26.7 C
Jakarta
Senin, Juni 22, 2026
Beranda blog Halaman 5

Amerika Serikat Lolos 32 Besar Piala Dunia 2026 Usai Kalahkan Australia 2-0

0
Oplus_131072

Wartain.com – Amerika Serikat memastikan langkah ke babak 32 besar Piala Dunia 2026 lebih cepat. Tim tuan rumah mengalahkan Australia 2-0 pada laga kedua Grup D di Stadion Lumen Field, Seattle, Sabtu (20/6) dini hari WIB.

Kemenangan tersebut menjadi penentu langkah The Stars and Stripes menuju fase gugur. Dengan hasil ini, AS mengoleksi enam poin sempurna dari dua pertandingan.

Sejak menit awal, Amerika Serikat tampil percaya diri di depan pendukungnya. Tekanan yang diberikan membuat Australia kesulitan mengembangkan permainan.

Gol cepat tercipta pada menit ke-11. Keunggulan AS dibuka melalui gol bunuh diri bek Australia, Cameron Burgess. Bola muntah hasil serangan AS tak sengaja membentur kaki Burgess dan masuk ke gawang sendiri.

Unggul lebih dulu membuat Amerika Serikat semakin nyaman mengendalikan tempo. Mereka terus menekan pertahanan Socceroos hingga jeda turun minum.

Menjelang babak pertama berakhir, tuan rumah berhasil menggandakan keunggulan. Alex Freeman mencatatkan namanya di papan skor pada menit ke-43 lewat serangan rapi.

Gol Freeman menjadi penutup babak pertama. Amerika Serikat menutup 45 menit pertama dengan keunggulan 2-0 atas Australia.

Memasuki babak kedua, Australia mencoba bangkit. Tim Socceroos meningkatkan intensitas serangan dan bermain lebih agresif untuk mengejar ketertinggalan.

Serangan Australia banyak dibangun lewat sisi sayap. Beberapa kali umpan silang mereka merepotkan lini belakang Amerika Serikat dan menciptakan peluang berbahaya.

Sayangnya, penyelesaian akhir menjadi masalah utama Australia. Sejumlah peluang emas yang tercipta gagal dikonversi menjadi gol.

Pertahanan disiplin Amerika Serikat mampu meredam semua upaya Australia sepanjang babak kedua. Barisan belakang AS tampil solid dan tidak memberi ruang bagi lawan.

Australia terus menekan hingga menit akhir, tetapi tidak ada gol balasan yang tercipta. Peluit panjang dibunyikan, skor tetap 2-0 untuk kemenangan Amerika Serikat. Dengan enam poin di tangan, AS lolos ke 32 besar. Sementara Australia harus berjuang keras di laga terakhir Grup D untuk menjaga peluang lolos.***

Editor : Aab Abdul Malik

(Dul)

Prakiraan Cuaca Kabupaten Sukabumi, Sabtu 20 Juni 2026: Pagi Cerah Berawan, Sore Berpotensi Hujan, Suhu 20-30°

0
Oplus_131072

Wartain.com – Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika memprakirakan cuaca Kabupaten Sukabumi pada Sabtu, 20 Juni 2026 didominasi cerah berawan. Warga diimbau tetap waspada potensi hujan ringan pada sore hingga malam hari.

Suhu udara sepanjang hari berkisar 20°C hingga 30°C. Cuaca pagi cenderung cerah dengan suhu mulai 22°C-26°C dan kelembapan 77%-84%. 08da

Menjelang siang pukul 11.00-13.00 WIB, kondisi berubah menjadi berawan sebagian. Suhu naik ke 28°C-29°C dengan peluang hujan hanya 8%-14%. Angin bertiup ringan 5-8 km/jam dari arah selatan hingga barat laut. 08da

Indeks UV siang hari masuk kategori ekstrem. Pukul 12.00 WIB indeks UV mencapai 11. Pukul 11.00 WIB juga berada di level 10 atau sangat tinggi. 08da

Warga yang beraktivitas di luar ruangan disarankan menggunakan pelindung seperti topi, kacamata hitam, dan sunscreen. Hindari paparan langsung matahari antara pukul 10.00-14.00 WIB.

Memasuki sore pukul 15.00 WIB, awan mulai menebal menjadi mendung sebagian. Suhu turun ke 28°C dengan peluang hujan naik menjadi 21%. 08da

Potensi hujan ringan mulai terlihat pukul 16.00 WIB dengan peluang 24% dan suhu 27°C. Pada pukul 17.00 WIB hujan diprakirakan turun dengan peluang 34% dan suhu 25°C. 08da

Kondisi hujan ringan juga berlanjut hingga malam. Pukul 18.00-19.00 WIB peluang hujan 24%-19% dengan suhu 24°C-23°C dan kelembapan tinggi 93%-96%. 08da

Malam hari pukul 20.00-23.00 WIB cuaca kembali berawan sebagian. Suhu stabil di 22°C-23°C dengan peluang hujan menurun menjadi 17% hingga 3%. Angin bertiup sangat ringan 1-3 km/jam. 08da

Matahari terbit pukul 06.02 WIB dan terbenam pukul 17.45 WIB. Durasi siang sekitar 11 jam 43 menit. 08da

Kualitas udara pagi ini masuk kategori tidak sehat dengan AQI 163-164. Polutan utama PM2.5. Warga dengan riwayat asma atau gangguan pernapasan disarankan mengurangi aktivitas luar ruangan dan menggunakan masker. 08da

Secara umum, Sabtu 20 Juni 2026 di Sukabumi cocok untuk aktivitas pagi hingga siang. Namun siapkan payung atau jas hujan jika keluar sore-malam karena ada potensi hujan ringan. Tetap pantau update BMKG untuk peringatan dini cuaca.***

Editor : Aab Abdul Malik

(Dul)

DPRD Kota Sukabumi Bahas Tiga Raperda Strategis, Transformasi BUMD Jadi PT Sebumi Disetujui

0

Wartain.com – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Sukabumi menggelar Sidang Paripurna ke-27 Masa Persidangan Ketiga di Ruang Rapat Paripurna DPRD Kota Sukabumi, Jumat (19/6/2026). Dalam rapat tersebut, sejumlah agenda penting dibahas, mulai dari persetujuan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang PT Sejati Bangun Bumi (Perseroda), penyampaian pertanggungjawaban pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2025, hingga rencana penyertaan modal pemerintah daerah kepada PT BPR Kota Sukabumi (Perseroda).

Wali Kota Sukabumi, Ayep Zaki, dalam pendapat akhirnya menyampaikan apresiasi atas proses pembahasan yang telah dilakukan bersama DPRD. Ia menegaskan bahwa perubahan status Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) menjadi PT Sejati Bangun Bumi (Perseroda) merupakan bagian dari upaya memperkuat daya saing perusahaan daerah sekaligus meningkatkan kontribusinya terhadap pembangunan.

“BUMD bukan hanya entitas bisnis yang berorientasi keuntungan, tetapi juga memiliki misi sosial-ekonomi sebagai motor penggerak pembangunan daerah, pendukung pelayanan publik, dan pendorong pertumbuhan ekonomi lokal,” ujar Ayep.

Menurutnya, transformasi dari Perusahaan Daerah Waluya menjadi PT Sejati Bangun Bumi atau PT Sebumi dilakukan sebagai bentuk penyesuaian terhadap regulasi terbaru, khususnya Peraturan Pemerintah Nomor 54 Tahun 2017 tentang Badan Usaha Milik Daerah. Selain itu, Peraturan Daerah Nomor 14 Tahun 2008 dinilai sudah tidak lagi relevan dengan perkembangan kebutuhan hukum dan tata kelola pemerintahan saat ini.

Ayep menekankan bahwa perubahan tersebut bukan sekadar pergantian nama perusahaan, melainkan langkah menuju tata kelola korporasi yang lebih modern dengan mengedepankan prinsip profesionalisme, transparansi, independensi, akuntabilitas, dan tanggung jawab.

Ke depan, PT Sebumi akan mengembangkan berbagai lini usaha yang mencakup sektor perdagangan, kesehatan, pariwisata, properti, pengelolaan pasar, parkir offstreet, energi alternatif, ketenagakerjaan, jasa periklanan, layanan kurir hingga perbengkelan.

“Kehadiran Perseroda tersebut diharapkan tidak hanya meningkatkan kontribusi terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD), tetapi juga memperkuat pelayanan publik dan mendukung pengembangan UMKM,” katanya.

Dalam regulasi yang disusun, modal dasar perusahaan ditetapkan sebesar Rp30 miliar. Pemerintah Daerah Kota Sukabumi akan tetap menjadi pemegang saham pengendali dengan kepemilikan minimal 51 persen guna memastikan arah kebijakan perusahaan tetap berpihak kepada kepentingan masyarakat.

Sebelumnya, Panitia Khusus (Pansus) DPRD melalui juru bicara Fatimah melaporkan bahwa pembahasan Raperda telah melalui serangkaian rapat kerja dan pendalaman materi bersama berbagai perangkat daerah serta pihak terkait. Di antaranya Badan Pengelolaan Keuangan dan Pendapatan Daerah (BPKPD), Bagian Hukum Setda, Bagian Perekonomian, Bappeda, PT Waluya, serta sejumlah instansi lainnya.

Pansus menilai perubahan bentuk badan usaha menjadi Perseroda akan memberikan ruang yang lebih luas bagi pengembangan usaha sekaligus memperkuat tata kelola perusahaan. Selain itu, dukungan permodalan yang memadai dinilai menjadi faktor penting dalam mendukung keberlanjutan dan pertumbuhan usaha perusahaan daerah tersebut.

Pada kesempatan yang sama, Wali Kota juga menyampaikan penjelasan mengenai Raperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2025. Dalam laporannya, Pemerintah Kota Sukabumi kembali mencatatkan prestasi dengan meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI untuk ke-12 kali secara berturut-turut.

Selain itu, pemerintah daerah turut mengajukan Raperda tentang Penyertaan Modal kepada PT BPR Kota Sukabumi (Perseroda). Langkah tersebut dilakukan untuk mempertahankan kepemilikan saham mayoritas pemerintah daerah sebagaimana diatur dalam ketentuan perundang-undangan.

Pemkot Sukabumi merencanakan tambahan penyertaan modal sebesar Rp10,5 miliar yang akan direalisasikan secara bertahap dalam kurun waktu maksimal 10 tahun. Kebijakan tersebut diharapkan dapat memperkuat kapasitas pembiayaan BPR bagi masyarakat dan pelaku usaha, sekaligus meningkatkan kontribusi perusahaan terhadap Pendapatan Asli Daerah.

Sidang paripurna kemudian ditutup dengan penyerahan dokumen pembahasan kepada DPRD sebagai dasar untuk melanjutkan tahapan pembahasan berikutnya dalam proses pembentukan regulasi daerah dan penguatan pembangunan Kota Sukabumi.***(RAF)

Editor : Aab Abdul Malik

Truk Box Tertabrak KA Pangrango di Cibadak Sukabumi, Satu Pengendara Motor Dilaporkan Tewas

0
Oplus_131072

Wartain.com – Kecelakaan di perlintasan kereta api kembali terjadi di wilayah Kabupaten Sukabumi. Sebuah truk box bermuatan sosis tertabrak Kereta Api (KA) Pangrango 227A relasi Sukabumi–Bogor di perlintasan sebidang resmi tidak terjaga JPL 36 KM 43+200/300, petak jalan Cisaat–Cibadak, Kecamatan Cibadak, Jumat (19/6/2026) sekitar pukul 15.25 WIB.

Benturan keras tersebut menyebabkan truk bernomor polisi F 8364 DE terpental beberapa meter dari titik tabrakan. Selain menimbulkan kerusakan pada kendaraan, insiden itu juga mengakibatkan korban dari warga yang berada di sekitar lokasi.

Salah seorang warga setempat, Udin (46), mengaku mendengar suara klakson kereta sesaat sebelum tabrakan terjadi. Saat itu dirinya berada di rumah dan langsung berlari menuju lokasi setelah mendengar benturan keras.

“Keretanya dari arah Sukabumi ke arah Bogor, itu waktunya pas kejadian pas azan Asar. Saya hanya dengar bunyi klakson kereta sekali. Dari arah itu dari arah Sukabumi ke arah Bogor. Bunyi klakson sekali, langsung bunyi tumbukan gitu kan. Terus saya lari dari rumah ke sini melihat untuk memastikan,” ujar Udin.

Menurutnya, saat kejadian terdapat seorang warga yang sedang membuang sampah dan seorang pengendara sepeda motor yang melintas di sekitar perlintasan. Keduanya turut terdampak akibat truk yang terseret setelah dihantam kereta.

“Yang orang bawa sampah namanya Iki dibawa ke rumah sakit sama sopir truk juga. Terus yang ketahuan terakhir di bawah kolong mobil ada yang meninggal. Yang bawa motor kegusur mobil,” tuturnya.

Udin juga menyoroti kondisi palang pintu di perlintasan tersebut. Meski secara fisik tersedia, perangkat itu disebut tidak berfungsi sehingga pengamanan selama ini mengandalkan penjagaan manual oleh warga.

“Palang pintu kebetulan ada, Pak, secara fisiknya mah, cuma secara fungsi dia enggak fungsi. Jadi enggak hidup itunya, enggak turun naiknya terkait palang pintu. Sampai detik sekarang masih, masih manual dijagain sama orang kalau ada kereta lewat,” bebernya.

Sementara itu, Manager Humas KAI Daop 1 Jakarta, Franoto Wibowo, menjelaskan bahwa petugas langsung bergerak melakukan penanganan begitu menerima laporan kejadian. Langkah awal yang dilakukan adalah mengamankan perjalanan kereta serta memeriksa kondisi sarana dan jalur rel sebelum perjalanan kembali dilanjutkan.

“Keselamatan merupakan prioritas utama KAI. Oleh karena itu, setiap terjadi insiden yang berpotensi memengaruhi perjalanan kereta api, petugas wajib memastikan kondisi sarana, jalur, dan aspek operasional lainnya benar-benar aman sebelum perjalanan dilanjutkan,” ujar Franoto.

Akibat tabrakan tersebut, lokomotif KA Pangrango mengalami kerusakan pada lampu semboyan. Selain itu, posisi truk yang sempat berada di area jalur rel mengharuskan petugas melakukan proses pengamanan dan pemeriksaan tambahan.

Perjalanan KA Pangrango sempat mengalami keterlambatan sekitar 24 menit. Setelah dinyatakan aman, kereta kembali bergerak pada pukul 15.33 WIB dan tiba di Stasiun Cibadak pukul 15.40 WIB. Usai menjalani pemeriksaan teknis dan administrasi, perjalanan kembali dilanjutkan pada pukul 15.47 WIB.

Hingga berita ini ditulis, proses penanganan dan pendataan terkait korban maupun penyebab pasti kecelakaan masih dilakukan oleh pihak berwenang.***(RAF)

Editor : Aab Abdul Malik

Dua Wisatawan Bogor Hilang Terseret Arus di Muara Sungai Pasir Putih Pangumbahan Sukabumi

0
Oplus_131072

Wartain.com – Dua wisatawan asal Kota Bogor dilaporkan hilang setelah diduga tenggelam di Muara Sungai Pasir Putih Cipanarikan. Lokasinya berada di kawasan konservasi Pantai Pangumbahan, Desa Pangumbahan, Kecamatan Ciracap, Kabupaten Sukabumi, Jumat (19/6/2026) sore.

Peristiwa terjadi sekitar pukul 16.30 WIB. Kedua korban berenang di area muara yang dikenal memiliki arus kuat dan berbahaya bagi perenang.

Korban diketahui bernama Ahmad Efendi, 36 tahun, karyawan swasta, dan putranya Tobi Efendi, 12 tahun, pelajar. Keduanya beralamat di Villa Bogor Indah Blok EE6 Nomor 05, Kelurahan Ciparigi, Kecamatan Bogor Utara, Kota Bogor.

Berdasarkan keterangan di lokasi, sekitar pukul 16.00 WIB keluarga korban berjalan menyusuri Pantai Pasir Putih menuju muara. Tak lama, Ahmad Efendi bersama kedua anaknya masuk ke perairan untuk berenang.

Diduga tidak kuat melawan arus, Ahmad Efendi dan salah satu anaknya terseret air. Korban sempat berteriak meminta pertolongan. Sang istri yang berada di lokasi tidak dapat membantu karena tidak bisa berenang.

Istri korban kemudian meminta bantuan warga sekitar. Warga bersama petugas langsung melakukan pencarian manual dengan menyisir area muara menggunakan perahu dan berjalan kaki.

Hingga Jumat malam, kedua korban belum ditemukan. Tim gabungan terus menyisir titik-titik yang diduga menjadi lokasi hilangnya korban.

Danposal TNI AL Ujung Genteng Lettu (L) Andri Kurniawan membenarkan pihaknya segera bergerak setelah menerima laporan warga. Tim langsung menuju lokasi untuk pengecekan dan membantu proses pencarian.

“Hingga malam ini korban masih dalam pencarian. Kami mengimbau masyarakat dan wisatawan agar lebih berhati-hati, tidak berenang di area muara karena arusnya cukup berbahaya, serta selalu mematuhi imbauan petugas demi keselamatan,” ujar Lettu Andri.

Selain melakukan pencarian, petugas juga mendata saksi-saksi di lokasi kejadian. Koordinasi dengan unsur gabungan terus dilakukan guna memperluas area operasi pencarian.

Personel yang terlibat di antaranya Danposal TNI AL Ujung Genteng Lettu (L) Andri Kurniawan, Serda Bambang Heryanto, Kopka Bayuni, serta personel BPBD/P2BK Kecamatan Ciracap. Warga sekitar juga ikut membantu penyisiran.

Hingga berita ini diturunkan, proses pencarian terhadap Ahmad Efendi dan Tobi Efendi masih terus dilakukan tim gabungan bersama warga. Pihak petugas mengingatkan wisatawan untuk tidak berenang di muara sungai demi menghindari kejadian serupa.***

Editor : Aab Abdul Malik

(Dul)

Polres Sukabumi Kota dan HDCI Bagikan Helm SNI untuk Ojol, Santuni Anak Yatim di Momentum Hari Bhayangkara

0

Wartain.com – Semangat kepedulian sosial dan keselamatan berlalu lintas mewarnai kegiatan bakti sosial yang digelar Polres Sukabumi Kota bersama Harley Davidson Club Indonesia (HDCI) Sukabumi di Mapolres Sukabumi Kota, Jumat (19/6/2026).

Dalam kegiatan tersebut, sebanyak 40 helm berstandar Nasional Indonesia (SNI) dibagikan kepada para pengemudi ojek online (ojol). Selain itu, santunan juga diberikan kepada 10 anak yatim sebagai bagian dari rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-80 dan Hari Ulang Tahun HDCI.

Penyerahan bantuan dilakukan secara simbolis oleh Kapolres Sukabumi Kota AKBP Sentot Kunto Wibowo bersama Ketua HDCI Sukabumi Sri Widagdo didampingi jajaran pejabat utama Polres Sukabumi Kota. Para penerima bantuan tampak antusias mengikuti kegiatan yang berlangsung penuh keakraban tersebut.

Kapolres Sukabumi Kota AKBP Sentot Kunto Wibowo mengatakan, pembagian helm merupakan salah satu upaya meningkatkan kesadaran para pengendara, khususnya pengemudi ojol, terhadap pentingnya keselamatan saat berada di jalan raya.

“Hari ini Polres Sukabumi Kota bersama HDCI melaksanakan bakti sosial membagikan beberapa helm kepada para pengemudi ojek online dalam rangka memperingati HUT Bhayangkara ke-80 dan HUT HDCI,” kata Sentot.

Menurutnya, penggunaan helm yang sesuai standar keselamatan menjadi salah satu faktor penting untuk melindungi pengendara dari risiko fatal akibat kecelakaan lalu lintas.

“Ini semua kami lakukan agar para pengemudi ojol lebih mengedepankan keselamatan dan lebih patuh berlalu lintas dengan menggunakan helm standar,” ujarnya.

Selain membagikan helm, kegiatan juga diisi dengan pemberian santunan kepada anak-anak yatim. Bantuan tersebut menjadi bentuk kepedulian dan perhatian kepada masyarakat yang membutuhkan, sekaligus memperkuat nilai kemanusiaan dalam momentum peringatan Hari Bhayangkara.

Ketua HDCI Sukabumi Sri Widagdo menyebut kegiatan sosial tersebut merupakan bagian dari komitmen komunitas dalam mendukung keselamatan berkendara dan memberikan manfaat bagi masyarakat.

“Ini adalah salah satu kepedulian kita terhadap para pengemudi ojol supaya lebih bisa tertib berlalu lintas,” singkatnya.

Bantuan yang diberikan mendapat apresiasi dari para penerima. Salah seorang pengemudi ojol, Ewin Saputra (32), mengaku bersyukur karena bantuan helm tersebut sangat membantu para pengemudi yang setiap hari bekerja di jalan.

“Sebagai pengendara ojol terbantu banget, ada helm untuk kami. Semoga Polres Sukabumi Kota dan HDCI semakin maju, sukses, dan semakin bersama rakyat,” ucap Ewin.

Melalui kegiatan ini, Polres Sukabumi Kota dan HDCI Sukabumi tidak hanya mengajak masyarakat untuk lebih peduli terhadap keselamatan berkendara, tetapi juga menegaskan pentingnya berbagi dan memperkuat solidaritas sosial di tengah masyarakat. Momentum Hari Bhayangkara ke-80 pun menjadi sarana mempererat sinergi antara kepolisian, komunitas, dan masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang lebih aman dan peduli sesama.***(RAF)

Editor : Aab Abdul Malik

DP3A Kabupaten Sukabumi Buka Rekrutmen Forum Anak Daerah 2026-2028, Ajak Remaja Jadi Agen Perubahan

0

Wartain.com – Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kabupaten Sukabumi membuka kesempatan bagi para remaja untuk bergabung dalam Kepengurusan Forum Anak Daerah (FAD) Kabupaten Sukabumi Periode 2026-2028.

Program ini menjadi salah satu upaya pemerintah daerah dalam mendorong partisipasi aktif generasi muda dalam pembangunan yang ramah anak.

Melalui Open Recruitment yang akan dimulai pada 20 Juni 2026, remaja berusia 13 hingga 19 tahun diberi kesempatan untuk menjadi bagian dari wadah yang menampung aspirasi, kreativitas, serta gagasan anak dan remaja di Kabupaten Sukabumi.

Forum Anak Daerah selama ini berperan sebagai pelopor dan pelapor dalam berbagai isu yang berkaitan dengan pemenuhan hak anak dan perlindungan anak. Selain itu, organisasi ini menjadi ruang bagi generasi muda untuk belajar berorganisasi, meningkatkan kemampuan kepemimpinan, serta memperluas jejaring pertemanan.

Kepala DP3A Kabupaten Sukabumi, H. Drs. Eki Radiana Rizki, M.Si., mengatakan bahwa Forum Anak merupakan mitra penting pemerintah dalam menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, dan mendukung tumbuh kembang anak.

Menurutnya, keterlibatan remaja dalam Forum Anak tidak hanya memberikan pengalaman berharga dalam berorganisasi, tetapi juga membentuk karakter yang peduli terhadap lingkungan sosial serta mampu menyampaikan aspirasi secara positif dan konstruktif.

“Forum Anak menjadi sarana bagi generasi muda untuk menyuarakan pendapat, mengembangkan kreativitas, dan berpartisipasi aktif dalam pembangunan daerah. Kami berharap semakin banyak remaja yang tergerak untuk bergabung dan memberikan kontribusi nyata bagi Kabupaten Sukabumi,” ungkapnya.

DP3A mengimbau para calon peserta untuk mengikuti informasi resmi terkait tahapan dan persyaratan pendaftaran melalui media sosial DP3A Kabupaten Sukabumi maupun Forum Anak Daerah Kabupaten Sukabumi.

Dengan hadirnya kepengurusan baru periode 2026-2028, diharapkan Forum Anak Daerah semakin kuat dalam mengakomodasi aspirasi anak serta menjadi motor penggerak terciptanya Kabupaten Sukabumi yang semakin layak dan ramah anak.

Mengusung semangat “Pateupang, Ngariung, Nyiptakeun Kabagjaan”, DP3A Kabupaten Sukabumi mengajak seluruh remaja untuk memanfaatkan kesempatan ini sebagai langkah awal menjadi generasi yang aktif, inovatif, dan berdaya saing dalam membangun masa depan daerah.***

Editor : Aab Abdul Malik

(Intan)

Sambut Hari Bhayangkara ke-80, Polres Sukabumi Kota Bersihkan Tempat Ibadah dan Ruang Publik

0

Wartain.com – Menjelang peringatan Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026, Polres Sukabumi Kota menunjukkan kepeduliannya terhadap lingkungan melalui kegiatan bakti religi yang digelar di sejumlah tempat ibadah, Jumat (19/6/2026).

Puluhan personel kepolisian tampak bergotong royong membersihkan kawasan Alun-alun Kota Sukabumi dan lingkungan Masjid Agung Kota Sukabumi. Berbekal peralatan kebersihan, mereka menyapu halaman, merapikan taman, hingga membersihkan area dalam masjid guna menciptakan suasana yang lebih nyaman bagi masyarakat.

Kegiatan tersebut tidak hanya berlangsung di tingkat Polres. Sebanyak 15 Polsek jajaran Polres Sukabumi Kota juga melaksanakan aksi serupa secara serentak di wilayah masing-masing. Berbagai tempat ibadah, mulai dari masjid, gereja hingga vihara menjadi sasaran kegiatan bakti religi yang melibatkan puluhan personel kepolisian.

Kapolres Sukabumi Kota, AKBP Sentot Kunto Wibowo, mengatakan bahwa bakti religi merupakan bagian dari rangkaian kegiatan sosial dalam menyambut Hari Bhayangkara ke-80. Melalui kegiatan tersebut, Polri ingin memperkuat kehadirannya di tengah masyarakat melalui aksi yang memberikan manfaat langsung.

“Melalui bakti religi ini, kami ingin menunjukkan bahwa Polri tidak hanya hadir dalam menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga turut berkontribusi dalam menjaga kebersihan lingkungan serta kenyamanan masyarakat saat menjalankan ibadah,” kata Sentot.

Menurutnya, kebersihan tempat ibadah merupakan tanggung jawab bersama yang membutuhkan kepedulian seluruh elemen masyarakat. Oleh karena itu, kegiatan tersebut sekaligus menjadi ajakan untuk menumbuhkan budaya gotong royong dan menjaga lingkungan secara berkelanjutan.

Selain menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat, kegiatan bakti religi juga menjadi sarana mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat. Interaksi yang terjalin dalam kegiatan sosial diharapkan dapat memperkuat sinergi dan kepercayaan publik terhadap institusi kepolisian.

“Momentum Hari Bhayangkara ini kami maknai sebagai kesempatan untuk terus meningkatkan pelayanan dan pengabdian kepada masyarakat. Kami berharap kegiatan seperti ini dapat memberikan manfaat nyata sekaligus mempererat kebersamaan dalam menjaga lingkungan dan tempat ibadah,” ujarnya.

Melalui aksi sosial tersebut, Polres Sukabumi Kota kembali menegaskan komitmennya untuk hadir tidak hanya sebagai penjaga keamanan, tetapi juga sebagai mitra masyarakat dalam berbagai kegiatan kemanusiaan dan sosial yang berdampak positif bagi kehidupan bersama.***(RAF)

Editor : Aab Abdul Malik

DPRD Kabupaten Sukabumi Mulai Bahas Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025

0

Wartain.com – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sukabumi menggelar Rapat Paripurna dengan agenda penyampaian Nota Pengantar Bupati terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2025. Kegiatan tersebut berlangsung di Ruang Sidang Paripurna DPRD Kabupaten Sukabumi, Jumat (19/6/2026).

Rapat paripurna ini menjadi tahapan penting dalam proses evaluasi dan pengawasan terhadap pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) yang telah dijalankan sepanjang tahun 2025. Melalui forum tersebut, DPRD menerima laporan pertanggungjawaban pemerintah daerah sebagai dasar untuk melakukan pembahasan lebih lanjut.

Dalam nota pengantar yang disampaikan, capaian pendapatan daerah tercatat mencapai 99,23 persen dari target yang ditetapkan. Sementara itu, Pendapatan Asli Daerah (PAD) menunjukkan kinerja positif dengan realisasi sebesar 101,96 persen atau melampaui target yang telah direncanakan. Di sisi lain, realisasi belanja daerah mencapai 95,97 persen dari total anggaran yang tersedia.

Capaian tersebut mencerminkan upaya pemerintah daerah dalam mengelola keuangan secara efektif di tengah berbagai tantangan pembangunan. Namun demikian, DPRD akan melakukan kajian dan pembahasan secara mendalam guna memastikan seluruh pelaksanaan anggaran telah berjalan sesuai ketentuan serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Pembahasan Raperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2025 nantinya akan dilakukan sesuai mekanisme dan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Proses ini menjadi bagian dari komitmen bersama dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang transparan, akuntabel, dan berorientasi pada pelayanan publik.

Selain sebagai sarana evaluasi kinerja keuangan daerah, rapat paripurna tersebut juga memperkuat peran DPRD dalam menjalankan fungsi pengawasan terhadap penyelenggaraan pemerintahan daerah. Melalui pembahasan yang objektif dan konstruktif, DPRD diharapkan dapat memberikan rekomendasi strategis guna meningkatkan kualitas pengelolaan keuangan daerah pada tahun-tahun mendatang.

DPRD Kabupaten Sukabumi menegaskan komitmennya untuk terus mengoptimalkan fungsi legislasi, penganggaran, dan pengawasan sebagai bentuk dukungan terhadap pembangunan daerah yang berkelanjutan serta peningkatan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Sukabumi.***

Editor : Aab Abdul Malik

(Intan)

Paripurna DPRD, Penyampaian Nota Pengantar Bupati atas Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025

0

Wartain.com – Wakil Bupati H Andreas menyampaikan Nota Pengantar Bupati Sukabumi Atas Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2025 dalam Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Sukabumi yang digelar di Ruang Sidang Paripurna DPRD Kabupaten Sukabumi, Jumat (19/6/2026).

Dalam nota pengantar tersebut diungkapkan Pemerintah Kabupaten Sukabumi kembali meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI atas laporan keuangan tahun 2025. Raihan tersebut menjadi yang ke-12 kali berturut-turut sejak 2014.

Ditegaskan bahwa, capaian WTP bukan sekadar prestasi administratif, tetapi menjadi indikator bahwa pengelolaan keuangan daerah telah berjalan sesuai standar akuntansi pemerintah, didukung sistem pengendalian internal yang baik serta kepatuhan terhadap regulasi.

“Raihan WTP ini harus sejalan dengan manfaat program yang dirasakan masyarakat. Seluruh perangkat daerah harus terus meningkatkan kinerja dan menindaklanjuti rekomendasi BPK,”

Dalam laporan yang disampaikan, realisasi pendapatan daerah tahun 2025 mencapai 99,23 persen dari target. Sementara Pendapatan Asli Daerah (PAD) melampaui target dengan capaian 101,96 persen.

Di sisi lain, realisasi belanja daerah mencapai 95,97 persen dari rencana anggaran. Dari capaian tersebut, Kabupaten Sukabumi membukukan surplus anggaran sebesar Rp147,02 miliar dan SiLPA sebesar Rp169,72 miliar.

Melalui laporan pertanggungjawaban APBD tersebut, diharapkan sinergi antara eksekutif dan legislatif terus diperkuat guna mewujudkan tata kelola pemerintahan yang transparan, akuntabel, serta mendukung pembangunan Kabupaten Sukabumi yang maju, unggul, berbudaya, dan berkah (Mubarakah).***

Editor : Aab Abdul Malik

(Intan)