Wartain.com – Peningkatan ranking WTA dirasakan oleh dua petenis Indonesia, Janice Tjen dan Aldila Sutjiadi. Posisi mereka kompak melejit berkat pencapaian gemilang di Madrid Open 2026.
Duet Janice Tjen/Aldila Sutjiadi mencuri perhatian saat tampil di Madrid Open 2026. Pasangan Indonesia itu mampu berbicara banyak dengan melaju hingga babak perempat final dalam turnamen level WTA 1000 tersebut.
Janice Tjen/Aldila Sutjiadi meraih dua kemenangan, termasuk mengandaskan unggulan. Pertama mereka berhasil melewati duet Eropa asal Ukraina-Denmark, Marta Kostyuk/Clara Tauson dengan skor 6-3, 7-6(7-1).
Kemudian di babak kedua, Janice Tjen/Aldila Sutjiadi mampu membuat kejutan besar. Pasangan peraih medali perunggu Asian Games 2022 itu menekuk duet Spanyol-Amerika Serikat sekaligus unggulan enam, Cristina Bucsa/Nicole Melichar-Martinez dengan meyakinkan 6-4, 6-2.
Langkah Janice Tjen/Aldila Sutjiadi terhenti di perempat final. Mereka kandas setelah melalui pertarungan sengit melawan pasangan gaek Laura Siegemund/Vera Zvonareva lewat super tie break 7-5, 5-7, 8-10.
Meski kalah, perempat final menjadi capaian terbaik Janice Tjen/Aldila Sutjiadi sebagai pasangan. Mereka mencapai torehan itu di turnamen WTA kelimanya secara bersama-sama.
Sebelumnya Janice Tjen/Aldila Sutjiadi pernah menjuarai turnamen WTA level rendah seperti WTA 125 Suzhou 2025 serta WTA 250 Chennai Open 2025.
Sementara di level elite, mereka terhenti di babak pertama WTA 500 Charleston Open 2026 dan melaju sampai perempat final WTA 250 ASB Classic 2026.
Capaian di Madrid ini jelas level berbeda. WTA 1000 adalah kasta tertinggi di bawah Grand Slam, dengan poin dan persaingan paling ketat.
Capaian terbaik sebagai pasangan itu sudah sangat cukup untuk mendongrak ranking WTA Janice Tjen dan Aldila Sutjiadi. Posisi mereka langsung melejit cukup signifikan.
Berdasarkan ranking WTA terbaru per Senin (4/5/2026), keduanya kompak naik empat tingkat. Janice Tjen saat ini berada di urutan ke-41 dengan 1.966 poin.
Kenaikan ini membuat peluang mereka tampil di Grand Slam dan Olimpiade makin terbuka. Konsistensi di level 1000 jadi kunci amankan tiket Paris 2028.***
Editor : Aab Abdul Malik
(Dul)
