluit panjang dibunyikan. Tiga poin penting diamankan pasukan Carlo Ancelotti di laga kedua fase grup.

Kemenangan atas Haiti membawa catatan bersejarah bagi Brasil. Tambahan tiga gol membuat koleksi gol Selecao sepanjang sejarah Piala Dunia mencapai 241 gol, melampaui rekor Jerman dengan 239 gol.

Laga ini juga menjadi laga ke-41 Brasil yang berakhir dengan minimal tiga gol di Piala Dunia. Catatan itu mengukuhkan status Brasil sebagai kekuatan terbesar dalam sejarah sepak bola dunia.

Menariknya, skuad yang diturunkan Ancelotti mencatatkan rata-rata usia 30 tahun 190 hari. Itu menjadi skuad tertua Brasil di Piala Dunia sejak final melawan Cekoslowakia tahun 1962.

Sementara itu, Haiti belum menunjukkan perkembangan signifikan. Tim Karibia tersebut kini menelan lima kekalahan beruntun di Piala Dunia. Pada laga terakhir Grup C, Brasil akan menghadapi Skotlandia, sedangkan Haiti melawan Maroko.***

Editor : Aab Abdul Malik

(Dul)

Dinas Pertanian Sukabumi Gandeng IPB, Kuatkan Riset untuk Wujudkan Swasembada Pangan

0
Oplus_131072

Wartain.com – Dinas Pertanian Kabupaten Sukabumi terus memperkuat langkah menuju kemandirian pangan. Upaya itu diwujudkan melalui kolaborasi dengan dunia akademik, khususnya Fakultas Pertanian Institut Pertanian Bogor IPB.

Penandatanganan kerja sama berlangsung dalam Rapat Dinas Bulan Juni 2026. Agenda tersebut dipimpin langsung Bupati Sukabumi H. Asep Japar di Aula Sekretariat Daerah Kabupaten Sukabumi, Selasa (17/6/2026).

Kerja sama ini berfokus pada implementasi riset dan inovasi pertanian. Tujuannya mendukung swasembada pangan berkelanjutan di Kabupaten Sukabumi.

Kolaborasi dengan perguruan tinggi menjadi agenda strategis yang mendapat perhatian khusus. Sektor pertanian dinilai sebagai tulang punggung perekonomian masyarakat Sukabumi sehingga perlu penguatan berbasis ilmu pengetahuan.

Melalui sinergi dengan IPB, berbagai hasil penelitian diharapkan dapat diterapkan nyata di lapangan. Penerapan inovasi ditargetkan mampu meningkatkan produktivitas lahan dan kesejahteraan petani.

Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Sukabumi H. Aep Majmudin menyambut baik kerja sama tersebut. Menurutnya, dukungan riset sangat dibutuhkan untuk mempercepat modernisasi sektor pertanian.

H. Aep Majmudin menyebut tantangan pertanian saat ini semakin kompleks. Mulai dari perubahan iklim, kebutuhan peningkatan produktivitas lahan, hingga penguatan ketahanan pangan daerah menjadi fokus utama.

Dalam arahannya, Bupati Sukabumi H. Asep Japar menegaskan pentingnya dukungan seluruh perangkat daerah. Program-program strategis nasional, termasuk swasembada pangan berkelanjutan, harus didukung bersama.

Bupati menilai kerja sama Dinas Pertanian dengan Fakultas Pertanian IPB merupakan langkah penting. Kolaborasi itu dinilai mendukung agenda pembangunan sektor pertanian secara lebih ilmiah dan terukur.

Selain membahas kerja sama, rapat dinas juga menjadi forum evaluasi capaian pembangunan daerah. Namun kolaborasi dengan IPB menjadi momentum penting yang menunjukkan komitmen pemerintah daerah.

Pemerintah Kabupaten Sukabumi menegaskan komitmen mengembangkan pertanian berbasis sains dan teknologi. Pendekatan ini diharapkan membuat sektor pertanian lebih adaptif terhadap perubahan zaman.

Di bawah kepemimpinan H. Aep Majmudin, Dinas Pertanian terus menghadirkan program berpihak kepada petani. Upaya peningkatan kualitas produksi dan pemanfaatan inovasi terus didorong demi mewujudkan ketahanan pangan dan kesejahteraan masyarakat Sukabumi.***

Editor : Aab Abdul Malik

(Dul)

Gempa Tektonik M5,0 Guncang Kaur-Bengkulu, BMKG: Tidak Berpotensi Tsunami

0
Oplus_131072

Wartain.com – Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika BMKG melaporkan terjadi gempa tektonik di wilayah Kaur, Bengkulu, pada Sabtu 20/06/2026, pukul 08.40 WIB. Kekuatan gempa tercatat magnitudo 5,0 dengan pusat gempa berada di laut.

Berdasarkan infografis resmi BMKG, gempa ini tidak berpotensi tsunami. Keterangan “TIDAK BERPOTENSI TSUNAMI” dicantumkan jelas di bagian bawah rilis.

Pusat gempa berada di laut sebelah barat daya Kaur, Bengkulu. Peta BMKG menunjukkan titik gempa M5,0 berada di zona subduksi Samudra Hindia yang memang aktif secara tektonik.

Gempa dengan magnitudo 5,0 termasuk kategori sedang. Guncangan umumnya terasa hingga skala III-IV MMI. Artinya, warga dapat merasakan getaran seperti truk melintas atau benda tergantung berayun.

Area sebaran titik putih di peta BMKG menunjukkan wilayah ini memang termasuk zona rawan gempa. Titik-titik tersebut merepresentasikan aktivitas seismik yang terjadi sebelumnya.

Kedalaman gempa menjadi faktor penting. Gempa tektonik di zona subduksi biasanya terjadi pada kedalaman <100 km, 100-300 km, atau >300 km. Kedalaman dangkal berpotensi menimbulkan guncangan lebih kuat di permukaan.

BMKG mengimbau masyarakat di Kaur dan daerah sekitar Bengkulu untuk tetap tenang. Hindari kepanikan yang dapat memicu korban akibat jatuh atau berdesakan.

Warga diminta melakukan langkah aman saat guncangan terjadi: berlindung di bawah meja, menjauhi kaca dan benda berat, serta mematikan kompor dan aliran listrik jika perlu.

Setelah gempa utama, warga juga perlu waspada gempa susulan. BMKG akan terus memonitor aktivitas seismik di wilayah tersebut melalui jaringan sensornya.

Informasi resmi gempa dan tsunami dapat diakses melalui website http://www.bmkg.go.id dan akun media sosial @InfoBMKG. BMKG juga memiliki Direktorat Gempabumi & Tsunami yang bertugas memberi peringatan dini.

Wilayah pesisir Bengkulu memang masuk zona rawan gempa dan tsunami. Namun untuk gempa M5,0 kali ini BMKG memastikan tidak ada ancaman gelombang tinggi ke pantai.

Masyarakat diimbau tidak mempercayai informasi tidak resmi yang beredar di media sosial. Selalu cek kebenaran data hanya dari sumber BMKG agar tidak menimbulkan keresahan.***

Editor : Aab Abdul Malik

(Dul)