Wartain.com – Persita Tangerang berhasil memetik kemenangan krusial saat bertandang ke markas PSIM Yogyakarta dalam lanjutan kompetisi BRI Super League. Bertanding di Stadion Mandala Krida, Yogyakarta, tim tamu yang berjuluk Pendekar Cisadane tersebut sukses mengunci kemenangan tipis dengan skor 0-1. Gol tunggal dalam pertandingan ini tercipta di menit-menit awal yang mengejutkan publik tuan rumah. Kamis 30 April 2026
Pertandingan baru berjalan lima menit ketika penyerang Persita, Aleksa, berhasil menggetarkan jala gawang PSIM Yogyakarta. Gol cepat ini berawal dari sebuah skema serangan balik kilat yang gagal diantisipasi dengan baik oleh barisan pertahanan Laskar Mataram. Keunggulan 0-1 tersebut bertahan hingga wasit meniup peluit panjang tanda berakhirnya babak kedua, meskipun tekanan demi tekanan terus dilancarkan oleh tuan rumah.
Secara statistik, PSIM Yogyakarta sebenarnya tampil sangat dominan sepanjang 90 menit pertandingan. Tim asuhan tuan rumah mencatatkan penguasaan bola hingga 79 persen berbanding 21 persen milik Persita. Tak hanya itu, PSIM juga melepaskan 23 tembakan dengan 5 di antaranya tepat sasaran, serta menciptakan 12 peluang emas. Namun, rapatnya barisan pertahanan tim tamu membuat segala upaya PSIM menemui jalan buntu.
Persita Tangerang memilih taktik bertahan total setelah unggul satu bola. Hal ini terlihat dari catatan statistik pertahanan mereka yang sangat mencolok, di mana Javlon dan kawan-kawan melakukan 40 kali sapuan (clearances), 32 intersep, dan 20 tekel sukses untuk menghalau gempuran lawan. Meskipun hanya mencatatkan 7 tembakan sepanjang laga, efektivitas serangan balik menjadi kunci kemenangan tim tamu dalam laga sengit ini.
Kekalahan ini menjadi pil pahit bagi PSIM Yogyakarta mengingat mereka unggul dalam segala aspek permainan, termasuk akurasi operan yang mencapai 86 persen dengan total 539 operan sukses. Kurangnya penyelesaian akhir yang klinis dan kegagalan memaksimalkan 55 sentuhan di kotak penalti lawan membuat Laskar Mataram harus kehilangan poin penting di hadapan pendukungnya sendiri.
Kemenangan ini membawa Persita Tangerang pulang dengan raihan tiga poin berharga yang mendongkrak posisi mereka di klasemen sementara. Sebaliknya, bagi PSIM Yogyakarta, hasil ini menjadi bahan evaluasi besar bagi tim pelatih untuk memperbaiki efektivitas lini depan yang tampil dominan namun gagal mencetak gol penyeimbang maupun pembalik keadaan.***
Editor : Aab Abdul Malik
(Yosep)
