26.7 C
Jakarta
Kamis, Mei 7, 2026
Beranda blog Halaman 5

Gagal Salip Truk Tronton, Pengendara Motor Tewas di Jalan Raya Sukabumi–Cianjur

0

Wartain.com – Seorang pria dilaporkan meninggal dunia setelah terlibat kecelakaan lalu lintas di Jalan Raya Sukabumi–Cianjur. Peristiwa tersebut terjadi tepat di depan Toko Cahaya Ibu, Kampung Margawangi, Desa Sukamaju, Kecamatan Sukalarang, Kabupaten Sukabumi, pada Minggu (3/5/2026) sekitar pukul 18.55 WIB.

Korban diketahui berinisial ZN (32), yang saat itu mengendarai sepeda motor matik bernomor polisi F 3043 OD dari arah Sukalarang menuju Sukaraja. Nahas, dalam perjalanan korban berupaya mendahului sebuah truk tronton yang dikemudikan DDW (37).

Namun, upaya menyalip tersebut berujung petaka. Diduga korban kurang waspada dan kehilangan konsentrasi saat hendak menyalip dari sisi kanan. Ketika berada di lokasi kejadian, stang sepeda motor korban diduga menyenggol bagian bak samping kanan truk.

“Diduga saat mendahului, stang motor korban mengenai bagian samping kendaraan tronton yang melaju searah,” ungkap Kanit Gakkum Satlantas Polres Sukabumi Kota, Ipda Andhika Pratistha, Senin (4/5/2026).

Benturan tersebut membuat korban terjatuh ke sisi kiri jalan, hingga akhirnya terlindas bagian ban tengah truk.

Akibat insiden itu, korban mengalami luka berat dan dinyatakan meninggal dunia di lokasi kejadian. Sementara sepeda motor yang dikendarainya mengalami kerusakan cukup parah.

Petugas kemudian mengevakuasi jasad korban ke RSUD R Syamsudin SH Kota Sukabumi untuk penanganan lebih lanjut.***(RAF)

Editor : Aab Abdul Malik

Menang Tipis Atas PSIM Yogyakarta, Maung Bandung Kian Dekat dengan Gelar Juara

0

Wartain.com – Persib Bandung sukses mengamankan tiga poin penuh setelah menundukkan PSIM Yogyakarta dengan skor tipis 1-0 dalam lanjutan BRI Super League musim 2025/2026. Pertandingan yang berlangsung di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) ini sekaligus memperpanjang rekor tak terkalahkan Maung Bandung di kandang. Senin, 4 Mei 2026.

Gol semata wayang dalam laga ini tercipta cepat di awal babak pertama. Berawal dari skema bola mati, gelandang Thom Haye melepaskan tendangan bebas akurat yang langsung disambut dengan tandukan tajam oleh bek asing, Franco Matricardi. Bola bersarang rendah di sudut gawang, mengubah skor menjadi 1-0 untuk keunggulan tuan rumah.

Meski unggul cepat, Persib sebenarnya memiliki segudang peluang emas untuk memperlebar jarak. Namun, penampilan gemilang kiper PSIM Yogyakarta, Cahya Supriadi, menjadi tembok penghalang bagi lini serang Persib. Eks kiper timnas tersebut berkali-kali melakukan penyelamatan krusial yang mementahkan serangan bertubi-tubi anak asuh Bojan Hodak.

Di sisi lain, PSIM Yogyakarta tampak kesulitan mengembangkan permainan. Meski mampu memberikan perlawanan, Laskar Mataram memiliki pekerjaan rumah (PR) besar di lini tengah. Banyaknya kesalahan umpan (misspassing) saat memasuki area pertahanan Persib membuat serangan mereka seringkali patah sebelum mengancam gawang tuan rumah.

Kemenangan ini sangat krusial bagi Persib Bandung. Selain menjaga keangkeran Stadion GBLA, tambahan tiga poin ini memastikan mereka tetap kokoh di puncak klasemen sementara BRI Super League 25/26. Dengan kompetisi yang menyisakan beberapa pertandingan lagi, konsistensi ini menjadi modal penting bagi Persib dalam perburuan gelar juara musim ini.***

Editor : Aab Abdul Malik

(Yosep)

Cegah Bullying, Disdik Sukabumi Bentuk Satgas Sekolah Aman Nyaman di Hardiknas 2026

0
Oplus_131072

Wartain.com – Peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026 di Dinas Pendidikan Kabupaten Sukabumi, Kecamatan Cikembar, Sabtu (2/5/2026), dimaknai sebagai upaya mendorong terciptanya lingkungan sekolah yang aman dan nyaman bagi siswa.

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sukabumi Deden Sumpena mengatakan, peningkatan mutu pendidikan harus diiringi dengan terciptanya lingkungan belajar yang aman.

“Sekolah bukan hanya tempat meningkatkan kualitas pendidikan, tapi juga harus menjadi ruang yang aman dan nyaman bagi anak,” ujarnya, Sabtu 02/05/2026.

Untuk itu, Disdik telah membentuk satuan tugas (satgas) sekolah aman dan nyaman. Satgas ini merupakan pengembangan dari satgas pencegahan dan penanggulangan kekerasan di sekolah.

“Sekarang kita bentuk satgas aman dan nyaman di sekolah, sebagai penguatan dari satgas sebelumnya,” kata Deden.

Ia menjelaskan, keamanan tidak hanya berkaitan dengan fisik. Kondisi psikis siswa, termasuk pencegahan perundungan atau bullying, jadi fokus utama satgas.

“Bullying menjadi salah satu yang kita koordinasikan. Jadi bukan hanya fisik, tapi juga psikis,” ucapnya.

Selain itu, kondisi sarana dan prasarana sekolah juga menjadi bagian penting dalam menciptakan rasa aman. Bangunan retak atau ruang kelas pengap bisa ganggu psikologi belajar anak.

“Bangunan dan ruang kelas juga tidak terpisahkan dalam menciptakan sekolah yang aman,” tuturnya.

Disdik menekankan bahwa peningkatan kenyamanan belajar akan berpengaruh langsung terhadap prestasi siswa. Anak yang tenang lebih mudah menyerap pelajaran.

“Sehingga program penguatan lingkungan sekolah menjadi salah satu prioritas ke depan,” pungkas Deden.

Satgas ini akan melibatkan guru BK, komite sekolah, hingga siswa sebagai agen perubahan. Tujuannya agar deteksi dini kasus kekerasan bisa cepat ditangani.

Ke depan, Disdik juga akan rutin audit keamanan fisik dan psikis di semua jenjang sekolah. Laporan bullying wajib ditindaklanjuti maksimal 1×24 jam.***

Editor : Aab Abdul Malik

(Dul)

PU Kabupaten Sukabumi Bangun Bahu Jalan Beton Pamatutan–Sukatani

0

Wartain.com – Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kabupaten Sukabumi melaksanakan kegiatan pembangunan bahu jalan beton pada ruas Pamatutan–Sukatani yang berlokasi di Bojonggaling, Desa Sukatani, Kecamatan Parakansalak, pada Jumat, 1 Mei 2026. Kegiatan ini merupakan bagian dari program peningkatan kualitas infrastruktur jalan daerah.

Pekerjaan tersebut bertujuan untuk meningkatkan keselamatan dan kenyamanan pengguna jalan, sekaligus memperkuat struktur tepi jalan agar lebih tahan terhadap beban kendaraan dan kondisi cuaca. Bahu jalan beton juga berfungsi sebagai ruang darurat yang dapat dimanfaatkan saat kendaraan berhenti atau berpapasan.

Kegiatan pembangunan ini didanai melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Sukabumi Tahun Anggaran 2026, sebagai bentuk komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan pelayanan infrastruktur kepada masyarakat.

Melalui pembangunan ini, diharapkan konektivitas antarwilayah di Kecamatan Parakansalak semakin lancar dan mampu mendukung aktivitas sosial serta pertumbuhan ekonomi masyarakat setempat.***

Editor : Aab Abdul Malik

(Intan)

Pemkab Sukabumi Percepat Implementasi Manajemen Talenta, ASN Diminta Perbarui Data Kepegawaian 

0

Wartain.com – Pemerintah Kabupaten Sukabumi terus mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia aparatur melalui percepatan implementasi manajemen talenta. Langkah ini sejalan dengan arahan Bupati Sukabumi, Asep Japar, dalam mewujudkan aparatur sipil negara (ASN) yang profesional, unggul, dan berdaya saing.

Melalui BKPSDM Kabupaten Sukabumi, Pemkab Sukabumi mengeluarkan kebijakan strategis berdasarkan Surat Sekretaris Daerah Nomor: 800.1.4/4358/BKPSDM/2026 tertanggal 29 April 2026 tentang Akselerasi Implementasi Manajemen Talenta. Surat tersebut menjadi landasan dalam upaya penataan dan pengelolaan potensi ASN secara lebih sistematis dan terukur.

Dalam kebijakan tersebut, seluruh ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sukabumi diwajibkan untuk segera melengkapi serta memperbarui data kepegawaian masing-masing melalui sistem yang telah disediakan. Batas akhir pembaruan data ditetapkan paling lambat pada 4 Mei 2026.

Langkah ini dinilai penting guna memastikan akurasi dan validitas data ASN sebagai dasar dalam penyusunan kebijakan pengembangan karier, promosi, hingga peningkatan kompetensi aparatur. Selain itu, data yang mutakhir juga menjadi kunci dalam mendukung implementasi manajemen talenta secara optimal.

Pemkab Sukabumi berharap seluruh ASN dapat mematuhi ketentuan ini dengan penuh tanggung jawab. Partisipasi aktif ASN dalam memperbarui data kepegawaian akan berkontribusi besar terhadap terwujudnya tata kelola pemerintahan yang lebih profesional, transparan, dan akuntabel.

Dengan adanya akselerasi ini, Pemerintah Kabupaten Sukabumi optimistis mampu menciptakan sistem manajemen talenta yang efektif, sehingga dapat mendorong kinerja birokrasi yang lebih adaptif dan berorientasi pada pelayanan publik yang berkualitas.***

Editor : Aab Abdul Malik

(Intan)

Pembukaan MTQ ke-47, Bupati Sukabumi: Upaya Membumikan Al-Quran Ditengah Masyarakat

0

Wartain.com – Sebanyak 427 peserta akan unjuk kebolehan dalam MTQ XLVII tingkat Kabupaten Sukabumi yang digelar di Komplek Ponpes Terpadu Darrusyifa Al-Fitroh Perguruan Islam Yaspida, Kecamatan Kadudampit, Senin, 4 Mei 2026.

Ratusan peserta yang berasal dari 47 kecamatan tersebut, akan berlomba di berbagai cabang MTQ. seperti tilawah Murattal, tahfidz, tafsir, dan kaligrafi.

Kegiatan yang dibuka langsung Bupati Sukabumi H. Asep Japar ini, direncanakan berlangsung selama empat hari, terhitung 4-7 Mei 2026.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Sukabumi H Asep Japar menegaskan, Pemerintah Kabupaten Sukabumi terus mendukung upaya membumikan Alquran di tengah masyarakat. Hal itu demi melahirkan generasi Alquran yang cerdas dan inovatif membawa kemaslahatan di tengah masyarakat.

“Kami sangat mendukung upaya membumikan Alquran di tengah masyarakat demi terwujudnya Sukabumi yang Mubarakah (maju, unggul, berbudaya, dan berkah),” ujarnya.

Oleh karena itu, bupati memandang MTQ bukan sekadar perlombaan, namun momentum spiritual transformasi nilai Alquran menuju visi Kabupaten Sukabumi Mubarakah. Bupati mengajak para peserta menjadikan MTQ sebagai ajang mempererat silaturahmi, belajar, dan menunjukan kemampuan terbaik.

“Mari jadikan Alquran sebagai sahabat sejati dalam setiap langkah kehidupan. Bagi perserta lomba MTQ, tunjukan kemampuan terbaik, dan junjung tinggi sportifitas,”ungkapnya.

Apalagi, MTQ tingkat Kabupaten Sukabumi ini merupakan langkah lanjutan menuju tingkat selanjutnya. Baik tingkat provinsi maupun nasional.

“Hari ini kita memulai seleksi tingkat Kabupaten Sukabumi, semoga terpilih yang terbaik untuk masuk ke tingkat provinsi hingga nasional,” harapnya.

Selain itu, bupati pun berpesan agar dewan hakim memberikan penilaian yang objektif, cepat,dan teliti. demi terpilihnya peserta terbaik yang menjadi kebanggaan Kabupaten Sukabumi.

“Pilihlah peserta terbaik yang akan menjadi kebanggaan Kabupaten Sukabumi dan mewakili ke tingkat selanjutnya,” ucapnya.

Sementara itu, Panitia MTQ ke XLVII tingkat Kabupaten Sukabumi KH.Maftuhin Akhmad menambahkan, kegiatan ini merupakan agenda rutin. Di mana tujuannya untuk menyeleksi, merekrut, dan membina potensi daerah.

“Hasil seleksi ini akan menjadi perwakilan Kabupaten Sukabumi dalam MTQ tingkat Provinsi,”

Dirinya berharap, terdapat perwakilan Kabupaten Sukabumi yang menang di tingkat provinsi. Sehingga dapat mewakili Jawa Barat ke tingkat nasional.

“Semoga ada peserta terbaik kita yang masuk ke nasional,” pungkasnya.***

Editor : Aab Abdul Malik

(Intan)

DPRD Sukabumi: MTQ ke-47 Bukan Sekadar Lomba, Tapi Pondasi Sukabumi Mubarakah

0

Bisnisnews.net – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Sukabumi menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya Musabaqah Tilawatil Qur’an ke-47 Tingkat Kabupaten Sukabumi pada 4–7 Mei 2026.

Kegiatan keagamaan tahunan ini dipusatkan di Pondok Pesantren Terpadu Darussifa Al-Fitroh Perguruan Islam Yaspida. DPRD menilai MTQ jadi momentum penting memperkuat syiar Islam di tengah masyarakat.

Menurut DPRD, MTQ tidak hanya sekadar ajang perlombaan membaca Al-Qur’an. Lebih dari itu, kegiatan ini punya peran strategis meningkatkan kualitas pemahaman serta pengamalan nilai-nilai Qur’ani.

Dalam keterangannya, DPRD Kabupaten Sukabumi menegaskan pelaksanaan MTQ diharapkan jadi sarana pembinaan generasi Qur’ani yang berintegritas dan berakhlak mulia.

Generasi Qur’ani tersebut juga diharapkan memiliki kontribusi nyata dalam pembangunan daerah. Nilai Al-Qur’an harus membumi dalam kebijakan dan perilaku sosial.

“Melalui momentum MTQ ini, mari kita dorong transformasi nilai-nilai Qur’ani sebagai landasan dalam mewujudkan Kabupaten Sukabumi yang maju, unggul, berbudaya, dan berkah (Mubarakah),” demikian pesan DPRD.

DPRD juga berharap kegiatan ini berjalan lancar serta memberi manfaat berkelanjutan bagi masyarakat luas. Khususnya dalam memperkuat karakter religius dan sosial warga Sukabumi.

MTQ ke-47 ini diikuti peserta dari berbagai kecamatan se-Kabupaten Sukabumi. Para kafilah berkompetisi dalam sejumlah cabang lomba tilawah, tahfidz, tafsir, syarhil, hingga kaligrafi.

Selain kompetisi, MTQ juga jadi wadah mempererat ukhuwah Islamiyah di daerah. Pertemuan antar kafilah diharapkan menumbuhkan solidaritas dan kolaborasi dakwah.

DPRD menekankan, output MTQ tidak berhenti di piala dan piagam. Yang lebih penting adalah lahirnya duta-duta Al-Qur’an yang menggerakkan literasi Qur’ani di desa dan sekolah.

Ke depan, DPRD mendorong Pemkab agar pembinaan peserta MTQ dilakukan berkelanjutan, bukan hanya saat event. Anggaran pembinaan tilawah dan tahfidz perlu diperkuat di tingkat kecamatan.

Dengan penguatan nilai Qur’ani dari keluarga hingga birokrasi, DPRD optimistis visi Sukabumi Mubarakah bukan sekadar slogan. Melainkan jadi karakter pembangunan yang membumi.***

Editor : Aab Abdul Malik

(Intan)

Turun ke DAS, Dewan Bayu Permana Bawa Kearifan Adat ke Meja Kebijakan Lingkungan Sukabumi

0
Oplus_131072

Wartain.com – Di tengah tekanan pembangunan yang kerap menggerus keseimbangan alam, langkah berbeda ditunjukkan legislatif. Anggota Komisi II DPRD Kabupaten Sukabumi, Bayu Permana, memilih turun langsung menyusuri jejak masyarakat adat dalam Ekspedisi Nusa Jawa Barat.

Ekspedisi lintas wilayah Pulau Jawa itu berlangsung 26 April hingga 2 Mei 2026. Bukan sekadar perjalanan budaya, Bayu menegaskan pengalaman lapangan ini jadi dasar penting merumuskan kebijakan lingkungan yang kontekstual.

“Ini bukan hanya perjalanan budaya, tapi upaya memahami langsung bagaimana masyarakat adat menjaga keseimbangan alam. Ini penting sebagai referensi kebijakan,” ujarnya, Senin (4/5/2026).

Ekspedisi diikuti puluhan perwakilan masyarakat adat. Rombongan menelusuri sejumlah Daerah Aliran Sungai strategis, mulai dari Cisanggarung, Cimanuk, Citarum, hingga Cimandiri.

Titik awal perjalanan dimulai dari Sukabumi. Fakta ini memperkuat posisi daerah sebagai bagian penting dalam sistem ekologis Pulau Jawa.

Dalam perspektif Bayu, pendekatan Patanjala yang memandang Pulau Jawa sebagai satu kesatuan hidup tidak hanya relevan secara budaya, tapi juga strategis untuk kebijakan publik.

Ia menilai pembangunan selama ini cenderung mengabaikan daya dukung lingkungan karena minim integrasi pengetahuan lokal. “Selama ini pendekatan pembangunan terlalu administratif. Padahal masyarakat adat sudah punya sistem yang terbukti menjaga keseimbangan alam,” tegasnya.

Hal itu jadi dasar lahirnya Perda Nomor 10 Tahun 2025 tentang Pelestarian Pengetahuan Tradisional dalam Perlindungan Kawasan Sumber Air, atau Perda Patanjala. Regulasi ini diinisiasi DPRD merespons ancaman kerusakan lingkungan.

Menurut Bayu, DPRD tidak hanya berfungsi legislasi formal. Lembaga ini harus mampu menjembatani nilai tradisi dengan kebijakan modern.

Ia menilai sinergi antara kasepuhan dan sistem Patanjala dapat jadi fondasi kuat menjaga kawasan strategis seperti Gunung Halimun Salak dan wilayah tangkapan air lainnya.

“Kalau hanya mengandalkan regulasi tanpa memahami nilai lokal, hasilnya tidak akan maksimal. Di sini peran DPRD untuk memastikan kebijakan benar-benar berpihak pada keberlanjutan,” katanya.

Dalam ekspedisi, rombongan juga berdialog dengan tokoh adat di Lebak dan Baduy. Hasilnya, muncul kesepahaman bahwa pendekatan berbasis tradisi perlu diperluas dan diintegrasikan ke kebijakan daerah.

Bagi Bayu, langkah ini bagian dari strategi jangka panjang DPRD menghadapi krisis air hingga degradasi hutan. Pendekatan Patanjala dinilai lebih menyeluruh dibanding model pembangunan konvensional.

“Ini bukan sekadar isu lokal. Ketika sumber air terjaga, dampaknya luas. DPRD harus memastikan arah kebijakan ke depan tidak mengabaikan aspek ekologis,” tandasnya.***

Editor : Aab Abdul Malik

(Dul)

Disnakertrans Sukabumi Gaungkan Kolaborasi di Mayday 2026: Satu Tekad, Sejahtera Bersama

0
Oplus_131072

Wartain.com – Dalam rangka memperingati Hari Buruh Internasional (Mayday) 2026, Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Sukabumi mengajak seluruh elemen pekerja dan pengusaha untuk mengedepankan semangat kolaborasi, menjaga ketertiban, serta memperkuat kebersamaan.

Hal ini sejalan dengan imbauan Kementerian Ketenagakerjaan RI yang menetapkan tema Mayday 2026: _“Kolaborasi Bersama Mewujudkan Kemajuan Industri dan Kesejahteraan Pekerja”_ dengan tagline _“Satu Tekad, Satu Tujuan, Sejahtera Bersama”_.

Kepala Disnakertrans Kabupaten Sukabumi, Sigit Widarmadi, menegaskan momentum Mayday harus dimanfaatkan sebagai ajang mempererat hubungan industrial yang harmonis antara pekerja, pengusaha, dan pemerintah.

Ia menyebut pihaknya telah menyiapkan berbagai langkah strategis agar peringatan Mayday tahun ini berjalan aman, tertib, dan penuh makna.

“Mayday bukan hanya soal peringatan seremonial, tetapi juga menjadi ruang untuk memperkuat komunikasi dan kolaborasi seluruh pihak dalam dunia ketenagakerjaan. Kami mengajak seluruh elemen untuk bersama-sama menjaga kondusivitas serta mengedepankan dialog yang konstruktif,” ujar Sigit kepada Radar Jabar, Kamis (30/4/2026).

Lebih lanjut, Sigit menjelaskan Disnakertrans akan melakukan masifikasi tema Mayday melalui berbagai media, baik langsung maupun digital. Tujuannya meningkatkan pemahaman masyarakat terkait pentingnya sinergi dalam mendorong kemajuan industri.

Selain itu, pihaknya juga mendorong pelaksanaan kegiatan positif yang melibatkan pekerja, serikat buruh, serta kalangan pengusaha. Dialog sosial, bakti sosial, hingga olahraga bersama akan difasilitasi Disnakertrans.

“Kami juga akan memfasilitasi kegiatan yang membangun kebersamaan, seperti dialog sosial, bakti sosial, hingga kegiatan olahraga bersama. Ini penting agar semangat persatuan dan solidaritas di kalangan pekerja terus terjaga,” tambahnya.

Tak hanya itu, Disnakertrans Kabupaten Sukabumi juga akan membentuk posko pemantauan dan monitoring selama pelaksanaan Mayday 2026. Posko ini memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan sesuai ketentuan.

Posko sekaligus jadi pusat koordinasi dalam mengantisipasi berbagai potensi gangguan. Laporan dari daerah juga akan diteruskan ke pemerintah pusat.

“Posko ini juga akan menjadi sarana pelaporan yang nantinya diteruskan kepada pemerintah pusat, khususnya kepada Direktorat Jenderal Pembinaan Hubungan Industrial dan Jaminan Sosial Tenaga Kerja. Dengan demikian, setiap dinamika di daerah dapat terpantau dengan baik,” jelasnya.

Sigit juga menginformasikan puncak peringatan Mayday 2026 secara nasional akan digelar pada 1 Mei 2026 di kawasan Monumen Nasional. Acara direncanakan dihadiri langsung oleh Presiden RI serta Menteri Ketenagakerjaan.

Ia berharap momentum tersebut dapat menjadi simbol kuat komitmen bersama dalam meningkatkan kesejahteraan pekerja di Indonesia.

“Harapan kami, peringatan Mayday tahun ini tidak hanya berlangsung aman dan tertib, tetapi juga mampu memperkuat semangat kebersamaan serta memberikan dampak positif bagi peningkatan kesejahteraan pekerja, khususnya di Kabupaten Sukabumi,” pungkasnya.***

Editor : Aab Abdul Malik

(Dul)

Sekda Lantik Dewan Hakim MTQ ke-47 Tingkat Kabupaten Sukabumi

0

Wartain.com – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Sukabumi H.Ade Suryaman melantik puluhan dewan hakim MTQ ke 47 tingkat Kabupaten Sukabumi di Komplek Ponpes Terpadu Darrusyifa Al-Fitroh Perguruan Islam Yaspida, Kecamatan Kadudampit, Minggu, 3 Mei 2026.

Berdasarkan data yang dihimpun, terdapat 80 dewan hakim yang terlibat dalam MTQ tingkat Kabupaten Sukabumi. Mereka akan bertugas dari 4-7 Mei 2026.

Dalam kesempatan tersebut, Sekda Kabupaten Sukabumi H. Ade Suryaman menegaskan, keberadaan dan fungsi dewan hakim sangat penting dalam MTQ ini. Sebab, dewan hakim ini sebagai penentu kualitas peserta hasil MTQ.

“Dewan hakim berperan penting dalam memilih peserta terbaik dari yang baik untuk mewakili Kabupaten Sukabumi ke tingkat Provinsi hingga internasional,” ujarnya.

Oleh karena itu, Sekda berpesan agar para dewan hakim yang dikomandoi H. Aman Hidayat ini, agar memegang teguh integritas, kejujuran, keadilan, dan objektifitas dalam memberikan penilaian. Selain itu, harus menjaga profesionalitas.

“Gunakan pedoman penilaian dan keahlian keilmuan yang dimiliki dengan cermat. Sehingga bisa melahirkan keputusan yang objektif dan dapat dipertanggungjawabkan,” ucapnya

Apalagi Sekda meyakini,para dewan hakim ini merupakan orang-orang ahli di bidangnya. Sehingga diyakini mampu menjalankan tugas dengan penuh tanggungjawab.

“Jaring talenta terbaik tanpa dipengaruhi oleh intervensi maupun kepentingan apapun. Semua ini demi meningkatkan prestasi kafilah Kabupaten Sukabumi di tingkat provinsi maupun nasional,” pungkasnya.***

Editor : Aab Abdul Malik

(Intan)