26.7 C
Jakarta
Kamis, Mei 7, 2026
Beranda blog Halaman 4

Sosialisasi Program Sekolah Lansia Digelar di Kecamatan Margahayu

0

Waetain.com || Pemerintah Kecamatan Margahayu melalui Camat Margahayu, Dr. Nur Hazanah, S.STP., M.Tr.I.P., M.A.B., melaksanakan kegiatan sosialisasi Program Sekolah Lansia pada Senin (4/5/2026). Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pentingnya pendidikan sepanjang hayat, khususnya bagi warga lanjut usia.

Dalam sambutannya, Dr. Nur Hazanah menyampaikan bahwa Program Sekolah Lansia merupakan salah satu upaya pemerintah dalam menyediakan ruang pembelajaran bagi para lansia. Program ini mencakup berbagai aspek, mulai dari kesehatan, sosial, hingga pengembangan keterampilan, guna mendukung para lansia agar tetap sehat, mandiri, dan produktif.

Selain itu, beliau juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk turut mendukung dan berpartisipasi aktif dalam pelaksanaan program tersebut. Dukungan masyarakat dinilai sangat penting dalam menciptakan lingkungan yang ramah lansia.

Melalui kegiatan sosialisasi ini, diharapkan masyarakat dapat lebih memahami manfaat Program Sekolah Lansia serta berperan dalam meningkatkan kualitas hidup para lansia di wilayah Kecamatan Margahayu.***

Editor : Aab Abdul Malik

(M. Nabil/Biro Bandung)

Disnakertrans Sukabumi Perkuat Peran Lembaga Desa untuk Tingkatkan Daya Saing Tenaga Kerja Sukabumi

0

Bisnisnews.net — Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Sukabumi memperingati Hari Lembaga Sosial Desa yang jatuh pada 5 Mei 2026 dengan menegaskan komitmennya dalam mendorong peningkatan kualitas tenaga kerja berbasis desa.

Momentum tersebut dimanfaatkan untuk menguatkan kolaborasi antara pemerintah daerah dan lembaga sosial desa dalam menciptakan sumber daya manusia yang unggul, mandiri, dan siap menghadapi persaingan di dunia kerja.

Kepala Disnakertrans Kabupaten Sukabumi, Sigit Widarmadi, menyampaikan bahwa keberadaan lembaga sosial desa memiliki peran penting sebagai ujung tombak pemberdayaan masyarakat.

Menurutnya, lembaga desa dapat menjadi sarana efektif dalam menjembatani kebutuhan masyarakat dengan berbagai program ketenagakerjaan yang disediakan pemerintah.

“Melalui lembaga sosial desa, masyarakat dapat lebih mudah mengakses pelatihan, informasi lowongan kerja, hingga program peningkatan keterampilan. Ini menjadi langkah strategis dalam mencetak tenaga kerja yang kompeten,” ujarnya.

Senada dengan itu, Sekretaris Disnakertrans Kabupaten Sukabumi, Suhendar, menekankan bahwa peningkatan kapasitas sumber daya manusia harus terus dilakukan secara berkelanjutan agar mampu mengikuti dinamika kebutuhan industri.

Ia menjelaskan, pihaknya terus mengoptimalkan berbagai program seperti pelatihan vokasi, pendampingan keterampilan, hingga fasilitasi penempatan kerja baik di dalam maupun luar daerah.

“Kami ingin memastikan masyarakat desa memiliki kemampuan yang sesuai dengan kebutuhan pasar kerja saat ini. Dengan begitu, peluang untuk mendapatkan pekerjaan menjadi lebih terbuka,” ungkapnya.

Disnakertrans Kabupaten Sukabumi juga terus memperluas jangkauan program berbasis masyarakat guna mendorong terciptanya lapangan kerja baru serta meningkatkan kesejahteraan warga desa.

Melalui peringatan Hari Lembaga Sosial Desa ini, diharapkan sinergi antara pemerintah dan masyarakat semakin kuat, sehingga peran lembaga desa dapat semakin optimal sebagai pilar dalam pembangunan daerah, khususnya di sektor ketenagakerjaan.***

Editor : Aab Abdul Malik

(Intan)

Tembus 8 Besar Madrid Open 2026, Ranking WTA Janice Tjen & Aldila Sutjiadi Melejit

0
Oplus_131072

Wartain.com – Peningkatan ranking WTA dirasakan oleh dua petenis Indonesia, Janice Tjen dan Aldila Sutjiadi. Posisi mereka kompak melejit berkat pencapaian gemilang di Madrid Open 2026.

Duet Janice Tjen/Aldila Sutjiadi mencuri perhatian saat tampil di Madrid Open 2026. Pasangan Indonesia itu mampu berbicara banyak dengan melaju hingga babak perempat final dalam turnamen level WTA 1000 tersebut.

Janice Tjen/Aldila Sutjiadi meraih dua kemenangan, termasuk mengandaskan unggulan. Pertama mereka berhasil melewati duet Eropa asal Ukraina-Denmark, Marta Kostyuk/Clara Tauson dengan skor 6-3, 7-6(7-1).

Kemudian di babak kedua, Janice Tjen/Aldila Sutjiadi mampu membuat kejutan besar. Pasangan peraih medali perunggu Asian Games 2022 itu menekuk duet Spanyol-Amerika Serikat sekaligus unggulan enam, Cristina Bucsa/Nicole Melichar-Martinez dengan meyakinkan 6-4, 6-2.

Langkah Janice Tjen/Aldila Sutjiadi terhenti di perempat final. Mereka kandas setelah melalui pertarungan sengit melawan pasangan gaek Laura Siegemund/Vera Zvonareva lewat super tie break 7-5, 5-7, 8-10.

Meski kalah, perempat final menjadi capaian terbaik Janice Tjen/Aldila Sutjiadi sebagai pasangan. Mereka mencapai torehan itu di turnamen WTA kelimanya secara bersama-sama.

Sebelumnya Janice Tjen/Aldila Sutjiadi pernah menjuarai turnamen WTA level rendah seperti WTA 125 Suzhou 2025 serta WTA 250 Chennai Open 2025.

Sementara di level elite, mereka terhenti di babak pertama WTA 500 Charleston Open 2026 dan melaju sampai perempat final WTA 250 ASB Classic 2026.

Capaian di Madrid ini jelas level berbeda. WTA 1000 adalah kasta tertinggi di bawah Grand Slam, dengan poin dan persaingan paling ketat.

Capaian terbaik sebagai pasangan itu sudah sangat cukup untuk mendongrak ranking WTA Janice Tjen dan Aldila Sutjiadi. Posisi mereka langsung melejit cukup signifikan.

Berdasarkan ranking WTA terbaru per Senin (4/5/2026), keduanya kompak naik empat tingkat. Janice Tjen saat ini berada di urutan ke-41 dengan 1.966 poin.

Kenaikan ini membuat peluang mereka tampil di Grand Slam dan Olimpiade makin terbuka. Konsistensi di level 1000 jadi kunci amankan tiket Paris 2028.***

Editor : Aab Abdul Malik

(Dul)

Hadiri Pembukaan MTQ, Ketua DPRD Budi Azhar Tegaskan Visi Sukabumi Mubarakah Lewat Qur’an

0
Oplus_131072

Wartain.com – Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi Budi Azhar Mutawali, S.IP menghadiri Pembukaan MTQ ke-47 tingkat Kabupaten Sukabumi, Senin (4/5/2026).

Acara digelar di Komplek Ponpes Terpadu Darrusyifa Al-Fitroh Perguruan Islam Yaspida, Kecamatan Kadudampit. MTQ berlangsung 4–7 Mei 2026.

Dalam sambutannya, Budi Azhar Mutawali mengapresiasi terselenggaranya MTQ ke-47. Ia menyebut kegiatan keagamaan tahunan ini jadi momentum penting memperkuat syiar Islam di tengah masyarakat.

“MTQ tidak hanya sekadar ajang perlombaan membaca Al-Qur’an. Lebih dari itu, kegiatan ini punya peran strategis meningkatkan kualitas pemahaman serta pengamalan nilai-nilai Qur’ani,” tegas Budi.

Ia berharap pelaksanaan MTQ jadi sarana pembinaan generasi Qur’ani yang berintegritas dan berakhlak mulia. Generasi ini juga harus berkontribusi nyata dalam pembangunan daerah.

“Nilai Al-Qur’an harus membumi dalam kebijakan dan perilaku sosial,” tambah Ketua DPRD dari Partai Golkar tersebut.

Lebih lanjut, Budi mendorong transformasi nilai Qur’ani sebagai landasan mewujudkan Kabupaten Sukabumi yang maju, unggul, berbudaya, dan berkah alias Mubarakah.

DPRD berharap kegiatan berjalan lancar serta memberi manfaat berkelanjutan. Khususnya dalam memperkuat karakter religius dan sosial warga Sukabumi.

Menurutnya, MTQ juga jadi wadah mempererat ukhuwah Islamiyah. Pertemuan antar kafilah dari tiap kecamatan diharapkan menumbuhkan solidaritas dan kolaborasi dakwah.

Budi menegaskan, output MTQ tidak berhenti di piala dan piagam. Yang lebih penting adalah lahirnya duta-duta Al-Qur’an yang menggerakkan literasi Qur’ani di desa dan sekolah.

Karena itu, DPRD mendorong Pemkab agar pembinaan peserta MTQ dilakukan berkelanjutan, bukan hanya saat event. Anggaran pembinaan tilawah dan tahfidz perlu diperkuat di tingkat kecamatan.

“Dengan penguatan nilai Qur’ani dari keluarga hingga birokrasi, DPRD optimistis visi Sukabumi Mubarakah bukan sekadar slogan. Melainkan jadi karakter pembangunan yang membumi,” pungkasnya.***

Editor : Aab Abdul Malik

(Dul)

Bulan Mei Langit Bergetar : Seruan Do’a dan Berdzikir untuk Prabowo Gibran dan Indonesia

0

Wartain.com || Bulan Mei kali ini membawa pesan yang berbeda. Di tengah riuhnya percaturan geopolitik global yang memanas dan penuh ketidakpastian, ada sebuah kesadaran kolektif yang mulai mengkristal di tanah air: bahwa kekuatan sebuah bangsa tidak hanya terletak pada diplomasi dan ekonomi, melainkan pada kedekatan spiritualitasnya kepada Sang Khalik.

Melalui seruan bersama yang ditandatangani oleh *Anto Kusumayuda (Ketum PPJNA 98), Aam Abdul Salam (Sekjen PPJNA 88/Presidium MD KAHMI Sukabumi), Sihabudin SE dan Siti Ratna Maymunah, S.Pd (Ketum dan Sekum Yayasan Majelis Dzikir Merah Putih), dan Dede Heri, S.IP (Sekjen Rumah Literasi Merah Putih)* mengajak seluruh elemen bangsa untuk merapatkan barisan dalam dimensi batiniah, dalam rilis diterima redaksi Selasa (05/05/2026).

Seruan ini bukan sekadar imbauan rutin, melainkan sebuah bentuk kepedulian dan tanggung jawab untuk menjaga persatuan nasional “ketahanan bangsa” yang berbasis pada nilai-nilai ketuhanan.

Benteng Spiritual di Tengah Badai Global

Dunia saat ini sedang tidak baik-baik saja. Gesekan antarnegara besar dan krisis pangan serta energi menghantui setiap bangsa. Dalam konteks inilah, melihat pentingnya “mengetuk pintu langit”. Melalui gema dzikir, sholawat, dan doa yang bergema dari setiap tajug, mushola, masjid, hingga pondok pesantren, kita sedang membangun perisai tak kasat mata bagi kedaulatan Indonesia.

Doa yang dipanjatkan bukan hanya untuk keselamatan diri, melainkan permohonan ampunan kolektif dan harapan agar Allah SWT, pemilik kehidupan alam semesta, menganugerahkan rahmat serta keberkahan bagi seluruh tumpah darah Indonesia.

Salah satu hal sangat penting dalam seruan ini adalah permohonan doa khusus untuk kesehatan dan kekuatan bagi *Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka*. Sebagai pemimpin yang akan menakhodai Indonesia di masa depan, beban yang mereka pikul sangatlah berat dalam menjalankan amanah memimpin negara.

Mendoakan pemimpin adalah tradisi luhur bangsa yang religius. Kita meyakini bahwa kepemimpinan yang kuat memerlukan kejernihan batin dan kesehatan fisik yang prima. Dengan dukungan doa dari jutaan umat di majelis ta’lim dan pesantren, kita berharap para pemimpin kita senantiasa dibimbing dalam mengambil keputusan besar demi perdamaian dan keberhasilan negeri di kancah internasional.

Seruan Bulan Mei ini juga merupakan instrumen persatuan nasional. Saat masyarakat berkumpul di musala atau masjid untuk bersholawat, sekat-sekat perbedaan politik seharusnya luruh. Kita kembali pada satu identitas: hamba Tuhan yang mencintai tanah airnya.

Bahwa ketahanan bangsa yang sejati bermula dari hati yang tenang dan jiwa yang bersatu. Mei harus menjadi saksi bagaimana getaran spiritualitas mampu meredam potensi perpecahan dan mengubahnya menjadi energi positif untuk pembangunan.

Mari kita penuhi majelis-majelis ilmu dengan harapan. Semoga melalui wasilah doa dan sholawat di bulan Mei ini, Indonesia dijauhkan dari marabahaya, dikuatkan pemimpinnya, dan diberkahi langkahnya menuju kemajuan yang hakiki.***

Editor : Aab Abdul Malik

(Dul)

Dominasi di Bumi Kartini, Persija Jakarta Tikam Persijap 2-0 dalam Lanjutan BRI Super League

0

Wartain.com – Persija Jakarta berhasil mengamankan poin penuh dalam lanjutan kompetisi BRI Super League setelah menumbangkan tuan rumah Persijap Jepara di Stadion Bumi Kartini. Tim tamu yang dijuluki Macan Kemayoran ini tampil sangat dominan sejak menit awal dengan penguasaan bola mencapai 66 persen. Meski bermain di bawah tekanan suporter tuan rumah, Persija mampu mendikte jalannya pertandingan dengan akurasi operan yang mencapai 86 persen. Senin, 4 Mei 2026.

Pada babak pertama, pertandingan berjalan cukup alot bagi kedua kesebelasan. Persijap Jepara mencoba tampil disiplin di area pertahanan untuk membendung gelombang serangan tim tamu yang dimotori lini tengah Persija. Walaupun Persija terus menekan dengan mencatatkan total 21 tembakan sepanjang laga, rapatnya barisan belakang Laskar Kalinyamat membuat skor kacamata 0-0 tetap bertahan hingga turun minum.

Kebuntuan akhirnya pecah di babak kedua, tepatnya pada menit ke-64. Berawal dari kemelut di depan gawang, Rayhan Hannan berhasil memanfaatkan bola rebound hasil halauan pemain belakang Persijap yang tidak sempurna. Dengan ketenangannya, Hannan menyambar bola liar tersebut untuk merobek jala gawang Persijap, membawa Persija unggul 1-0 dan mengubah atmosfer di Stadion Bumi Kartini.

Tertinggal satu gol memaksa Persijap Jepara tampil lebih terbuka demi mengejar ketertinggalan. Namun, strategi ini justru menjadi bumerang bagi tuan rumah. Di saat Persijap asyik menyerang, Persija Jakarta memperlihatkan transisi yang mematikan. Melalui sebuah skema serangan balik cepat di masa injury time (90+8′), Gustavo dengan dingin menyelesaikan peluang untuk menggandakan keunggulan sekaligus mengunci kemenangan tim tamu.

Secara statistik, Persija memang tampil jauh lebih tajam dengan mencatatkan 11 tembakan tepat sasaran berbanding hanya 2 milik Persijap. Selain itu, dominasi Persija terlihat dari 45 operan ke sepertiga lapangan lawan (final third) yang membuat pertahanan Persijap terus berada dalam tekanan. Sebaliknya, meski Persijap mencatatkan 19 kali sapuan bola (clearances), mereka gagal mengonversi penguasaan bola yang minim menjadi gol balasan.

Kemenangan 2-0 ini memperkokoh posisi Persija Jakarta di klasemen sementara BRI Super League. Sementara bagi Persijap Jepara, hasil ini menjadi rapor merah yang harus segera dievaluasi, terutama mengenai koordinasi pertahanan saat menghadapi serangan balik. Laskar Kalinyamat kini harus bersiap menghadapi laga berikutnya guna menjauh dari papan bawah klasemen.***

Editor : Aab Abdul Malik

(Yosep)

Pemkot Sukabumi Kucurkan Rp1,37 Miliar untuk Beasiswa 418 Mahasiswa, Program “Bercahaya” Resmi Diluncurkan

0

Wartain.com – Pemerintah Kota Sukabumi menunjukkan komitmennya dalam mendukung pendidikan tinggi melalui pengalokasian anggaran beasiswa bagi ratusan mahasiswa. Total anggaran yang disiapkan mencapai sekitar Rp1,37 miliar yang bersumber dari APBD.

Wali Kota Sukabumi, Ayep Zaki, menyampaikan hal tersebut usai memimpin upacara peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026 di Lapang Apel Setda Kota Sukabumi, Senin (4/5/2026).

“Beasiswa mahasiswa itu ada jumlahnya 418 orang dengan anggaran 1,37 miliar kurang lebih seperti itu. Anggaran tepatnya Rp1.370.750.000,” ungkap Ayep.

Program beasiswa tersebut diberi nama Beasiswa Bercahaya, yang menjadi salah satu langkah konkret Pemkot Sukabumi dalam meningkatkan akses pendidikan tinggi bagi masyarakat.

Ayep menjelaskan, pihaknya telah menjalin kerja sama dengan sejumlah perguruan tinggi di wilayah Sukabumi untuk mendukung pelaksanaan program tersebut.

“Kami sudah melakukan MoU atau perjanjian kerjasama dengan enam perguruan tinggi yang ada di Sukabumi, yakni Politeknik Sukabumi, Universitas Nusa Putra, Universitas Linggabuana Sukabumi, Universitas Muhammadiyah Sukabumi, STIE Pasim Sukabumi, STISIP Syamsul Ulum Sukabumi,” jelasnya.

Ia berharap program ini dapat menjadi solusi dalam menekan angka kemiskinan sekaligus mengurangi potensi putus sekolah di Kota Sukabumi.

“Selain memutus mata rantai kemiskinan juga angka putus sekolah,” harapnya.
Ayep juga memastikan bahwa bantuan beasiswa diberikan kepada 418 mahasiswa hingga mereka menyelesaikan pendidikan di perguruan tinggi.

“418 orang ya. Sampai selesai kuliah ya,” tandasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Sukabumi, Novian Restiadi, menjelaskan bahwa pengelolaan beasiswa untuk jenjang perguruan tinggi melibatkan perangkat daerah lain sebagai pihak yang bertanggung jawab.

“Beasiswa itukan untuk yang mau melanjutkan ke perguruan tinggi. Kami selaku Dinas Pendidikan sendiri pembinaannya hanya untuk PAUD, SD, SMP. Jadi ada perangkat daerah yang menggodok itu semua,” ujarnya.

Meski demikian, pihaknya tetap siap memberikan dukungan sesuai dengan kewenangan yang dimiliki.

“Jika dimintai bantuan, pasti kami dengan senang hati akan membantu. Namun sesuai dengan kewenangan kami,” pungkasnya.***(RAF)

Editor : Aab Abdul Malik

Disnakertrans Sukabumi Kirim Bantuan Kepada 15 Warga Sukabumi yang Terlantar di Mamuju, Pemulangan Terus di Upayakan

0

Wartain.com – Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Sukabumi melakukan langkah penanganan terhadap 15 warga asal Sukabumi yang terlantar di Mamuju, Sulawesi Barat. Para warga tersebut merupakan bagian dari total 19 warga Jawa Barat yang mengalami kondisi serupa, terdiri dari 15 orang asal Sukabumi dan 4 orang asal Bandung.

Kepala Disnakertrans Kabupaten Sukabumi, Sigit Widarmadi, menyampaikan bahwa pihaknya telah menjalin koordinasi intensif dengan Dinas Sosial di Mamuju guna memastikan kondisi para warga tetap aman.

“Alhamdulillah sudah ada komunikasi dengan Dinas Sosial Mamuju. Ksmi memberikan dukungan agar mereka bisa bertahan hidup di sana,” kata Sigit, Senin (4/5/2026).

Untuk memenuhi kebutuhan dasar, bantuan sementara telah disalurkan melalui Dinas Sosial setempat. Bantuan tersebut mencakup kebutuhan pokok guna menunjang kehidupan sehari-hari para warga yang saat ini belum memiliki pekerjaan tetap di lokasi tersebut.

“Untuk makan sudah kami sampaikan melalui rekan di Mamuju,” ujarnya.

Diketahui, para warga tersebut berangkat ke Mamuju pada 30 April 2026 dengan tujuan bekerja di sebuah proyek. Namun, hingga saat ini proyek yang dijanjikan belum juga berjalan, sehingga mereka tidak memiliki penghasilan dan akhirnya terlantar.

Selama berada di Mamuju, para warga tersebut untuk sementara tinggal di sebuah rumah kosong. Selain itu, mereka juga mendapatkan bantuan dari Paguyuban Sunda yang ada di wilayah tersebut, baik dalam bentuk logistik maupun dukungan moral.

Pemerintah daerah terus melakukan pemantauan terhadap kondisi para warga untuk memastikan keselamatan dan kesehatan mereka tetap terjaga. Koordinasi lintas daerah juga terus diperkuat guna mempercepat penanganan.

Sigit juga menjelaskan, bahwa proses pemulangan para warga masih terus diupayakan. Proses ini memerlukan keterlibatan berbagai pihak.

“Termasuk untuk pemulangan, kami sedang mengusahakan dengan banyak pihak terkait,” ucap Sigit.

Hingga saat ini, upaya penanganan terus dilakukan secara bertahap sembari menunggu proses pemulangan dapat direalisasikan.***

Editor : Aab Abdul Malik

(Ujeng)

Harga BBM Non-Subsidi Naik, Pertamax Turbo hingga Pertamina Dex Alami Penyesuaian

0

Wartain.com – PT Pertamina (Persero) resmi melakukan penyesuaian harga bahan bakar minyak (BBM) non-subsidi yang berlaku di seluruh SPBU mulai Senin, 4 Mei 2026. Kenaikan ini menyasar sejumlah produk, khususnya BBM dengan kadar oktan tinggi serta jenis solar non-subsidi.

Penyesuaian harga tersebut diumumkan melalui anak usaha Pertamina, yakni Pertamina Patra Niaga. Dalam keterangan resminya, perusahaan menyampaikan bahwa perubahan harga berlaku serentak mulai awal Mei.

“PT Pertamina (Persero) resmi menaikkan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) non subsidi di SPBU per 4 Mei 2026,” demikian dikutip dari pernyataan resmi Pertamina.

Salah satu produk yang mengalami kenaikan adalah Pertamax Turbo (RON 98). Harga BBM jenis ini kini menjadi Rp19.900 per liter, naik Rp500 dari sebelumnya Rp19.400 per liter.

Kenaikan lebih tinggi terjadi pada produk solar non-subsidi. Dexlite yang sebelumnya dijual Rp23.600 per liter kini melonjak menjadi Rp26.000 per liter.

Sementara itu, Pertamina Dex juga mengalami penyesuaian cukup signifikan. Harga BBM diesel berkualitas tinggi ini kini dipatok Rp27.900 per liter, atau naik Rp4.000 dari harga sebelumnya Rp23.900 per liter.

Berikut rincian kenaikan harga BBM non-subsidi terbaru:

Pertamax Turbo: Rp19.400 menjadi Rp19.900 per liter

Dexlite: Rp23.600 menjadi Rp26.000 per liter

Pertamina Dex: Rp23.900 menjadi Rp27.900 per liter.***(RAF)

Editor : Aab Abdul Malik

Efektivitas Serangan Balik Bawa PSM Makassar Taklukkan Bhayangkara Lampung FC

0

Wartain.com || PSM Makassar berhasil mengamankan tiga poin penuh setelah menundukkan tamunya, Bhayangkara Lampung FC, dengan skor tipis 2-1 dalam lanjutan kompetisi BRI Super League. Pertandingan yang berlangsung sengit tersebut digelar di Stadion Batakan, di mana skuad “Juku Eja” menunjukkan efisiensi serangan meski kalah dalam persentase penguasaan bola. Senin, 4 Mei 2026.

Pertandingan dimulai dengan tempo tinggi sejak peluit pertama dibunyikan. PSM Makassar yang bertindak sebagai tuan rumah tampil agresif dan terus menekan pertahanan lawan guna mencari celah di awal laga. Hasilnya manis bagi tuan rumah pada masa injury time babak pertama, tepatnya menit ke-45+1. Berawal dari skema tendangan pojok yang terukur, Lagator berhasil menyambut bola dengan sundulan tajam yang merobek jala gawang Bhayangkara Lampung FC, mengubah skor menjadi 1-0.

Namun, keunggulan PSM tidak bertahan lama sebelum turun minum. Bhayangkara Lampung FC memberikan respon kilat melalui situasi bola mati hanya tiga menit berselang. Pada menit ke-45+4, Henry mengeksekusi tendangan bebas dengan sempurna. Tendangan melengkung yang dilepaskannya gagal diantisipasi oleh penjaga gawang PSM, membuat kedudukan kembali imbang 1-1 saat memasuki waktu istirahat.

Memasuki babak kedua, Bhayangkara Lampung FC sebenarnya lebih banyak memegang kendali permainan dengan penguasaan bola mencapai 54%. Kendati demikian, efektivitas serangan justru menjadi milik PSM Makassar. Anak asuh Juku Eja tercatat lebih berani menusuk ke area penalti dengan mencatatkan 12 tembakan, di mana 5 di antaranya tepat sasaran, lebih unggul dibandingkan tim tamu yang hanya mengemas 7 tembakan sepanjang laga.

Gol penentu kemenangan PSM Makassar akhirnya tercipta pada menit ke-72 melalui skema serangan balik yang sangat cepat. Memanfaatkan kelengahan lini belakang Bhayangkara yang terlalu asyik menyerang, Cumic berhasil melepaskan diri dan menuntaskan peluang emas menjadi gol melalui transisi cepat. Skor berubah menjadi 2-1, yang disambut riuh sorak sorai pendukung tuan rumah di tribun stadion.

Di sisa waktu pertandingan, Bhayangkara Lampung FC mencoba meningkatkan intensitas serangan untuk menyamakan kedudukan, namun pertahanan kokoh PSM yang mencatatkan 19 sapuan (clearances) berhasil mematahkan setiap upaya lawan. Hingga wasit meniup peluit panjang tanda berakhirnya pertandingan, skor 2-1 tetap bertahan untuk kemenangan PSM Makassar, sekaligus memperkokoh posisi mereka di klasemen sementara.***

Editor : Aab Abdul Malik

(Yosep)