Wartain.com || Persik Kediri berhasil mengamankan poin penuh dalam laga lanjutan BRI Liga 1 musim 2025/2026 setelah menumbangkan rival regionalnya, Arema FC, dengan skor tipis 3-2. Pertandingan yang berlangsung sengit ini digelar di Stadion Brawijaya, Kediri, yang menjadi saksi bisu tajamnya lini depan Macan Putih di hadapan ribuan pendukungnya sendiri, Minggu, 3 Mei 2026.
Kemenangan Persik Kediri dipastikan melalui dua gol yang dicetak oleh penyerang sayap, Ernesto Gómez, pada menit ke-7 dan ke-42. Satu gol tambahan lainnya dilesakkan oleh gelandang kreatif, Telmo Castanheira, pada menit ke-27. Sementara itu, Arema FC hanya mampu memperkecil ketertinggalan di penghujung laga melalui gol Dalberto pada menit ke-85 dan gol telat Maia di masa injury time (90+7’).
Secara statistik, jalannya pertandingan di rumput Stadion Brawijaya sebenarnya lebih didominasi oleh Arema FC yang memegang 63% penguasaan bola. Skuad Singo Edan tampil sangat agresif dengan melepaskan 17 tembakan, di mana 6 di antaranya mengarah tepat ke gawang. Namun, pertahanan rapat dan efektivitas serangan balik Persik Kediri menjadi pembeda yang signifikan dalam laga ini.
Persik Kediri tampil sangat efisien dengan mencatatkan 11 tembakan dan 7 di antaranya tepat sasaran (on target). Meski kalah dalam jumlah operan (260 berbanding 447 milik Arema), anak asuh pelatih Persik mampu memanfaatkan setiap jengkal peluang menjadi ancaman nyata. Hal ini terlihat dari keunggulan tiga gol tanpa balas yang sempat mereka pertahankan hingga memasuki sepuluh menit terakhir pertandingan.
Sektor pertahanan menjadi kunci kemenangan Macan Putih di kandang sendiri kali ini. Berdasarkan data statistik, lini belakang Persik melakukan sebanyak 26 kali sapuan (clearances), berbanding jauh dengan Arema FC yang hanya melakukan 3 kali sapuan. Intensitas pertahanan yang tinggi ini memaksa Arema FC kesulitan menembus kotak penalti meski unggul dalam jumlah umpan ke sepertiga akhir lapangan.
Hasil ini membawa Persik Kediri memperbaiki posisi di klasemen sementara sekaligus memperpanjang catatan positif mereka musim ini. Di sisi lain, kekalahan di Stadion Brawijaya ini menjadi evaluasi besar bagi Arema FC yang gagal memaksimalkan dominasi permainan mereka menjadi kemenangan, meskipun sempat memberikan tekanan luar biasa di menit-menit akhir pertandingan.***
Editor : Aab Abdul Malik
(Yosep)
